alexametrics
26.4 C
Bojonegoro
Thursday, May 19, 2022

Rusak Dipicu Penambangan Pasir, Perbaikan Butuh Tiga Tahun

BOJONEGORO – Bendung Gerak di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan semakin mengikis bangunan yang ada di kanan kiri bendungan itu. Perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu tiga tahun.

’’Bulan ini sudah mulai proses pengerjaan perbaikan,’’ kata Arwan, pejabat pembuat komitmen Perum Jasa Tirta Bojonegoro.

Arwan menjelaskan, perbaikan yang dilakukan dengan membangun grondsill di dasar sungai. Hal tersebut dilakukan supaya bengawan bisa normal kembali. Sebab, cekungan yang ada di dasar bengawan yang ada di bendungan membuat kerusakan di bangunan kanan dan kiri.

Arwan menjelaskan, cekungan yang ada di dasar bengawan di Bendug Gerak cukup dalam. Hal itu terjadi sejak 2015 lalu. Namun, perbaikan belum bisa dilakukan langsung. Sebab, menunggu anggaran turun dari pusat. ’’Cekungan itu akibat pengaruh tambang pasir,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Komunitas Dongeng Tak Lelah Menyemangati Anak-Anak

Perbaikan baru dilakukan tahun lalu. Namun, perbaikan yang dilakukan masih tahap sementara. Perbaikan secara permanen baru akan dilakukan tahun ini hingga tiga tahun ke depan. Kerusakan bendung gerak membuat kawasan tersebut menjadi sepi pengunjung. 

Padahal, kawasan tersebut menjadi salah satu jujukan warga lokal saat liburan. Sebab, lokasinya dekat dengan Wisata Agro Belimbing di desa setempat. Mengenai anggaran yang digunakan, Arwan mengaku tidak mengetahui. Sebab, perbaikan dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

BOJONEGORO – Bendung Gerak di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan semakin mengikis bangunan yang ada di kanan kiri bendungan itu. Perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu tiga tahun.

’’Bulan ini sudah mulai proses pengerjaan perbaikan,’’ kata Arwan, pejabat pembuat komitmen Perum Jasa Tirta Bojonegoro.

Arwan menjelaskan, perbaikan yang dilakukan dengan membangun grondsill di dasar sungai. Hal tersebut dilakukan supaya bengawan bisa normal kembali. Sebab, cekungan yang ada di dasar bengawan yang ada di bendungan membuat kerusakan di bangunan kanan dan kiri.

Arwan menjelaskan, cekungan yang ada di dasar bengawan di Bendug Gerak cukup dalam. Hal itu terjadi sejak 2015 lalu. Namun, perbaikan belum bisa dilakukan langsung. Sebab, menunggu anggaran turun dari pusat. ’’Cekungan itu akibat pengaruh tambang pasir,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Belum Tentukan Dasar Hukum Gudang Pasar

Perbaikan baru dilakukan tahun lalu. Namun, perbaikan yang dilakukan masih tahap sementara. Perbaikan secara permanen baru akan dilakukan tahun ini hingga tiga tahun ke depan. Kerusakan bendung gerak membuat kawasan tersebut menjadi sepi pengunjung. 

Padahal, kawasan tersebut menjadi salah satu jujukan warga lokal saat liburan. Sebab, lokasinya dekat dengan Wisata Agro Belimbing di desa setempat. Mengenai anggaran yang digunakan, Arwan mengaku tidak mengetahui. Sebab, perbaikan dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

Artikel Terkait

Most Read

Amankan Pengedar Ganja

Jadi Obyek Vandalisme

Artikel Terbaru


/