alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Gadaikan Mobil Teman, Dilaporkan

KOTA –  Sochiri,42, warga Desa Geger Kecamatan Turi terpaksa melaporkan temannya, Kusnanto,55, warga Desa Surabayan Kecamatan Sukodadi ke Polres Lamongan. Sebab tidak menyetorkan uang sewa mobilnya. ‘’Sampai pembayaran uang sewa mobilnya menumpuk hingga empat bulan dan tidak ada jawaban, kemudian dilaporkan,’’ kata Pjs Kasubag Humas Polres Lamongan, Iptu Sunaryono senin (19/3).

Dia mengungkapkan, kasus tersebut bermula korban (Sochiri) menyewakan mobilnya kepada terlapor (Kusnanto). Pembayaran uang sewa sebesar Rp 4 juta bulan. Uang sewa itu dinilai di bawah standar karena terlapor temannya. Awalnya pembayaran sewa lancer. Namun kemudian selama enam bulan terlapor tidak membayar uang sewa. Setelah diingatkan, terlapor berjanji akan membayar dobel. Karena curiga, korban menelusuri keberadaan mobilnya, ternyata sudah berpindah tangan. Setelah didesak, terlapor mengaku telah menggadaikan mobil korban. ‘’Terlapor menggadaikan mobil tersebut sebesar Rp 31 Juta kepada orang lain,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Tahan hingga Sebulan, Satu Kilogram Jadi 625 Gram

Menurut Sunaryono, korban tidak tinggal diam. Mobilnya ditebus dengan uangnya sendiri. Namun dibuat kesepakatan, terlapor wajib mengembalikan uang pada 31 Oktober 2017. Namun terlapor tidak kunjung mengembalikan . Akhirnya korban kehilangan kesabarannya dan melaporkan ke Polres Lamongan. ‘’Kasus tersebut masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,’’ tukasnya.

KOTA –  Sochiri,42, warga Desa Geger Kecamatan Turi terpaksa melaporkan temannya, Kusnanto,55, warga Desa Surabayan Kecamatan Sukodadi ke Polres Lamongan. Sebab tidak menyetorkan uang sewa mobilnya. ‘’Sampai pembayaran uang sewa mobilnya menumpuk hingga empat bulan dan tidak ada jawaban, kemudian dilaporkan,’’ kata Pjs Kasubag Humas Polres Lamongan, Iptu Sunaryono senin (19/3).

Dia mengungkapkan, kasus tersebut bermula korban (Sochiri) menyewakan mobilnya kepada terlapor (Kusnanto). Pembayaran uang sewa sebesar Rp 4 juta bulan. Uang sewa itu dinilai di bawah standar karena terlapor temannya. Awalnya pembayaran sewa lancer. Namun kemudian selama enam bulan terlapor tidak membayar uang sewa. Setelah diingatkan, terlapor berjanji akan membayar dobel. Karena curiga, korban menelusuri keberadaan mobilnya, ternyata sudah berpindah tangan. Setelah didesak, terlapor mengaku telah menggadaikan mobil korban. ‘’Terlapor menggadaikan mobil tersebut sebesar Rp 31 Juta kepada orang lain,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Tertipu Jual Beli OnlineĀ 

Menurut Sunaryono, korban tidak tinggal diam. Mobilnya ditebus dengan uangnya sendiri. Namun dibuat kesepakatan, terlapor wajib mengembalikan uang pada 31 Oktober 2017. Namun terlapor tidak kunjung mengembalikan . Akhirnya korban kehilangan kesabarannya dan melaporkan ke Polres Lamongan. ‘’Kasus tersebut masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,’’ tukasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/