alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Larangan GPS Nanti Dulu, Banyak Pertimbangan

TUBAN – Pengguna jalan di Tuban masih aman menggunakan global positioning system (GPS). Sebab, aturan larangan penggunaan global positioning system (GPS) bagi pengguna jalan belum diterapkan di Tuban. Larangan yang mengacu pasal 106 ayat 1 dan 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) itu masih dikaji Forum Lalu Lintas (FLL). Diprediksi, aturan tersebut masih lama diterapkan di Bumi Wali karena masih berbagai pertimbangan.

Dalam ketentuan payung hukum tersebut tertulis, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu. Ayat 1 pasal tersebut menyebutkan, penggunaan aplikasi GPS pada ponsel sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Baca Juga :  Pesangon Petugas Pemilu Tak Jelas

Kaurbinops (KBO) Satlantas Polres Tuban Ipda Jamhari mengatakan, larangan penggunaan GPS belum mendesak diterapkan di Tuban. Meski, sejumlah kota sudah menerapkan larangan tersebut, institusinya belum membahas problem tersebut.

Jika harus diterapkan, kata dia, butuh waktu lama karena perlu pengenalan dan sosialisasi ke masyarakat. ‘’Belum ada instruksi untuk menerapkan peraturan itu,’’ kata dia.

TUBAN – Pengguna jalan di Tuban masih aman menggunakan global positioning system (GPS). Sebab, aturan larangan penggunaan global positioning system (GPS) bagi pengguna jalan belum diterapkan di Tuban. Larangan yang mengacu pasal 106 ayat 1 dan 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) itu masih dikaji Forum Lalu Lintas (FLL). Diprediksi, aturan tersebut masih lama diterapkan di Bumi Wali karena masih berbagai pertimbangan.

Dalam ketentuan payung hukum tersebut tertulis, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu. Ayat 1 pasal tersebut menyebutkan, penggunaan aplikasi GPS pada ponsel sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Baca Juga :  DKPP Tak Kantongi Update Data Penyaluran Pupuk

Kaurbinops (KBO) Satlantas Polres Tuban Ipda Jamhari mengatakan, larangan penggunaan GPS belum mendesak diterapkan di Tuban. Meski, sejumlah kota sudah menerapkan larangan tersebut, institusinya belum membahas problem tersebut.

Jika harus diterapkan, kata dia, butuh waktu lama karena perlu pengenalan dan sosialisasi ke masyarakat. ‘’Belum ada instruksi untuk menerapkan peraturan itu,’’ kata dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/