alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Keluhkan Pemadaman ketika Jam Produktif

BOJONEGORO – Listrik padam di kawasan kota kamis (18/1) sempat membuat masyarakat mengeluh. Banyak kegiatan ikut terganggu. Terutama, aktivitas usaha yang berimbas pada perputaran ekonomi juga ikut terganggu. Sebab, listrik padam pada jam-jam produktif. “Tentunya terganggu. Sebab padamnya di pagi hingga siang,” kata Suaeb, warga Kelurahan Jetak, Kecamatan Kota. 

Suaeb mengatakan, sejauh ini listrik jarang padam di pagi atau siang. Kalaupun ada sangat jarang terjadi. Namun, pagi ini dia merasa terganggu karena usahanya ikut berhenti. Alasannya, listrik padam pada jam-jam produktif. Selain itu, padamnya listrik tidak hanya sekali, tapi dua kali. Tentu saja, baginya itu sangat merugikan. 

Hal yang sama diungkapkan Abdurahman, warga Desa Kauman. Menurut Rahman, listrik padam sebenarnya tidak masalah. Asal, padamnya tidak pada jam-jam produktif. Pagi hingga siang. Sebab, dampaknya sangat saya rasakan. Yakni, berkurangnya pendapatan. Dia menyarankan, seharusnya listrik padam sore saja, karena tidak mengganggu pekerjaan. Sebab, tidak dalam kondisi bekerja. 

Baca Juga :  Dinilai Potensial, 29 Destinasi Wisata Lamongan Bakal Dikembangkan

Dia berharap, PLN bisa mengambil kebijakan pro-pekerja. Kalaupun pemadaman dilakukan atas dasar perbaikan, sebisa mungkin tidak perlu mengorbankan pekerjaan masyarakat. Sebab, sangat berdampak pada pendapatan pekerja. Terutama bidang pekerjaan yang menggunakan listrik.  “Pemadaman tidak masalah, tapi ya jangan pada jam produktif,” kata dia. 

Manajer PLN Area Bojonegoro Dikdik AS, Taufik mengatakan, listrik padam karena gangguan, juga pemadaman terencana. Pemadaman terencana sudah dijadwal untuk proses pemeliharaan. Yakni, tindakan preventif memaksimalkan jaringan agar pasokan listrik tidak terganggu.“Untuk hari ini (kemarin, Red), itu pemadaman terencana karena ada pekerjaan pemeliharaan,” katanya.

Pemadaman listrik, menurut Dikdik, wajar adanya. Tidak semua kawasan kota mengalami pemadaman listrik. Sebagian saja. Di antaranya Ledok, Kauman, Jetak,Klangon, dan sejumlah kawasan di pinggiran kota. Selebihnya tidak terdampak pemadaman.Selama dua minggu ini, kata Dikdik, masih ada potensi pemadaman terencana. Sebab, pemadaman untuk proses pemeliharaan.

Baca Juga :  Pajak Penerangan Jalan Sumber Pendapatan Terbesar

BOJONEGORO – Listrik padam di kawasan kota kamis (18/1) sempat membuat masyarakat mengeluh. Banyak kegiatan ikut terganggu. Terutama, aktivitas usaha yang berimbas pada perputaran ekonomi juga ikut terganggu. Sebab, listrik padam pada jam-jam produktif. “Tentunya terganggu. Sebab padamnya di pagi hingga siang,” kata Suaeb, warga Kelurahan Jetak, Kecamatan Kota. 

Suaeb mengatakan, sejauh ini listrik jarang padam di pagi atau siang. Kalaupun ada sangat jarang terjadi. Namun, pagi ini dia merasa terganggu karena usahanya ikut berhenti. Alasannya, listrik padam pada jam-jam produktif. Selain itu, padamnya listrik tidak hanya sekali, tapi dua kali. Tentu saja, baginya itu sangat merugikan. 

Hal yang sama diungkapkan Abdurahman, warga Desa Kauman. Menurut Rahman, listrik padam sebenarnya tidak masalah. Asal, padamnya tidak pada jam-jam produktif. Pagi hingga siang. Sebab, dampaknya sangat saya rasakan. Yakni, berkurangnya pendapatan. Dia menyarankan, seharusnya listrik padam sore saja, karena tidak mengganggu pekerjaan. Sebab, tidak dalam kondisi bekerja. 

Baca Juga :  Dinilai Potensial, 29 Destinasi Wisata Lamongan Bakal Dikembangkan

Dia berharap, PLN bisa mengambil kebijakan pro-pekerja. Kalaupun pemadaman dilakukan atas dasar perbaikan, sebisa mungkin tidak perlu mengorbankan pekerjaan masyarakat. Sebab, sangat berdampak pada pendapatan pekerja. Terutama bidang pekerjaan yang menggunakan listrik.  “Pemadaman tidak masalah, tapi ya jangan pada jam produktif,” kata dia. 

Manajer PLN Area Bojonegoro Dikdik AS, Taufik mengatakan, listrik padam karena gangguan, juga pemadaman terencana. Pemadaman terencana sudah dijadwal untuk proses pemeliharaan. Yakni, tindakan preventif memaksimalkan jaringan agar pasokan listrik tidak terganggu.“Untuk hari ini (kemarin, Red), itu pemadaman terencana karena ada pekerjaan pemeliharaan,” katanya.

Pemadaman listrik, menurut Dikdik, wajar adanya. Tidak semua kawasan kota mengalami pemadaman listrik. Sebagian saja. Di antaranya Ledok, Kauman, Jetak,Klangon, dan sejumlah kawasan di pinggiran kota. Selebihnya tidak terdampak pemadaman.Selama dua minggu ini, kata Dikdik, masih ada potensi pemadaman terencana. Sebab, pemadaman untuk proses pemeliharaan.

Baca Juga :  Pasar Baru Tuban Terbakar Hebat

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/