alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Demi Berburu Konten, Pria Ini Tewas Tenggelam di Rawa

Radar Lamongan – Jangan mengorbankan ancaman keselamatan demi memburu konten untuk media sosial. Kejadian di Desa Kalanganyar, Kecamatan Karanggeneng bisa jadi contohnya.

Ferry Hidayat, 17, asal Desa Sungailebak, Kecamatan Karanggeneng, mati tenggelam di rawa Kalanganyar kemarin (19/1) sore. Dia tidak bisa berenang saat perahu yang ditumpanginya untuk membuat video berburu burung, tenggelam. 

‘’Korban melakukan penca rian burung bersama empat temannya,’’ kata Kapolsek Keranggeneng Iptu Raksan. Dia menjelaskan, korban berangkat dari rumah untuk mencari burung dan hendak direkam untuk konten video di youtube.

Ketika di rawa, korban dan tempat temannya melihat ada perahu paralon. Mereka menumpangi perahu milik Saimin, warga sekitar rawa, tersebut. Saat perahu bergerak, angin kencang datang. Akibatnya, perahu tidak seimbang dan kemasukan air. Korban dan empat temannya panik.

Baca Juga :  Didik Mukrianto Berikan Sosialisasi Empat Pilar 

‘’Dari situlah awal mulanya perahu tersebut tenggelam. Setelah terkena ombak angin itu,’’ jelas Kapolsek.

Banyaknya air yang masuk membuat perahu tidak stabil. Akhirnya, perahu itu tenggelam. Empat teman korban bisa berenang dan menyelamatkan diri. Sementara korban yang tak bisa berenang, tenggelam. Teman korban akhirnya meminta bantuan kepada warga sekitar.

‘’Korban ditemukan warga dengan kondisi tak bernyawa lagi. Setelah dilakukan pengecekan, tak ada tanda – tanda penganiayaan sama sekali,’’ kata Kapolsek.

Radar Lamongan – Jangan mengorbankan ancaman keselamatan demi memburu konten untuk media sosial. Kejadian di Desa Kalanganyar, Kecamatan Karanggeneng bisa jadi contohnya.

Ferry Hidayat, 17, asal Desa Sungailebak, Kecamatan Karanggeneng, mati tenggelam di rawa Kalanganyar kemarin (19/1) sore. Dia tidak bisa berenang saat perahu yang ditumpanginya untuk membuat video berburu burung, tenggelam. 

‘’Korban melakukan penca rian burung bersama empat temannya,’’ kata Kapolsek Keranggeneng Iptu Raksan. Dia menjelaskan, korban berangkat dari rumah untuk mencari burung dan hendak direkam untuk konten video di youtube.

Ketika di rawa, korban dan tempat temannya melihat ada perahu paralon. Mereka menumpangi perahu milik Saimin, warga sekitar rawa, tersebut. Saat perahu bergerak, angin kencang datang. Akibatnya, perahu tidak seimbang dan kemasukan air. Korban dan empat temannya panik.

Baca Juga :  1.065 Hektare Lahan Pertanian Terendam

‘’Dari situlah awal mulanya perahu tersebut tenggelam. Setelah terkena ombak angin itu,’’ jelas Kapolsek.

Banyaknya air yang masuk membuat perahu tidak stabil. Akhirnya, perahu itu tenggelam. Empat teman korban bisa berenang dan menyelamatkan diri. Sementara korban yang tak bisa berenang, tenggelam. Teman korban akhirnya meminta bantuan kepada warga sekitar.

‘’Korban ditemukan warga dengan kondisi tak bernyawa lagi. Setelah dilakukan pengecekan, tak ada tanda – tanda penganiayaan sama sekali,’’ kata Kapolsek.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/