alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Muscablub Pemuda Pancasila Tetapkan Pengurus Yang Sah

BOJONEGORO – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Bojonegoro menggelar musyawarah cabang luar biasa (Muscablub) Sabtu (13/1) lalu. Muscablub yang diselenggarakan di Hotal Dewarna Bojonegoro itu menetapkan Hadi sebagai ketua terpilih untuk periode 2018-2022. 

Muscablub dihadiri oleh Dewan Majelis Wilayah Pemuda Pancasila Jatim Rahmat Amrullah dan  28 pengurus anak cabang (PAC). Muscab tersebut dilakukan secara aklamasi untuk memilih ketua MPC Pemuda Pancasila yang baru. 

Untuk jabatan sekretaris dijabat oleh Mustaqim. Sedangkan, bendahara dijabat oleh Devy Dwi Septyaningsih. Kepengurusan ini adalah yang sah dan diakui oleh MPW Pemuda Pancasila Jatim.

Ketua Pemuda Pancasila terpilih, Hadi, mengatakan, dilaksanakannya Muscablub dimaksudkan agar keberadaan MPC Pemuda Pancasila di Bojonegoro bisa diakui secara legal formalnya. Itu demi mewujudkan cita-cita organisasi dalam menjaga idiologi Pancasila, membangun karakter bangsa, dan mensejahterakan masyarakat. ‘’Khususnya di Kabupaten Bojonegoro, serta seluruh para kader Pemuda Pancasila itu sediri,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Formatur Terpilih, Semangat Menggali Kader Terbaik

Dia melanjutkan, harapannya kepengurusan MPC Pemuda Pancasila menjadi lebih baik, dan terlibat dalam kegiatan pemerintahan. Terutama dalam pembangunan proyek minyak yang nilainya triliunan tersebut. “Sebagai masyarakat lokal jangan jadi penonton saja namun ikut terlibat,” ujarnya.

Ketua Sidang Muscablub Rahmat Amrullah mengatakan, Bojonegoro adalah tanah nenek moyang. Jika ada pihak luar yang melawan hukum dan tidak memperhatikan kesejahteraan masyarakat, maka Pemuda Pancasila harus berada di garis terdepan. “Kita harus memperjuangkan hak hak masyarakat lokal,” tegasnya.

Sekretaris Pemuda Pancasila Jawa timur Muhammad Diah Agus Muslim mengatakan, dalam perkembangannya Pemuda Pancasila sangat dinamis. Artinya, dalam kepengurusannya sering berganti-ganti kepengurusan.

Dirinya berharap, dengan dinamika ini dapat memberikan format yang pas untuk kegiatan-kegiatan Pemuda Pancasila di Bojonegoro. Sebab, Bojonegoro saat ini menjadi daerah yang di perhitungkan di Jawa Timur dalam sepuluh terakhir ini. “Kontribusi Bojonegoro, ini sudah memberikan sumbangsih untuk nasional,’’ paparnya.

Baca Juga :  Pembatasan Jam Malam, UMKM Terapkan Delivery Order

Kader Pemuda Pancasila Jatim Budiono mengatakan, adanya Muscablub Pemuda Pancasila Bojonegoro itu menunjukkan eksistensi MPC Bojonegoro. Ssetelah dilaksanakannya Muscablub diharapkan bisa segera bekerja dan berkarya untuk organisasi. ‘’Untuk Bojonegoro juga untuk bangsa dan negara,’’ pungkasnya.

BOJONEGORO – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Bojonegoro menggelar musyawarah cabang luar biasa (Muscablub) Sabtu (13/1) lalu. Muscablub yang diselenggarakan di Hotal Dewarna Bojonegoro itu menetapkan Hadi sebagai ketua terpilih untuk periode 2018-2022. 

Muscablub dihadiri oleh Dewan Majelis Wilayah Pemuda Pancasila Jatim Rahmat Amrullah dan  28 pengurus anak cabang (PAC). Muscab tersebut dilakukan secara aklamasi untuk memilih ketua MPC Pemuda Pancasila yang baru. 

Untuk jabatan sekretaris dijabat oleh Mustaqim. Sedangkan, bendahara dijabat oleh Devy Dwi Septyaningsih. Kepengurusan ini adalah yang sah dan diakui oleh MPW Pemuda Pancasila Jatim.

Ketua Pemuda Pancasila terpilih, Hadi, mengatakan, dilaksanakannya Muscablub dimaksudkan agar keberadaan MPC Pemuda Pancasila di Bojonegoro bisa diakui secara legal formalnya. Itu demi mewujudkan cita-cita organisasi dalam menjaga idiologi Pancasila, membangun karakter bangsa, dan mensejahterakan masyarakat. ‘’Khususnya di Kabupaten Bojonegoro, serta seluruh para kader Pemuda Pancasila itu sediri,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Ikuti Trend, Motif Furniture Akar Kayu Jati Berbentuk Polkadot

Dia melanjutkan, harapannya kepengurusan MPC Pemuda Pancasila menjadi lebih baik, dan terlibat dalam kegiatan pemerintahan. Terutama dalam pembangunan proyek minyak yang nilainya triliunan tersebut. “Sebagai masyarakat lokal jangan jadi penonton saja namun ikut terlibat,” ujarnya.

Ketua Sidang Muscablub Rahmat Amrullah mengatakan, Bojonegoro adalah tanah nenek moyang. Jika ada pihak luar yang melawan hukum dan tidak memperhatikan kesejahteraan masyarakat, maka Pemuda Pancasila harus berada di garis terdepan. “Kita harus memperjuangkan hak hak masyarakat lokal,” tegasnya.

Sekretaris Pemuda Pancasila Jawa timur Muhammad Diah Agus Muslim mengatakan, dalam perkembangannya Pemuda Pancasila sangat dinamis. Artinya, dalam kepengurusannya sering berganti-ganti kepengurusan.

Dirinya berharap, dengan dinamika ini dapat memberikan format yang pas untuk kegiatan-kegiatan Pemuda Pancasila di Bojonegoro. Sebab, Bojonegoro saat ini menjadi daerah yang di perhitungkan di Jawa Timur dalam sepuluh terakhir ini. “Kontribusi Bojonegoro, ini sudah memberikan sumbangsih untuk nasional,’’ paparnya.

Baca Juga :  Formatur Terpilih, Semangat Menggali Kader Terbaik

Kader Pemuda Pancasila Jatim Budiono mengatakan, adanya Muscablub Pemuda Pancasila Bojonegoro itu menunjukkan eksistensi MPC Bojonegoro. Ssetelah dilaksanakannya Muscablub diharapkan bisa segera bekerja dan berkarya untuk organisasi. ‘’Untuk Bojonegoro juga untuk bangsa dan negara,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/