alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

519 Siswa SMAN 4 Tuban Flash Mob

TUBAN – Asian Games 2018 Jakarta–Palembang sudah berakhir pada 2 September lalu. Namun semangat dan kebanggaan masyarakat atas raihan prestasi atlet Indonesia masih terus dirasakan. Kemarin (19/9) giliran siswa-siswi SMAN 4 Tuban yang kembali mem-viralkan Goyang Dayung. 

Goyang unik yang viral setelah ditampilkan Presiden RI Joko Widodo pada opening ceremony Asian Games Agustus lalu itu benar-benar membangkitkan semangat siswa dalam mengenang prestasi anak bangsa. Sebanyak 519 siswa, 54 guru, dan segenap staf serta karyawan menunjukkan semangatnya dalam goyang dayung yang dipimpin oleh instruktur profesional dari Tarita.

Semangat pagelaran olahraga terbesar se-Asia tersebut benar-benar terasa ketika kepala sekolah, jajaran wakil kepala, guru, staf, dan karyawan kompak goyang. Goyang selama 30 menit nonstop itu diiringi lagu theme song Asian Games 2018 Meraih Bintang yang dinyanyikan Via Vallen dan diputar berulang kali.

Baca Juga :  700 Kuota Beasiswa Tak Terserap

Kepala SMAN 4 Tuban Drs. H. Suparlin, M.Ed mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk kembali mengenang prestasi para atlet dan putra terbaik tanah air dalam pagelaran Asian Games. Sebab semangat kompetisi yang ber-tagline Energy of Asia itu benar-benar dirasakan oleh segenap elemen masyarakat. Melalui acara flash mob atau goyang masal tersebut dia berharap semangat berprestasi para atlet bisa ditiru oleh anak didiknya. ‘’Semangat berprestasi dan mengharumkan nama bangsa ini perlu kita tumbuhkan,’’ ungkapnya.

Jebolan S2 Curtin University of Technology Perth, Western Australia itu mengatakan prestasi di bidang nonakademik seperti olahraga kini tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Prestasi yang mengharumkan nama bangsa di hadapan dunia kini benar-benar mendapat apresiasi dari pemerintah. Maka dari itu, tidak ada lagi alasan bagi sekolah untuk tidak mendukung bibit-bibit atlet masa depan sejak dini. ‘’Bibit atlet di SMAN 4 Tuban terus difasilitasi agar kelak terus berkembang dan mengharumkan nama bangsa,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Istri Kadis SDA Juara 1 Festival Batik 2017

SMAN 4 Tuban, kata Suparlin, mempunyai jadwal senam rutin tiap sepekan satu kali. Dengan adanya goyang Asian Games tersebut, sangat mungkin Goyang Dayung akan masuk dalam salah satu gerakan senam di sekolahnya. Bagi pendidik yang kini menempuh S3 Teknologi Pendidikan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini, terpenting siswa terus termotivasi dan menggelorakan semangat berolahraga. ‘’Semangat berolahraga dan mencetak atlet baru harus terus dijaga,’’ kata dia. 

TUBAN – Asian Games 2018 Jakarta–Palembang sudah berakhir pada 2 September lalu. Namun semangat dan kebanggaan masyarakat atas raihan prestasi atlet Indonesia masih terus dirasakan. Kemarin (19/9) giliran siswa-siswi SMAN 4 Tuban yang kembali mem-viralkan Goyang Dayung. 

Goyang unik yang viral setelah ditampilkan Presiden RI Joko Widodo pada opening ceremony Asian Games Agustus lalu itu benar-benar membangkitkan semangat siswa dalam mengenang prestasi anak bangsa. Sebanyak 519 siswa, 54 guru, dan segenap staf serta karyawan menunjukkan semangatnya dalam goyang dayung yang dipimpin oleh instruktur profesional dari Tarita.

Semangat pagelaran olahraga terbesar se-Asia tersebut benar-benar terasa ketika kepala sekolah, jajaran wakil kepala, guru, staf, dan karyawan kompak goyang. Goyang selama 30 menit nonstop itu diiringi lagu theme song Asian Games 2018 Meraih Bintang yang dinyanyikan Via Vallen dan diputar berulang kali.

Baca Juga :  Istri Kadis SDA Juara 1 Festival Batik 2017

Kepala SMAN 4 Tuban Drs. H. Suparlin, M.Ed mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk kembali mengenang prestasi para atlet dan putra terbaik tanah air dalam pagelaran Asian Games. Sebab semangat kompetisi yang ber-tagline Energy of Asia itu benar-benar dirasakan oleh segenap elemen masyarakat. Melalui acara flash mob atau goyang masal tersebut dia berharap semangat berprestasi para atlet bisa ditiru oleh anak didiknya. ‘’Semangat berprestasi dan mengharumkan nama bangsa ini perlu kita tumbuhkan,’’ ungkapnya.

Jebolan S2 Curtin University of Technology Perth, Western Australia itu mengatakan prestasi di bidang nonakademik seperti olahraga kini tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Prestasi yang mengharumkan nama bangsa di hadapan dunia kini benar-benar mendapat apresiasi dari pemerintah. Maka dari itu, tidak ada lagi alasan bagi sekolah untuk tidak mendukung bibit-bibit atlet masa depan sejak dini. ‘’Bibit atlet di SMAN 4 Tuban terus difasilitasi agar kelak terus berkembang dan mengharumkan nama bangsa,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Polres Ringkus 27 Tersangka

SMAN 4 Tuban, kata Suparlin, mempunyai jadwal senam rutin tiap sepekan satu kali. Dengan adanya goyang Asian Games tersebut, sangat mungkin Goyang Dayung akan masuk dalam salah satu gerakan senam di sekolahnya. Bagi pendidik yang kini menempuh S3 Teknologi Pendidikan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini, terpenting siswa terus termotivasi dan menggelorakan semangat berolahraga. ‘’Semangat berolahraga dan mencetak atlet baru harus terus dijaga,’’ kata dia. 

Artikel Terkait

Most Read

Desa Digital

Belum Ada Kepastian Ulang

Artikel Terbaru


/