alexametrics
22.6 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Gila atau Waras, Pria ini Tunggu Rujukan Rumah Sakit

KANOR – Pelaku pembunuhan ibu kandungnya sendiri, Ahyar Udin, warga Dusun Candi, Desa Nglarangan, Kecamatan Kanor, masih terbaring di ruangan sekitar 2,5×5 meter Gedung F Poli Saraf RSUD Sosodoro Djatikoesoemo kemarin (18/9). Kondisi pria berusia 35 tahun itu sudah tampak tenang.

Kedua tangan dan kakinya sudah tidak dirantai. Tidak seperti awal masuk rumah sakit (RS) pelat merah tersebut pada Kamis (12/9) lalu, pelaku menjalani rehabilitasi secara intensif.

Meski sudah tenang, pelaku masih kerap marah-marah ketika bertemu dengan orang baru atau orang asing.

Sehingga, setiap hari, selain dijaga perawat, juga anggota polisi dari Polsek Kanor.  ”Tiap harinya satu anggota Polsek Kanor menjaga pelaku secara bergantian.

Pelaku saat ini juga kondisinya sudah tenang,” ujar Kapolsek Kanor AKP Imam Kanafi kemarin.

Baca Juga :  Tradisi Malam Songo, Permohonan Nikah Dini Cukup Tinggi

Kapolsek belum dapat memastikan pelaku keluar dari RS. Sebab, masih menunggu hasil rekomendasi atau kesimpulan dari dokter spesialis kedokteran jiwa RS tersebut.

Begitu juga perkembangan kasus tersebut. Polisi belum bisa memastikan apakah kasus tersebut akan dihentikan atau diproses secara hukum.

Namun, lanjut dia, setelah sudah mendapat hasil rekomendasi baru akan diadakan gelar perkara. Sebab, hasil rekom merupakan dasar bagi aparat kepolisian untuk menetapkan status Ahyar Udin.

”Apabila hasil rekomendasi gangguan jiwa pelaku terganggu, rencananya akan dirujuk ke RSJ Lawang,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro. Menurut perwira dua melati dipundaknya itu, perkembangan kasus pembunuhan terhadap ibu kandungnya sendiri masih menunggu kesimpulan dari RSUD Bojonegoro.

Sehingga, gelar perkara nantinya menggunakan dasar dari hasil kesimpulan tersebut. ”Saat ini, pelaku dalam proses rehabilitasi. Jadi, pihak kepolisian tinggal menunggu hasil rekomendasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Kuota Subsidi Asuransi Ternak Sapi Dibatasi, Belum Semua Didaftarkan

Adapun informasi yang dihimpun oleh Jawa Pos Radar Bojonegoro bahwa pelaku dengan gangguan jiwa itu sudah bisa dipulangkan besok (hari ini, Red).

Informasi dari salah satu perawat jaga, usai dipulangkan pelaku akan dirujuk melalui Puskesmas Kanor ke RSJ yang dikehendaki oleh pihak keluarga. 

Sebelumnya, pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (9/9) lalu. Sekitar pukul 13.00, pelaku tega mengakhiri nyawa ibu kandungnya sendiri, Siti Muawanah, 52, dengan cara menggorok lehernya dengan parang saat ibunya sedang tidur siang.

Saat itu, kondisi rumah dalam keadaan sepi. Sekitar dua jam kemudian, pelaku berhasil diamankan petugas di area persawahan.

KANOR – Pelaku pembunuhan ibu kandungnya sendiri, Ahyar Udin, warga Dusun Candi, Desa Nglarangan, Kecamatan Kanor, masih terbaring di ruangan sekitar 2,5×5 meter Gedung F Poli Saraf RSUD Sosodoro Djatikoesoemo kemarin (18/9). Kondisi pria berusia 35 tahun itu sudah tampak tenang.

Kedua tangan dan kakinya sudah tidak dirantai. Tidak seperti awal masuk rumah sakit (RS) pelat merah tersebut pada Kamis (12/9) lalu, pelaku menjalani rehabilitasi secara intensif.

Meski sudah tenang, pelaku masih kerap marah-marah ketika bertemu dengan orang baru atau orang asing.

Sehingga, setiap hari, selain dijaga perawat, juga anggota polisi dari Polsek Kanor.  ”Tiap harinya satu anggota Polsek Kanor menjaga pelaku secara bergantian.

Pelaku saat ini juga kondisinya sudah tenang,” ujar Kapolsek Kanor AKP Imam Kanafi kemarin.

Baca Juga :  Abaikan Tenaga Pendamping TKA¬†

Kapolsek belum dapat memastikan pelaku keluar dari RS. Sebab, masih menunggu hasil rekomendasi atau kesimpulan dari dokter spesialis kedokteran jiwa RS tersebut.

Begitu juga perkembangan kasus tersebut. Polisi belum bisa memastikan apakah kasus tersebut akan dihentikan atau diproses secara hukum.

Namun, lanjut dia, setelah sudah mendapat hasil rekomendasi baru akan diadakan gelar perkara. Sebab, hasil rekom merupakan dasar bagi aparat kepolisian untuk menetapkan status Ahyar Udin.

”Apabila hasil rekomendasi gangguan jiwa pelaku terganggu, rencananya akan dirujuk ke RSJ Lawang,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro. Menurut perwira dua melati dipundaknya itu, perkembangan kasus pembunuhan terhadap ibu kandungnya sendiri masih menunggu kesimpulan dari RSUD Bojonegoro.

Sehingga, gelar perkara nantinya menggunakan dasar dari hasil kesimpulan tersebut. ”Saat ini, pelaku dalam proses rehabilitasi. Jadi, pihak kepolisian tinggal menunggu hasil rekomendasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Baru Selesaikan 5 Raperda, DPRD Sibuk Kunjungan, Hearing, & Paripurna

Adapun informasi yang dihimpun oleh Jawa Pos Radar Bojonegoro bahwa pelaku dengan gangguan jiwa itu sudah bisa dipulangkan besok (hari ini, Red).

Informasi dari salah satu perawat jaga, usai dipulangkan pelaku akan dirujuk melalui Puskesmas Kanor ke RSJ yang dikehendaki oleh pihak keluarga. 

Sebelumnya, pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (9/9) lalu. Sekitar pukul 13.00, pelaku tega mengakhiri nyawa ibu kandungnya sendiri, Siti Muawanah, 52, dengan cara menggorok lehernya dengan parang saat ibunya sedang tidur siang.

Saat itu, kondisi rumah dalam keadaan sepi. Sekitar dua jam kemudian, pelaku berhasil diamankan petugas di area persawahan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/