alexametrics
31.1 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Alhamdulillah, Raperda RTRW Sudah Sah

- Advertisement -

Radar Bojonegoro – Setelah Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2021-2041 dibahas Panitia Khusus (Pansus) DPRD dengan eksekutif, akhirnya disahkan kemarin (19/3). Kekompakan Pemkab dengan DPRD begitu tampak selama proses pembahasan. Terbukti dengan seluruh fraksi di DPRD Bojonegoro mayoritas mendukung dan menyetujui Raperda RTRW Tahun 2021-2041.

Juru bicara Pansus Raperda RTRW DPRD Didik Trisetyo Purnomo menyampaikan, pada Rapat Paripurna Nota Penjelasan Bupati Bojonegoro tentang Raperda RTRW Rabu (10/3), Bojonegoro memiliki Perda Nomor 26 Tahun 2011 tentang RTRW 2011-2031. Namun, dilakukan peninjauan kembali.Karena perkembangan begitu pesat setiap sektor pembangunan dan menurunnya kualitas lingkungan hidup. Sehingga, menyebabkan ketidakseimbangan struktur dan fungsional ruang wilayah sekaligus ketidakteraturan ruang wilayah.

Baca Juga :  Tahun Ini Fokus Normalisasi Embung

Proses pertumbuhan dan perkembangan itu dipengaruhi faktor internal dan eksternal, adanya perubahan struktur tata ruang terkait pusat pelayanan dan jumlah kawasan perkotaan. Pada 2012 terjadi pemekaran wilayah administrasi kecamatan menjadi 28 kecamatan dari semula 27 kecamatan serta adanya proyek strategis nasional (PSN). Sehingga, pemkab bergerak cepat menyiapkan serta mengakomodasi kebutuhan ruang dan pengaturan yang selaras.

Sesuai dengan amanat undang-undang, rencana tata ruang (RTR) dapat dilakukan peninjauan kembali satu kali dalam setiap periode lima tahun. Pada 2019 telah dilakukan peninjauan kembali terhadap RTRW Bojonegoro Tahun 2011-2031. Hasil peninjauan itu, perda harus ditindaklanjuti dengan Revisi RTRW Bojonegoro Tahun 2021-2041.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengapresiasi sekaligus berterima kasih kepada DPRD telah menyetujui usulan Raperda RTRW Bojonegoro 2021-2041. Sesuai dengan amanat PP Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, dalam rangka penetapan peraturan daerah tentang RTRW Bojonegoro Tahun 2021-2041 harus melalui evaluasi Raperda Gubernur, dan dilakukan konsultasi evaluasi Kemendagri.

Baca Juga :  Seruduk Tronton Parkir, Pemotor Perempuan Tewas
- Advertisement -

‘’Nota Persetujuan Bersama tentang Raperda RTRW Bojonegoro 2021-2041 ini akan segera disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk segera dilakukan evaluasi dan memastikan rancangan peraturan daerah telah sesuai dengan persetujuan substansi Kementerian Agragria dan Tata Ruang atau BPN,’’ tuturnya.

Radar Bojonegoro – Setelah Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2021-2041 dibahas Panitia Khusus (Pansus) DPRD dengan eksekutif, akhirnya disahkan kemarin (19/3). Kekompakan Pemkab dengan DPRD begitu tampak selama proses pembahasan. Terbukti dengan seluruh fraksi di DPRD Bojonegoro mayoritas mendukung dan menyetujui Raperda RTRW Tahun 2021-2041.

Juru bicara Pansus Raperda RTRW DPRD Didik Trisetyo Purnomo menyampaikan, pada Rapat Paripurna Nota Penjelasan Bupati Bojonegoro tentang Raperda RTRW Rabu (10/3), Bojonegoro memiliki Perda Nomor 26 Tahun 2011 tentang RTRW 2011-2031. Namun, dilakukan peninjauan kembali.Karena perkembangan begitu pesat setiap sektor pembangunan dan menurunnya kualitas lingkungan hidup. Sehingga, menyebabkan ketidakseimbangan struktur dan fungsional ruang wilayah sekaligus ketidakteraturan ruang wilayah.

Baca Juga :  Suka Bikin Tutorial Rias

Proses pertumbuhan dan perkembangan itu dipengaruhi faktor internal dan eksternal, adanya perubahan struktur tata ruang terkait pusat pelayanan dan jumlah kawasan perkotaan. Pada 2012 terjadi pemekaran wilayah administrasi kecamatan menjadi 28 kecamatan dari semula 27 kecamatan serta adanya proyek strategis nasional (PSN). Sehingga, pemkab bergerak cepat menyiapkan serta mengakomodasi kebutuhan ruang dan pengaturan yang selaras.

Sesuai dengan amanat undang-undang, rencana tata ruang (RTR) dapat dilakukan peninjauan kembali satu kali dalam setiap periode lima tahun. Pada 2019 telah dilakukan peninjauan kembali terhadap RTRW Bojonegoro Tahun 2011-2031. Hasil peninjauan itu, perda harus ditindaklanjuti dengan Revisi RTRW Bojonegoro Tahun 2021-2041.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengapresiasi sekaligus berterima kasih kepada DPRD telah menyetujui usulan Raperda RTRW Bojonegoro 2021-2041. Sesuai dengan amanat PP Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, dalam rangka penetapan peraturan daerah tentang RTRW Bojonegoro Tahun 2021-2041 harus melalui evaluasi Raperda Gubernur, dan dilakukan konsultasi evaluasi Kemendagri.

Baca Juga :  PAUD, SD, Dan SMP Akhirnya PTM 50 Persen
- Advertisement -

‘’Nota Persetujuan Bersama tentang Raperda RTRW Bojonegoro 2021-2041 ini akan segera disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk segera dilakukan evaluasi dan memastikan rancangan peraturan daerah telah sesuai dengan persetujuan substansi Kementerian Agragria dan Tata Ruang atau BPN,’’ tuturnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/