alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Sunday, July 3, 2022

Kapolres Warga Kehormatan PSHT

TUBAN, Radar Tuban – Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono disahkan menjadi warga kehormatan Persaudaraan Setia Hati Terate, Selasa (17/9) malam. Warga kehormatan lain yang disahkan adalah Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon. Pengesahan bersamaan pengukuhan 769 warga baru PSHT tersebut dipimpin langsung Ketua Umum PSHT Pusat Madiun Drs. R. Moerjoko.

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengatakan, pengesahan dirinya sebagai warga PSHT merupakan sebuah  penghargaan terbesar dalam hidupnya. Dia mengatakan, pencak silat merupakan salah satu ajaran dari Setia Hati Terate tentang seni olahraga. Penguasaan seni pencak silat ini untuk mempertahankan diri, menjaga kehormatan, dan keselamatan dari para penyerang. ‘’Prinsip dan ajaran-ajaran leluhur seperti ini yang akan saya pegang teguh,’’ ujar dia.

Baca Juga :  PKL Kartini Batal Direlokasi, Trotoar Tetap Diperbaiki

Perwira kelahiran Kedungadem, Bojonegoro ini mengatakan,  ini merupakan kali keduanya dia menghadiri pengesahan warga PSHT di Tuban. Setelah menjabat selama satu tahun empat bulan, akhirnya Nanang diberi amanah untuk menjadi salah satu bagian dari perguruan pencak silat terbesar di tanah air tersebut. ‘’Ini merupakan apresiasi yang sangat tinggi yang saya terima karena menjadi warga PSHT ada prosedur yang sangat panjang,’’ ucap dia.

Mantan kasubdit III Ditreskrimum Polda Jateng ini mengatakan, dirinya lahir dan besar di Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem yang merupakan salah satu desa dengan jumlah warga PSHT terbanyak di Bojonegoro. Terkait ajaran leluhur pencak silat asal Madiun tersebut, Nanang mengaku cukup banyak menguasai. ‘’Semoga ajaran-ajaran luhur di PSHT bisa kita aplikasikan untuk menjaga situasi kondusif di Tuban,’’ ajak dia.

Baca Juga :  Terlibat Sabu-Sabu, Kades Gunungsari Ditahan

TUBAN, Radar Tuban – Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono disahkan menjadi warga kehormatan Persaudaraan Setia Hati Terate, Selasa (17/9) malam. Warga kehormatan lain yang disahkan adalah Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon. Pengesahan bersamaan pengukuhan 769 warga baru PSHT tersebut dipimpin langsung Ketua Umum PSHT Pusat Madiun Drs. R. Moerjoko.

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengatakan, pengesahan dirinya sebagai warga PSHT merupakan sebuah  penghargaan terbesar dalam hidupnya. Dia mengatakan, pencak silat merupakan salah satu ajaran dari Setia Hati Terate tentang seni olahraga. Penguasaan seni pencak silat ini untuk mempertahankan diri, menjaga kehormatan, dan keselamatan dari para penyerang. ‘’Prinsip dan ajaran-ajaran leluhur seperti ini yang akan saya pegang teguh,’’ ujar dia.

Baca Juga :  Sepuluh Jam, Tiga Kebakaran¬†

Perwira kelahiran Kedungadem, Bojonegoro ini mengatakan,  ini merupakan kali keduanya dia menghadiri pengesahan warga PSHT di Tuban. Setelah menjabat selama satu tahun empat bulan, akhirnya Nanang diberi amanah untuk menjadi salah satu bagian dari perguruan pencak silat terbesar di tanah air tersebut. ‘’Ini merupakan apresiasi yang sangat tinggi yang saya terima karena menjadi warga PSHT ada prosedur yang sangat panjang,’’ ucap dia.

Mantan kasubdit III Ditreskrimum Polda Jateng ini mengatakan, dirinya lahir dan besar di Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem yang merupakan salah satu desa dengan jumlah warga PSHT terbanyak di Bojonegoro. Terkait ajaran leluhur pencak silat asal Madiun tersebut, Nanang mengaku cukup banyak menguasai. ‘’Semoga ajaran-ajaran luhur di PSHT bisa kita aplikasikan untuk menjaga situasi kondusif di Tuban,’’ ajak dia.

Baca Juga :  Jalan Perkotaan Masih Gampang Tergenang

Artikel Terkait

Most Read

Klaim Banyak Penebangan Pohon Salah

Tiga Jenis Pupuk Langka

Ibu Kota Sepaku

Artikel Terbaru

Makin Sombong, Makin Bernilai

Kehilangan Akun Line


/