alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Perahu Terbakar, Satu Nelayan Hilang

TUBAN – Diduga dipicu dari tumpahnya bahan bakar minyak (BBM) dan mengenai mesin, sebuah perahu nelayan terbakar di tengah laut kemarin (18/4) pagi. Hingga berita ini ditulis kemarin (18/4) sekitar pukul 18.00, baru 2 dari 3 awak perahu yang berhasil dievakuasi. Mereka adalah Harjito, 27, pemilik perahu dan Ferdi, 19, keduanya warga warga Desa Kradenan, Kecamatan Palang. Sementara Muhammad Bukhori Yahya, 18, masih dalam pencarian.

Yahya adalah siswa kelas XII MA Darul Falah Jombang. Selama ini, dia tinggal di pondok dan pulang untuk memberikan hak suara pada pemilu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban, Harjito berangkat melaut kemarin sekitar pukul 03.00. Untuk mencari rajungan, dia mengajak Ferdi dan Muhammad Bukhori Yahya. Dalam perjalanan pulang sekitar pukul 10.00, mesin perahu mati karena kehabisan BBM. Harjito pun menuangkan bensin pada tangki mesin.

Baca Juga :  Bagi Gadis ini, Sukses Bukan Soal Umur

Pada saat bersamaan angin berembus cukup kencang. Ini yang memicu guncangan yang mengakibatkan bensin tumpah ke mesin. Tumpahan BBM  inilah yang memicu terbakarnya mesin. Karena tak berhasil mematikan api, ketiganya menceburkan diri ke laut.

Setelah sekitar satu jam terapung di laut, Harjito dan Ferdi diselamatkan nelayan lain. Sedangkan Yahya belum ditemukan.

Begitu tiba di daratan, Harjito langsung dibawa ke puskesmas terdekat karena mengalami luka bakar pada kaki.

Sutini, salah satu kerabat korban yang belum ditemukan kepada wartawan koran ini mengatakan, upaya pencarian terhadap Muhammad Bukhori Yahya melibatkan sekitar lima perahu.

Perahu-perahu tersebut menyisir lokasi korban menceburkan diri dan sekitarnya.

Sementara itu sekitar pukul 01.00 perahu Harjito berhasil diseret ke pantai. Kondisi perahu sangat memprihatinkan. Mesin dan separo badan perahu hangus.

Baca Juga :  Pendataan Kapal Sisakan Empat Desa

Kapolsek Palang AKP Simoen membenarkan insiden terbakarnya perahu nelayan di perairan laut Palang. Terkait kejadian tersebut, dia mengimbau para nelayan untuk lebih berhati-hati dan waspada ketika melaut. ”Segala sesuatu bisa terjadi kapan pun dan di mana pun,” kata dia.

TUBAN – Diduga dipicu dari tumpahnya bahan bakar minyak (BBM) dan mengenai mesin, sebuah perahu nelayan terbakar di tengah laut kemarin (18/4) pagi. Hingga berita ini ditulis kemarin (18/4) sekitar pukul 18.00, baru 2 dari 3 awak perahu yang berhasil dievakuasi. Mereka adalah Harjito, 27, pemilik perahu dan Ferdi, 19, keduanya warga warga Desa Kradenan, Kecamatan Palang. Sementara Muhammad Bukhori Yahya, 18, masih dalam pencarian.

Yahya adalah siswa kelas XII MA Darul Falah Jombang. Selama ini, dia tinggal di pondok dan pulang untuk memberikan hak suara pada pemilu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban, Harjito berangkat melaut kemarin sekitar pukul 03.00. Untuk mencari rajungan, dia mengajak Ferdi dan Muhammad Bukhori Yahya. Dalam perjalanan pulang sekitar pukul 10.00, mesin perahu mati karena kehabisan BBM. Harjito pun menuangkan bensin pada tangki mesin.

Baca Juga :  Dapil I Berpotensi Wajah Baru

Pada saat bersamaan angin berembus cukup kencang. Ini yang memicu guncangan yang mengakibatkan bensin tumpah ke mesin. Tumpahan BBM  inilah yang memicu terbakarnya mesin. Karena tak berhasil mematikan api, ketiganya menceburkan diri ke laut.

Setelah sekitar satu jam terapung di laut, Harjito dan Ferdi diselamatkan nelayan lain. Sedangkan Yahya belum ditemukan.

Begitu tiba di daratan, Harjito langsung dibawa ke puskesmas terdekat karena mengalami luka bakar pada kaki.

Sutini, salah satu kerabat korban yang belum ditemukan kepada wartawan koran ini mengatakan, upaya pencarian terhadap Muhammad Bukhori Yahya melibatkan sekitar lima perahu.

Perahu-perahu tersebut menyisir lokasi korban menceburkan diri dan sekitarnya.

Sementara itu sekitar pukul 01.00 perahu Harjito berhasil diseret ke pantai. Kondisi perahu sangat memprihatinkan. Mesin dan separo badan perahu hangus.

Baca Juga :  Penjualan Tiga Jenis BBM di Lamongan Lesu

Kapolsek Palang AKP Simoen membenarkan insiden terbakarnya perahu nelayan di perairan laut Palang. Terkait kejadian tersebut, dia mengimbau para nelayan untuk lebih berhati-hati dan waspada ketika melaut. ”Segala sesuatu bisa terjadi kapan pun dan di mana pun,” kata dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/