alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Hanya Ramai Saat Hari Libur

BOJONEGORO – Wisata Negeri Atas Angin hanya ramai saat hari libur. Sebaliknya, hari biasa, lokasi wisata di Kecamatan Sekar itu, pengunjung masih sepi. Berbeda di awal 2016 lalu, pengunjung tetap ramai meski hari biasa.‘’Kalau hari biasa ya ada satu dua pengunjung. Ramainya pas hari libur saja,” kata Titin, pemilik warung di lokasi wisata Atas Angin.

Dia mengatakan, saat awal buka 2016 silam, wisata Negeri Atas Angin sangat ramai pengunjung. Bahkan, hari-hari biasa, pengunjung juga banyak. Namun, lambat laun pengunjung hanya ramai saat hari libur saja. ‘’Rata-rata yang ke sini anak-anak muda,” terangnya.Kawasan itu memang bagus untuk foto-foto. Lokasi Atas Angin diperbukitan cukup tinggi, membuat pengunjung ingin berswafoto di lokasi di atas ketinggian. ‘’Biasanya pengunjung naik ke bukitnya,” terangnya.

Baca Juga :  Sekkab Diantar Milenial, Wabup Kirim Utusan

Fasilitas di wisata itu masih minim. Belum banyak ditemui wahana di kawasan itu. Wisata ditawarkan baru berupa pemandangan alam. Fasilitas seperti toliet dan musala masih sederhana. Meski demikian, pengunjung tetap menikmati berwisata di lokasi itu.

Menurut Joko, salah satu pengunjung, Wisata Negeri Atas Angin masih belum memiliki kuliner khas. Sehingga, pengunjung yang datang tidak menemukan kuliner. ‘’Makanan yang dijual di lokasi itu banyak ditemui di lokasi lain,” jelasnya.Menurut dia, pengunjung akan lebih berkesan jika ada kuliner yang khas. Misalnya, menyediakan aneka olahan produk lokasi seperti ubi atau lainnya.

BOJONEGORO – Wisata Negeri Atas Angin hanya ramai saat hari libur. Sebaliknya, hari biasa, lokasi wisata di Kecamatan Sekar itu, pengunjung masih sepi. Berbeda di awal 2016 lalu, pengunjung tetap ramai meski hari biasa.‘’Kalau hari biasa ya ada satu dua pengunjung. Ramainya pas hari libur saja,” kata Titin, pemilik warung di lokasi wisata Atas Angin.

Dia mengatakan, saat awal buka 2016 silam, wisata Negeri Atas Angin sangat ramai pengunjung. Bahkan, hari-hari biasa, pengunjung juga banyak. Namun, lambat laun pengunjung hanya ramai saat hari libur saja. ‘’Rata-rata yang ke sini anak-anak muda,” terangnya.Kawasan itu memang bagus untuk foto-foto. Lokasi Atas Angin diperbukitan cukup tinggi, membuat pengunjung ingin berswafoto di lokasi di atas ketinggian. ‘’Biasanya pengunjung naik ke bukitnya,” terangnya.

Baca Juga :  Long Holiday, Kafe Ramai

Fasilitas di wisata itu masih minim. Belum banyak ditemui wahana di kawasan itu. Wisata ditawarkan baru berupa pemandangan alam. Fasilitas seperti toliet dan musala masih sederhana. Meski demikian, pengunjung tetap menikmati berwisata di lokasi itu.

Menurut Joko, salah satu pengunjung, Wisata Negeri Atas Angin masih belum memiliki kuliner khas. Sehingga, pengunjung yang datang tidak menemukan kuliner. ‘’Makanan yang dijual di lokasi itu banyak ditemui di lokasi lain,” jelasnya.Menurut dia, pengunjung akan lebih berkesan jika ada kuliner yang khas. Misalnya, menyediakan aneka olahan produk lokasi seperti ubi atau lainnya.

Artikel Terkait

Most Read

Umar dan Muktamar

Artikel Terbaru


/