alexametrics
26 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Pengusaha Lokal Resmi Kelola Wisata Kambang Putih

TUBAN – PT Surya Teknik Jaya, investor lokal Tuban dipastikan segera mengelola wisata Kambang Putih Tuban Park. Sinyal itu didapat setelah pihak ketiga tersebut mendapat informasi secara lisan dari Pemkab Tuban. ‘’Kontrak baru terminal (wisata KPTP) sudah ditandatangani pak bupati,’’ ujar Direktur PT Surya Teknik Jaya, Suryo Widodo kepada wartawan Jawa Pos Radar Tuban via pesan facebook, sabtu (18/11).

Saat dihubungi ponselnya, Suryo mengaku informasi secara lisan dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) menegaskan teken kontrak wisata tertanggal 12 November. Selanjutnya segera ditindaklanjuti karena pekan ini meminta untuk segera teken Memorandum ofUnderstanding (MoU) antara dirinya dengan Pemkab Tuban. ‘’Senin atau Selasa MoU dan saya membayar (nilai kontrak),’’ tuturnya. 

Baca Juga :  Belum Juga Jelas! Opsi Terakhir, Dikelola Sendiri 

Nilai kontrak wisata di kompleks terminal tipe A tersebut mengalami kenaikan dibanding nilai kontrak sebelumnya. Nominalnya Rp 150 juta per tahun. Angka tersebut naik sedikit dibanding kontrak yang dipegang PT Cahaya Ananta senilai Rp 127 juta per tahun. 

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, pihak ketiga telah memasang banner bertuliskan telah dibuka terminal wisata Tuban. Sejumlah pekerja tampak sibuk membersihkan lingkungan wisata dan memperbaiki sejumlah fasilitas yang ada di wisata tersebut. ‘’Ya sengaja kami buka agar masyarakat bisa melihat-lihat,’’ terangnya.    

Kepala Disparbudpora Tuban Sulistiyadi ketika dikonfirmasi mengatakan, saat ini masih proses pembuatan perjanjian bersama dan kesepakatan sewa antara pengelola dengan Pemkab Tuban. ‘’Insya Allah minggu depan sudah klir. Kaitannya dengan besaran sewa masih dihitung.

Baca Juga :  Operasi Zebra 14 Hari, Hanya Menilang 140 Pelanggar

Yang jelas adanya perbaikan wahana pengelola lama, pengelola baru harus berani menyewa di atasnya,’’ kata dia.Bupati Fathul Huda saat dikonfirmasi juga membenarkan telah menyetujui pengusaha lokal tersebut. ‘’Sudah, Rp 150 juta,’’ jawab Huda via pesan pendek. 

TUBAN – PT Surya Teknik Jaya, investor lokal Tuban dipastikan segera mengelola wisata Kambang Putih Tuban Park. Sinyal itu didapat setelah pihak ketiga tersebut mendapat informasi secara lisan dari Pemkab Tuban. ‘’Kontrak baru terminal (wisata KPTP) sudah ditandatangani pak bupati,’’ ujar Direktur PT Surya Teknik Jaya, Suryo Widodo kepada wartawan Jawa Pos Radar Tuban via pesan facebook, sabtu (18/11).

Saat dihubungi ponselnya, Suryo mengaku informasi secara lisan dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) menegaskan teken kontrak wisata tertanggal 12 November. Selanjutnya segera ditindaklanjuti karena pekan ini meminta untuk segera teken Memorandum ofUnderstanding (MoU) antara dirinya dengan Pemkab Tuban. ‘’Senin atau Selasa MoU dan saya membayar (nilai kontrak),’’ tuturnya. 

Baca Juga :  Dari Karyawan hingga ''Kuasai'' Minimarket se-Jatim

Nilai kontrak wisata di kompleks terminal tipe A tersebut mengalami kenaikan dibanding nilai kontrak sebelumnya. Nominalnya Rp 150 juta per tahun. Angka tersebut naik sedikit dibanding kontrak yang dipegang PT Cahaya Ananta senilai Rp 127 juta per tahun. 

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, pihak ketiga telah memasang banner bertuliskan telah dibuka terminal wisata Tuban. Sejumlah pekerja tampak sibuk membersihkan lingkungan wisata dan memperbaiki sejumlah fasilitas yang ada di wisata tersebut. ‘’Ya sengaja kami buka agar masyarakat bisa melihat-lihat,’’ terangnya.    

Kepala Disparbudpora Tuban Sulistiyadi ketika dikonfirmasi mengatakan, saat ini masih proses pembuatan perjanjian bersama dan kesepakatan sewa antara pengelola dengan Pemkab Tuban. ‘’Insya Allah minggu depan sudah klir. Kaitannya dengan besaran sewa masih dihitung.

Baca Juga :  Hanya Tersisa 13 SPBU yang Bertahan Sediakan Premium

Yang jelas adanya perbaikan wahana pengelola lama, pengelola baru harus berani menyewa di atasnya,’’ kata dia.Bupati Fathul Huda saat dikonfirmasi juga membenarkan telah menyetujui pengusaha lokal tersebut. ‘’Sudah, Rp 150 juta,’’ jawab Huda via pesan pendek. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/