alexametrics
27.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Pemilih Pemula Hanya 63.991 Orang

BOJONEGORO – Jumlah pemilih pemula di Bojonegoro tidak begitu banyak. Dari total daftar pemilih sementara (DPS) sebanyak 1.033.672, jumlah pemilih pemula hanya mencapai 63.991 orang.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro Divisi Perencanaan dan Data, Khudlori mengatakan, jumlah itu terdiri atas 32.824 pemilih laki-laki dan 31.167 pemilih perempuan. Namun, jumlah itu diperkirakan masih bisa terus berubah. Sebab, pada hari H pencoblosan nantinya ada sejumlah remaja yang baru memiliki hak suara. “Kalau itu dari coklit yang sudah kami rekap,” jelasnya.

Khudlori menjelaskan, selain  pertambahan usia pada hari H, juga diperkirakan ada mutasi penduduk. Baik dari luar ke Bojonegoro atau sebaliknya. Sehingga, angka jumlah pemilih pemula itu belum bisa dipastikan.
Khudlori menjelaskan, pemilih pemula tersebut masih belum mengikuti pemilu sama sekali. Sebagian besar mereka masih berstatus pelajar.

Baca Juga :  Tolak Ahli Fungsi Lahan

Sejauh ini pemilih usia muda memang menjadi incaran paslon. Sebab, mereka adalah pemilih yang potensial. Itu dikarenakan banyak di antara mereka yang belum menentukan pilihan. Sehingga, menjadi lahan tersendiri untuk meraup jumlah suara.

Dosen Universitas Bojonegoro, Rupiarsieh mengatakan, pemilih pemula memang menjadi incaran kedua setelah pemilih perempuan. Meskipun jumlahnya tidak sebanyak pemilih perempuan, tapi cukup potensial mendulang suara. “Sehingga, wajar kita banyak yang mengincar,” jelasnya.

Menurut dia, hingga kini masih banyak pemilih pemula yang belum menentukan pilihan. Sehingga, para paslon berebut pengaruh di kalangan pemilih pemula ini. Sebab, pemilih yang belum menentukan pilihan lebih mudah diyakinkan daripada yang sudah punya jago. “Ini salah satu yang menarik pada pemilih pemula,” jelasnya.

Baca Juga :  Belajar Deradikalisasi Eks Napi

Dia melanjutkan, dalam menentukan pilihan, pemilih pemula lebih banyak mengikuti keluarga. Ideologi dan visi misi tidak banyak berpengaruh. “Lingkungan juga menentukan,” jelasnya.

BOJONEGORO – Jumlah pemilih pemula di Bojonegoro tidak begitu banyak. Dari total daftar pemilih sementara (DPS) sebanyak 1.033.672, jumlah pemilih pemula hanya mencapai 63.991 orang.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro Divisi Perencanaan dan Data, Khudlori mengatakan, jumlah itu terdiri atas 32.824 pemilih laki-laki dan 31.167 pemilih perempuan. Namun, jumlah itu diperkirakan masih bisa terus berubah. Sebab, pada hari H pencoblosan nantinya ada sejumlah remaja yang baru memiliki hak suara. “Kalau itu dari coklit yang sudah kami rekap,” jelasnya.

Khudlori menjelaskan, selain  pertambahan usia pada hari H, juga diperkirakan ada mutasi penduduk. Baik dari luar ke Bojonegoro atau sebaliknya. Sehingga, angka jumlah pemilih pemula itu belum bisa dipastikan.
Khudlori menjelaskan, pemilih pemula tersebut masih belum mengikuti pemilu sama sekali. Sebagian besar mereka masih berstatus pelajar.

Baca Juga :  Jembatan Malo Magnet Warga Berkumpul

Sejauh ini pemilih usia muda memang menjadi incaran paslon. Sebab, mereka adalah pemilih yang potensial. Itu dikarenakan banyak di antara mereka yang belum menentukan pilihan. Sehingga, menjadi lahan tersendiri untuk meraup jumlah suara.

Dosen Universitas Bojonegoro, Rupiarsieh mengatakan, pemilih pemula memang menjadi incaran kedua setelah pemilih perempuan. Meskipun jumlahnya tidak sebanyak pemilih perempuan, tapi cukup potensial mendulang suara. “Sehingga, wajar kita banyak yang mengincar,” jelasnya.

Menurut dia, hingga kini masih banyak pemilih pemula yang belum menentukan pilihan. Sehingga, para paslon berebut pengaruh di kalangan pemilih pemula ini. Sebab, pemilih yang belum menentukan pilihan lebih mudah diyakinkan daripada yang sudah punya jago. “Ini salah satu yang menarik pada pemilih pemula,” jelasnya.

Baca Juga :  Disdik Dukung Lomba Menggambar–Mewarnai

Dia melanjutkan, dalam menentukan pilihan, pemilih pemula lebih banyak mengikuti keluarga. Ideologi dan visi misi tidak banyak berpengaruh. “Lingkungan juga menentukan,” jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/