alexametrics
27.8 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Utamakan Saluran Pembuangan Desa

LAMONGAN, Radar Lamongan – Sejumlah titik saluran pembuangan di wilayah Kota Lamongan perlu dilakukan pengerukan. Namun, dinas terkait mengklaim bukan kewenangannya. Melainkan melekat pada pemilik saluran.

“Kita harus izin dulu sebelum melakukan pengerukan karena bukan kewenangan daerah,” kata Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PU Sumber Daya Air Lamongan, Djadi.

Menurut dia, rehabilitasi saluran pembuangan menunggu persetujuan provinsi. Tahun ini, dinasnya memiliki agenda pengerukan saluran pembuangan di desa – desa.

Di wilayah kota, lanjut Djadi, hanya saluran Mengkuli Made. Saluran tersebut merupakan titik pembuangan dari Waduk Gondang ke kuro Karangbinangun. Saluran tersebut fungsinya hanya untuk pembuangan. Dampak sedimentasi, menurut Djadi, menghambat pembuangan. Tahun ini dilakukan pengerukan sekitar 1 meter lebih.

Baca Juga :  Dipicu Kekeringan dan Instrusi Air Asin, 16 Desa Krisis Air Bersih

“Belum maksimal sebenarnya, tapi kita lakukan bertahap,” tuturnya.

Djadi menambahkan, kegiatan pengerukan banyak mensasar desa karena saluran pembuangannya memiliki dwifungsi. Selain pembuangan, juga pembawa. Dia mencontohkan sudetan sluis Melik ke arah pompa air masuk Blawi. Saluran itu bisa mengatasi kekeringan wilayah Kecamatan Kalitengah, Turi, Karangbinangun, Glagah, dan Deket.

Jika musim penghujan, maka sebaliknya. Bisa menampung air untuk kebutuhan wilayah tersebut. Meskipun, lanjut dia, secara pengelolaan bukan kewenangan daerah. Namun, saluran tersebut dimanfaatkan petani Lamongan.

Menurut dia, pemetaan lokasi paling rawan sangat dibutuhkan. “Ini masih dipetakan, yang paling mendesak tetap diutamakan,” ujarnya.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Sejumlah titik saluran pembuangan di wilayah Kota Lamongan perlu dilakukan pengerukan. Namun, dinas terkait mengklaim bukan kewenangannya. Melainkan melekat pada pemilik saluran.

“Kita harus izin dulu sebelum melakukan pengerukan karena bukan kewenangan daerah,” kata Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PU Sumber Daya Air Lamongan, Djadi.

Menurut dia, rehabilitasi saluran pembuangan menunggu persetujuan provinsi. Tahun ini, dinasnya memiliki agenda pengerukan saluran pembuangan di desa – desa.

Di wilayah kota, lanjut Djadi, hanya saluran Mengkuli Made. Saluran tersebut merupakan titik pembuangan dari Waduk Gondang ke kuro Karangbinangun. Saluran tersebut fungsinya hanya untuk pembuangan. Dampak sedimentasi, menurut Djadi, menghambat pembuangan. Tahun ini dilakukan pengerukan sekitar 1 meter lebih.

Baca Juga :  Minim Siswa, Sekolah Belum Pikirkan Merger

“Belum maksimal sebenarnya, tapi kita lakukan bertahap,” tuturnya.

Djadi menambahkan, kegiatan pengerukan banyak mensasar desa karena saluran pembuangannya memiliki dwifungsi. Selain pembuangan, juga pembawa. Dia mencontohkan sudetan sluis Melik ke arah pompa air masuk Blawi. Saluran itu bisa mengatasi kekeringan wilayah Kecamatan Kalitengah, Turi, Karangbinangun, Glagah, dan Deket.

Jika musim penghujan, maka sebaliknya. Bisa menampung air untuk kebutuhan wilayah tersebut. Meskipun, lanjut dia, secara pengelolaan bukan kewenangan daerah. Namun, saluran tersebut dimanfaatkan petani Lamongan.

Menurut dia, pemetaan lokasi paling rawan sangat dibutuhkan. “Ini masih dipetakan, yang paling mendesak tetap diutamakan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/