alexametrics
27.4 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Jokowi Datangi Lamongan

- Advertisement -

LAMONGAN – Presiden Joko Widodo hari ini (19/11) mendatangi Lamongan. Jokowi akan meresmikan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UML) di Jalan Babat-Lamongan, persisnya di Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan.

Petugas gabungan dikerahkan secara maksimal agar kedatangan Presiden ke-7 Indonesia ini tidak memicu kemacetan arus lalu lintas (lalin). Sebab, tidak ada pengalihan arus kendaraan di Jalan Babat-Lamongan atau sebaliknya, selama kedatangan Presiden.

“Untuk besok (hari ini, Red) tidak ada pengalihan arus. Normal seperti hari biasa,” kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 0812 Lamongan Letkol Arh Sukma Yudha Wibawa kemarin (18/11).

Menurut dia, dari arah barat maupun timur, arus lalu lintas seperti biasa. Tidak ada pengalihan. Antisipasi kedatangan Presiden pun sudah dirapatkan beberapa hari lalu. Namun, petugas akan mempertimbangkan opsi lain, jika hari ini lalu lintas cukup ramai dan padat. 

“Sementara ini, mengacu keputusan hasil rapat, tidak ada pengalihan arus lalu lintas sama sekali,” tegasnya. 

- Advertisement -

Hanya, kata Dandim, satu jam sebelum kedatangan Presiden, beberapa kendaraan melintas dilakukan pengaturan. Misalnya, truk dari timur akan terus didorong agar cepat melintas menuju Bojonegoro. Ini agar tidak ada penghalangan ketika rombongan Presiden melintas.

Baca Juga :  Sepuluh Kali Mencuri di Warung

“Mungkin saat rombongan melintas hanya ditepikan saja,” ujarnya.

Tidak ada penutupan ini, karena tiap hari arus lalu lintas tidak ada masalah. Berbeda dengan ibu kota karena jalur padat, sehingga dilakukan pengalihan arus. Meski tidak ada pengaturan, Dandim memastikan beberapa anggota sudah melakukan patroli di sepanjang jalur mengantisipasi hal tak diinginkan, terutama truk-truk melintas. 

Termasuk ketika Presiden sudah datang, jalur dari barat ke timur tetap berjalan normal. Aparat akan mengatur lalu lintas dan meminta laju kendaraan dikurangi. “Intinya dari barat juga tidak ada penutupan. Tetapi anggota lalu lintas tetap berjaga,” ungkapnya. 

“Saya kira untuk pengamanan sudah siap semua jelang kedatangan Presiden ke Lamongan,” ucapnya sambil memastikan menyiapkan dua mobil derek.

Hanya, Dandim belum bisa membeber jumlah personel yang disiagakan selama kunjungan Presiden. “Belum bisa menyebutkan secara detail anggota yang melakukan pengamanan. Intinya, aman dan siap semua,” ucapnya sambil tersenyum.

Baca Juga :  Distribusi Logistik Pemilu dengan Perahu

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan Farikh mengatakan, Presiden menghendaki berjalan seperti biasa. Artinya, tidak ada penutupan atau pengalihan arus lalu lintas.  Arus lalin di jalan nasional padat antara pukul 05.30 hingga pukul 07.00. Sedangkan, di atas jam tersebut arus lalin normal. 

“Kepadatan saat masyarakat melakukan aktivitas di pagi setelah libur minggu. Jadi saat RI 1 datang, arus lalin sudah normal,” imbuhnya. 

Dishub bakal mengatur parkir kendaraan. Ada titik kantong parkir. Pertama paling barat parkir truk. Kantong kedua mendekat ke timur titik parkir sebelumnya. Sedangkan, parkir ketiga merupakan parkir VVIP. “Kita upayakan tidak ada kendaraan yang parkir di pinggir jalan,” tegasnya.

Sementara itu, semua personel dari kodim, polres, Polda Jawa Timur, Kodam Surabaya, dan korem, semuanya sudah turun melakukan pengamanan kunjungan Presiden.

LAMONGAN – Presiden Joko Widodo hari ini (19/11) mendatangi Lamongan. Jokowi akan meresmikan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UML) di Jalan Babat-Lamongan, persisnya di Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan.

Petugas gabungan dikerahkan secara maksimal agar kedatangan Presiden ke-7 Indonesia ini tidak memicu kemacetan arus lalu lintas (lalin). Sebab, tidak ada pengalihan arus kendaraan di Jalan Babat-Lamongan atau sebaliknya, selama kedatangan Presiden.

“Untuk besok (hari ini, Red) tidak ada pengalihan arus. Normal seperti hari biasa,” kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 0812 Lamongan Letkol Arh Sukma Yudha Wibawa kemarin (18/11).

Menurut dia, dari arah barat maupun timur, arus lalu lintas seperti biasa. Tidak ada pengalihan. Antisipasi kedatangan Presiden pun sudah dirapatkan beberapa hari lalu. Namun, petugas akan mempertimbangkan opsi lain, jika hari ini lalu lintas cukup ramai dan padat. 

“Sementara ini, mengacu keputusan hasil rapat, tidak ada pengalihan arus lalu lintas sama sekali,” tegasnya. 

- Advertisement -

Hanya, kata Dandim, satu jam sebelum kedatangan Presiden, beberapa kendaraan melintas dilakukan pengaturan. Misalnya, truk dari timur akan terus didorong agar cepat melintas menuju Bojonegoro. Ini agar tidak ada penghalangan ketika rombongan Presiden melintas.

Baca Juga :  Setor dan Tarik PDAM

“Mungkin saat rombongan melintas hanya ditepikan saja,” ujarnya.

Tidak ada penutupan ini, karena tiap hari arus lalu lintas tidak ada masalah. Berbeda dengan ibu kota karena jalur padat, sehingga dilakukan pengalihan arus. Meski tidak ada pengaturan, Dandim memastikan beberapa anggota sudah melakukan patroli di sepanjang jalur mengantisipasi hal tak diinginkan, terutama truk-truk melintas. 

Termasuk ketika Presiden sudah datang, jalur dari barat ke timur tetap berjalan normal. Aparat akan mengatur lalu lintas dan meminta laju kendaraan dikurangi. “Intinya dari barat juga tidak ada penutupan. Tetapi anggota lalu lintas tetap berjaga,” ungkapnya. 

“Saya kira untuk pengamanan sudah siap semua jelang kedatangan Presiden ke Lamongan,” ucapnya sambil memastikan menyiapkan dua mobil derek.

Hanya, Dandim belum bisa membeber jumlah personel yang disiagakan selama kunjungan Presiden. “Belum bisa menyebutkan secara detail anggota yang melakukan pengamanan. Intinya, aman dan siap semua,” ucapnya sambil tersenyum.

Baca Juga :  Pengoperasian Angkot Tergantung Anggaran

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan Farikh mengatakan, Presiden menghendaki berjalan seperti biasa. Artinya, tidak ada penutupan atau pengalihan arus lalu lintas.  Arus lalin di jalan nasional padat antara pukul 05.30 hingga pukul 07.00. Sedangkan, di atas jam tersebut arus lalin normal. 

“Kepadatan saat masyarakat melakukan aktivitas di pagi setelah libur minggu. Jadi saat RI 1 datang, arus lalin sudah normal,” imbuhnya. 

Dishub bakal mengatur parkir kendaraan. Ada titik kantong parkir. Pertama paling barat parkir truk. Kantong kedua mendekat ke timur titik parkir sebelumnya. Sedangkan, parkir ketiga merupakan parkir VVIP. “Kita upayakan tidak ada kendaraan yang parkir di pinggir jalan,” tegasnya.

Sementara itu, semua personel dari kodim, polres, Polda Jawa Timur, Kodam Surabaya, dan korem, semuanya sudah turun melakukan pengamanan kunjungan Presiden.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/