alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Bengawan di Padangan Potensi Dikembangkan 

PADANGAN – Keberadaan Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Padangan, seharusnya bisa menjadi peluang dikembangkan. Meski, di waktu-waktu tertentu arus sungai itu membahayakan, apalagi debit air naik atau pasang. Lokasi bengawan potensi dikembangkan ada di dekat Jembatan Kasiman-Padangan. Di sekitar jembatan sudah terdapat taman dan potensi keramaian masyarakat. Potensi ini juga ditopang Sungai Bengawan Solo saat kemarau pun cukup bersahabat. 

Camat Padangan Sugeng Firmanto mengatakan, di dekat Taman Padangan itu memang rencana akan dikembangkan menjadi wisata. Misalkan akan memanfaatkan sungai untuk wisata airnya. “Ya rencananya memang seperti itu,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro. 

Namun, hal tersebut masih sebatas wacana. Apalagi, kondisi Sungai Bengawan Solo saat arusnya deras pun perlu pengkajian lebih dalam. Dia mengatakan, jika nantinya menjadi tempat wisata air, setidaknya yang cocok, yakni memanfaatkan seperti becak air. Meski sudah menjadi rencana, menurut Sugeng, perlu ada kajian pasti tingkat keamanan jika ada wisata air yang memanfaatkan aliran sungai bengawan. Apalagi, saat musim hujan, perlu ada penutupan sementara.

Baca Juga :  Tiga Hari Dicari di Bengawan, Mayat Kakek Ditemukan Sejauh 30 Km

PADANGAN – Keberadaan Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Padangan, seharusnya bisa menjadi peluang dikembangkan. Meski, di waktu-waktu tertentu arus sungai itu membahayakan, apalagi debit air naik atau pasang. Lokasi bengawan potensi dikembangkan ada di dekat Jembatan Kasiman-Padangan. Di sekitar jembatan sudah terdapat taman dan potensi keramaian masyarakat. Potensi ini juga ditopang Sungai Bengawan Solo saat kemarau pun cukup bersahabat. 

Camat Padangan Sugeng Firmanto mengatakan, di dekat Taman Padangan itu memang rencana akan dikembangkan menjadi wisata. Misalkan akan memanfaatkan sungai untuk wisata airnya. “Ya rencananya memang seperti itu,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro. 

Namun, hal tersebut masih sebatas wacana. Apalagi, kondisi Sungai Bengawan Solo saat arusnya deras pun perlu pengkajian lebih dalam. Dia mengatakan, jika nantinya menjadi tempat wisata air, setidaknya yang cocok, yakni memanfaatkan seperti becak air. Meski sudah menjadi rencana, menurut Sugeng, perlu ada kajian pasti tingkat keamanan jika ada wisata air yang memanfaatkan aliran sungai bengawan. Apalagi, saat musim hujan, perlu ada penutupan sementara.

Baca Juga :  Jadikan Sebagai Hobi, Gadis ini Mencintai Pekerjaannya

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/