alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Harga Cabai Rawit Tembus Rp 82 Ribu

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro — Cabai rawit harganya semakin tidak terkendali. Saat ini menembus Rp 82.000 per kilogram. Pengaruh pasokan karena musim hujan dan momentum Hari Natal dan Tahun Baru (Natar) mengakibatkan harga komoditas cabai rawit melambung. Padahal, awal Desember harga cabai rawit Rp 30.000 per kilogram naik menjadi Rp 60.000.
Sumiyati, pedagang Pasar Bojonegoro Kota mengatakan, bahwa sebenarnya semua jenis cabai mengalami kenaikan. Namun jenis cabai yang termahal sekarang cabai rawit, yakni tembus Rp 82.000 hingga Rp 83.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai keriting yang awalnya Rp 20.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 42.000.
“Lalu harga cabai biasa yang awalnya Rp 20 ribuan per kilogram juga naik menjadi Rp 36 ribu per kilogram,” tambahnya.
Menurutnya, kenaikan harga cabai memang sudah langganan tiap akhir tahun. Karena akhri tahun merupakan musim hujan, sehingga panen cabai tidak bisa optimal. “Mungkin karena musim hujan, jadi hasil panennya tidak sebanyak biasanya. Kemungkinan juga karena jelang tahun baru,” imbuhnya. Adapun pasokan cabai bukan dari Bojonegoro, namun dari Blitar dan Kediri.
Hal serupa dikatakan Sri, bahwa dirinya tidak berani kulakan cabai rawit terlalu banyak. Selain karena harganya sangat mahal, tentu ia juga khawatir cabainya lekas busuk akibat tidak segera laku. “Pembeli sekarang rata-rata hanya beli cabai seperempat kilogram saja,” tambahnya.
Sri menambahkan, harga bawang putih dan bawang merah terpantau normal. Sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu per kilogram. Sementara harga telur ayam hanya naik sedikit, awalnya Rp 20 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 22.50.

Baca Juga :  Tiga Atlet Raih Medali Pekan Paralympic Provinsi Jawa Timur 2021

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro — Cabai rawit harganya semakin tidak terkendali. Saat ini menembus Rp 82.000 per kilogram. Pengaruh pasokan karena musim hujan dan momentum Hari Natal dan Tahun Baru (Natar) mengakibatkan harga komoditas cabai rawit melambung. Padahal, awal Desember harga cabai rawit Rp 30.000 per kilogram naik menjadi Rp 60.000.
Sumiyati, pedagang Pasar Bojonegoro Kota mengatakan, bahwa sebenarnya semua jenis cabai mengalami kenaikan. Namun jenis cabai yang termahal sekarang cabai rawit, yakni tembus Rp 82.000 hingga Rp 83.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai keriting yang awalnya Rp 20.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 42.000.
“Lalu harga cabai biasa yang awalnya Rp 20 ribuan per kilogram juga naik menjadi Rp 36 ribu per kilogram,” tambahnya.
Menurutnya, kenaikan harga cabai memang sudah langganan tiap akhir tahun. Karena akhri tahun merupakan musim hujan, sehingga panen cabai tidak bisa optimal. “Mungkin karena musim hujan, jadi hasil panennya tidak sebanyak biasanya. Kemungkinan juga karena jelang tahun baru,” imbuhnya. Adapun pasokan cabai bukan dari Bojonegoro, namun dari Blitar dan Kediri.
Hal serupa dikatakan Sri, bahwa dirinya tidak berani kulakan cabai rawit terlalu banyak. Selain karena harganya sangat mahal, tentu ia juga khawatir cabainya lekas busuk akibat tidak segera laku. “Pembeli sekarang rata-rata hanya beli cabai seperempat kilogram saja,” tambahnya.
Sri menambahkan, harga bawang putih dan bawang merah terpantau normal. Sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu per kilogram. Sementara harga telur ayam hanya naik sedikit, awalnya Rp 20 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 22.50.

Baca Juga :  Dansatgas TMMD 106 Kodim Cilacap, Lihat Langsung Aktivitas Warga Desa

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/