alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Tahun Ini Tak Ada Pelebaran Jalan

- Advertisement -

BOJONEGORO – Perbaikan jalan provinsi di Bojonegoro tahun ini menelan anggaran cukup banyak. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Jawa Timur mengalokasikan anggaran Rp 7,8 miliar. Namun, tahun ini tidak ada rencana pelebaran jalan lagi. Tahun lalu, pelebaran dilakukan di Jalan Bojonegoro-Nganjuk. Namun, pelebaran hanya sampai Desa Ngumpakdalem.

Kasi Perbaikan Jalan UPT DPU Bina Marga Jatim di Bojonegoro Purwanto menjelaskan, ada empat titik jalan provinsi akan diperbaiki tahun ini. Yaitu Jalan Sawunggaling, Jalan TGP, jalan di Desa Banjarsari, dan Jalan Bojonegoro-Nganjuk. ‘’Itu (empat titik) tahun ini akan kami perbaiki,” katanya jumat (19/1).

Perbaikan jalan tahun ini hanya tambal sulam saja. Sebab, kerusakan terjadi tidak begitu parah. Meski begitu, kondisi jalan nasional tersebut membuat pengendara tidak nyaman. ‘’Jadi, harus dilakukan perbaikan secapatnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Polisi Awasi Kampanye Hitam via Medsos, Ini Kata Kapolres Bojonegoro

Menurut dia, jalan nasional di wilayah Bojonegoro kondisinya masih cukup bagus. Kerusakannya tidak begitu parah. ‘’Yang di dalam kota nantinya akan lebih kita fokuskan perbaikannya,” ucapnya.

Tahun lalu, jalan provinsi di Bojonegoro juga dilakukan pelebaran. Yakni Jalan Bojonegoro-Dander. Namun, pelebaran jalan tidak sampai tuntas. Pelebaran jalan hanya sampai Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. ‘’Untuk sementara hanya sampai itu saja. Belum ada rencana memperpanjang lagi,” ucapnya.

- Advertisement -

Tahun ini, lanjut dia, belum ada rencana melebarkan jalan lainnya. Sebab, anggaran tidak ada. ‘’Mungkin tahun depan,” jelasnya.Sementara itu, jalan poros Bojonegoro-Nganjuk di kawasan Waduk Pacal, perbaikannya akan dilakukan tahun ini. Namun, perbaikan difokuskan tahun ini masih tambal sulam aspal yang bolong. 

Baca Juga :  Saniem Rela Gunakan Sandalnya Untuk Ratakan Pasir Dijalan

Sejak 2016, kerusakan jalan di kawasan tersebut sudah terjadi. Namun, perbaikan belum dilakukan secara permanen. Perbaikan baru dilakukan sisi barat jalan dengan diuruk. ‘’Perbaikkan itu menunggu kajian lebih lanjut. Tapi jalan itu sudah aman dilalui,” jelasnya. 

BOJONEGORO – Perbaikan jalan provinsi di Bojonegoro tahun ini menelan anggaran cukup banyak. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Jawa Timur mengalokasikan anggaran Rp 7,8 miliar. Namun, tahun ini tidak ada rencana pelebaran jalan lagi. Tahun lalu, pelebaran dilakukan di Jalan Bojonegoro-Nganjuk. Namun, pelebaran hanya sampai Desa Ngumpakdalem.

Kasi Perbaikan Jalan UPT DPU Bina Marga Jatim di Bojonegoro Purwanto menjelaskan, ada empat titik jalan provinsi akan diperbaiki tahun ini. Yaitu Jalan Sawunggaling, Jalan TGP, jalan di Desa Banjarsari, dan Jalan Bojonegoro-Nganjuk. ‘’Itu (empat titik) tahun ini akan kami perbaiki,” katanya jumat (19/1).

Perbaikan jalan tahun ini hanya tambal sulam saja. Sebab, kerusakan terjadi tidak begitu parah. Meski begitu, kondisi jalan nasional tersebut membuat pengendara tidak nyaman. ‘’Jadi, harus dilakukan perbaikan secapatnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Kerjakan Dua Titik Dulu

Menurut dia, jalan nasional di wilayah Bojonegoro kondisinya masih cukup bagus. Kerusakannya tidak begitu parah. ‘’Yang di dalam kota nantinya akan lebih kita fokuskan perbaikannya,” ucapnya.

Tahun lalu, jalan provinsi di Bojonegoro juga dilakukan pelebaran. Yakni Jalan Bojonegoro-Dander. Namun, pelebaran jalan tidak sampai tuntas. Pelebaran jalan hanya sampai Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. ‘’Untuk sementara hanya sampai itu saja. Belum ada rencana memperpanjang lagi,” ucapnya.

- Advertisement -

Tahun ini, lanjut dia, belum ada rencana melebarkan jalan lainnya. Sebab, anggaran tidak ada. ‘’Mungkin tahun depan,” jelasnya.Sementara itu, jalan poros Bojonegoro-Nganjuk di kawasan Waduk Pacal, perbaikannya akan dilakukan tahun ini. Namun, perbaikan difokuskan tahun ini masih tambal sulam aspal yang bolong. 

Baca Juga :  Saniem Rela Gunakan Sandalnya Untuk Ratakan Pasir Dijalan

Sejak 2016, kerusakan jalan di kawasan tersebut sudah terjadi. Namun, perbaikan belum dilakukan secara permanen. Perbaikan baru dilakukan sisi barat jalan dengan diuruk. ‘’Perbaikkan itu menunggu kajian lebih lanjut. Tapi jalan itu sudah aman dilalui,” jelasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/