alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Sunday, July 3, 2022

Hati-Hati, Gundukan Aspal ini Bikin Kecelakaan

LAMONGAN – Jalur Jaksa Agung Suprapto Lamongan banyak terdapat titik-titik bergelombang dan titik jalan dengan aspal undukan (tak merata).

Kondisi tersebut rawan memicu kecelakaan, terutama pengendara roda dua yang melintas bisa memicu laju oleng.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Lamongan Aiptu Fifin mengatakan, titik jalan terjadi undukan berada di sisi barat perlintasan double track (jalur ganda) di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

”Seperti layaknya pengguna jalan roda dua melintas tetapi tiba-tiba tidak mengetahui hal tersebut dan membelokan ke kanan atau ke kiri bisa mengakibatkan kecelakaan,’’ katanya kemarin (18/9). 

Terjadinya jalan dengan aspal undukan tersebut, kata dia, karena banyaknya muatan truk melintas saat berhenti di lokasi sekitar perlintasan rel kereta api.

Baca Juga :  DLH Bentuk Paguyuban Pengepul Sampah Se Kabupaten 

Di mana truk berhenti, namun sopir menancapkan gas pelan-pelan. Tentu truk bermuatan berat sama saja menekan aspal dan memicu jalan tak rata. 

”Untuk penjangnya, sekitar 200 meter di barat maupun timur rel kereta api. Kedalaman undukan sekitar 15 sentimeter (cm),’’ ujarnya.

Kondisi ini, kata Fifin, tidak hanya membahayakan pengendara roda dua saja. Tapi, jalan bergelombang dengan aspal undukan itu juga membahayakan kendaraan lain.

Hingga kemarin, belum ada perbaikan terhadap jalan bergelombang dengan aspal undukan itu.

Nanang, salah satu pengendara, mengatakan, banyak jalan aspal yang mengunduk dan bergelombang rawan memicu kecelakaan.

Apalagi, pengendara dari luar kota tak mengetahui medan jalan tersebut. Jalan undukan itu bisa memicu laju oleng.

Baca Juga :  Faktor Cuaca, Ribuan Cabai Gagal Panen

”Kemarin yang dipermasalahkan jalan berlubang, namun sekarang muncul lagi dengan aspal mengunduk,’’ ucapnya. 

LAMONGAN – Jalur Jaksa Agung Suprapto Lamongan banyak terdapat titik-titik bergelombang dan titik jalan dengan aspal undukan (tak merata).

Kondisi tersebut rawan memicu kecelakaan, terutama pengendara roda dua yang melintas bisa memicu laju oleng.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Lamongan Aiptu Fifin mengatakan, titik jalan terjadi undukan berada di sisi barat perlintasan double track (jalur ganda) di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

”Seperti layaknya pengguna jalan roda dua melintas tetapi tiba-tiba tidak mengetahui hal tersebut dan membelokan ke kanan atau ke kiri bisa mengakibatkan kecelakaan,’’ katanya kemarin (18/9). 

Terjadinya jalan dengan aspal undukan tersebut, kata dia, karena banyaknya muatan truk melintas saat berhenti di lokasi sekitar perlintasan rel kereta api.

Baca Juga :  Perkembangan Covid-19 dan Penggunaan BOR Lamongan

Di mana truk berhenti, namun sopir menancapkan gas pelan-pelan. Tentu truk bermuatan berat sama saja menekan aspal dan memicu jalan tak rata. 

”Untuk penjangnya, sekitar 200 meter di barat maupun timur rel kereta api. Kedalaman undukan sekitar 15 sentimeter (cm),’’ ujarnya.

Kondisi ini, kata Fifin, tidak hanya membahayakan pengendara roda dua saja. Tapi, jalan bergelombang dengan aspal undukan itu juga membahayakan kendaraan lain.

Hingga kemarin, belum ada perbaikan terhadap jalan bergelombang dengan aspal undukan itu.

Nanang, salah satu pengendara, mengatakan, banyak jalan aspal yang mengunduk dan bergelombang rawan memicu kecelakaan.

Apalagi, pengendara dari luar kota tak mengetahui medan jalan tersebut. Jalan undukan itu bisa memicu laju oleng.

Baca Juga :  Libur Lebaran Berdampak Pembayaran PBB

”Kemarin yang dipermasalahkan jalan berlubang, namun sekarang muncul lagi dengan aspal mengunduk,’’ ucapnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Makin Sombong, Makin Bernilai

Kehilangan Akun Line


/