alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Natal tanpa Perayaan, Hanya Ibadah

Radar Tuban – Tidak hanya tahun baru yang dipastikan tanpa perayaan, Natal pun demikian. Hari raya umat Nasrani itu kemarin (17/12) disepakati tanpa pesta berlebihan. Hanya ibadah. Dengan jamaah yang terbatas dan waktu pelaksanaan yang ditentukan.

Hal itu untuk meminimalisir risiko penularan covid yang semakin parah. Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Tuban Eko Sumarno menyam paikan kesepakatan jamaah gereja yang tidak akan merayakan Natal dan tahun baru.

Peringatan hari kelahiran Yesus Kristus itu hanya diperingati dengan ibadah, sesuai dengan protokol kesehatan. ‘’Kami akan memeringati Natal hanya dengan ibadah dan tanpa perayaan apa pun,’’ terang dia dalam dialog di halaman Mapolres Tuban kemarin.

Baca Juga :  Kepincut Jadi Pesilat

Eko menjelaskan jamaah Natal akan dibatasi maksimal 30 persen dari total kapasitas gereja. Itu dilakukan agar ada jarak antar jamaah selama beribadah.

Seperti diketahui, di Tuban tercatat 52 gereja. Dari jumlah tersebut, hanya 27 gereja yang akan melaksanakan kegiatan Natal. ‘’Semua pelaksanaan ibadah Natal akan menyesuaikan protokol kesehatan yang berlaku,’’ ungkap dia.

Dalam giat tersebut, juga dibahas pengamanan rangkaian Natal dan tahun baru. Pengamanan akan menerjunkan 185 personel Polres Tuban dibantu 135 personel gabungan dari TNI, dishub, dan satpol PP.

Petugas gabungan akan diturunkan ke titik-titik rawan mulai 21 Desember hingga 4 Januari 2021. ‘’Petugas juga wajib mengingatkan pentingnya protokol kesehatan,’’ tegas Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono.

Baca Juga :  Pedagang Minta Perbaikan Pasar Usai Lebaran

Ruruh menjelaskan kegiatan pendisiplinan prokes kepada masyarakat menjadi fokus utama. Terutama di tempat-tempat wisata saat momen liburan. Termasuk kegiatan masyarakat yang mendatangkan kerumunan untuk merayakan tahun baru akan dilarang.

‘’Kita sudah koordinasi dengan gugus tugas, segala bentuk kerumunan akan kita tertibkan. Jika masih ada yang melanggar akan kami bubarkan,’’ ujar dia. Di waktu yang bersamaan, kemarin dilakukan pengecekan kendaraan operasional Polres Tuban. Seluruh kendaraan sebelum beroperasi untuk pengamanan Natal dan tahun baru dicek kesiapannya. Baik roda dua maupun roda empat.

Radar Tuban – Tidak hanya tahun baru yang dipastikan tanpa perayaan, Natal pun demikian. Hari raya umat Nasrani itu kemarin (17/12) disepakati tanpa pesta berlebihan. Hanya ibadah. Dengan jamaah yang terbatas dan waktu pelaksanaan yang ditentukan.

Hal itu untuk meminimalisir risiko penularan covid yang semakin parah. Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Tuban Eko Sumarno menyam paikan kesepakatan jamaah gereja yang tidak akan merayakan Natal dan tahun baru.

Peringatan hari kelahiran Yesus Kristus itu hanya diperingati dengan ibadah, sesuai dengan protokol kesehatan. ‘’Kami akan memeringati Natal hanya dengan ibadah dan tanpa perayaan apa pun,’’ terang dia dalam dialog di halaman Mapolres Tuban kemarin.

Baca Juga :  Karena Tak Kunjung Ditegakkan, Satpol PP jadi Sorotan

Eko menjelaskan jamaah Natal akan dibatasi maksimal 30 persen dari total kapasitas gereja. Itu dilakukan agar ada jarak antar jamaah selama beribadah.

Seperti diketahui, di Tuban tercatat 52 gereja. Dari jumlah tersebut, hanya 27 gereja yang akan melaksanakan kegiatan Natal. ‘’Semua pelaksanaan ibadah Natal akan menyesuaikan protokol kesehatan yang berlaku,’’ ungkap dia.

Dalam giat tersebut, juga dibahas pengamanan rangkaian Natal dan tahun baru. Pengamanan akan menerjunkan 185 personel Polres Tuban dibantu 135 personel gabungan dari TNI, dishub, dan satpol PP.

Petugas gabungan akan diturunkan ke titik-titik rawan mulai 21 Desember hingga 4 Januari 2021. ‘’Petugas juga wajib mengingatkan pentingnya protokol kesehatan,’’ tegas Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono.

Baca Juga :  Anggap Dakwaan Jaksa Spekulatif

Ruruh menjelaskan kegiatan pendisiplinan prokes kepada masyarakat menjadi fokus utama. Terutama di tempat-tempat wisata saat momen liburan. Termasuk kegiatan masyarakat yang mendatangkan kerumunan untuk merayakan tahun baru akan dilarang.

‘’Kita sudah koordinasi dengan gugus tugas, segala bentuk kerumunan akan kita tertibkan. Jika masih ada yang melanggar akan kami bubarkan,’’ ujar dia. Di waktu yang bersamaan, kemarin dilakukan pengecekan kendaraan operasional Polres Tuban. Seluruh kendaraan sebelum beroperasi untuk pengamanan Natal dan tahun baru dicek kesiapannya. Baik roda dua maupun roda empat.

Artikel Terkait

Most Read

Waspada Siaga Merah Lagi

Digenjot Kombinasi Latihan

Pencari Kerja Belum Ada Penurunan

Artikel Terbaru


/