alexametrics
27 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

bantuan Penunjang Operasional Belum Cair, Verifikasi Berkas MA

Radar Bojonegoro – Lembaga madrasah aliyah (MA) mengajukan pencairan bantuan biaya penunjang operasional penyelenggaraan pendidikan (BPOPP) triwulan akhir tahun ini. Sehingga pencairan berlangsung bulan ini. Seperti diketahui, BPOPP merupakan program tistas dari Pemprov Jatim.

Sebelumnya menyasar SMA dan SMK. Sementara, MA baru terealisasi menjelang pergantian tahun ini. Program itupun berlanjut tahun depan. ‘’Ini masih proses verifikasi berkas. Untuk pencairan Desember ini,” kata Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Bojonegoro Abdul Wahid kemarin (17/12).

Menurut Wahid, berkas tersebut pengajuan rencana kerja anggaran madrasah (RKAM). Selanjutnya diverifikasi sebelum pencairan dana. Hingga kini belum 100 persen lembaga MA mengajukan dan melengkapi berkas. ‘’Tapi sudah 97 persen,” ujar pria tinggal di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas itu.

Baca Juga :  Alhamdulillah, BAZNAS Tuban Mempertahankan Opini Wajar

Menurut dia, selain itu lembaga juga perlu membuat rekening bank baru. Pencairan BPOPP dari provinsi ke rekening madrasah. Sehingga sebagian MA masih proses melampirkan pengajuan pencairan. ‘’Terus saya pantau dan dorong agar cepat. Karena sebentar lagi pergantian tahun,” tuturnya.

Mekanismenya, tutur Wahid, tidak jauh berbeda dengan proses pencairan BOS reguler dari pusat hingga DAK MA dari pemkab setempat. Data dipergunakan kurang lebih sama. Sehingga tidak ada kendala berarti, hanya perlu melengkapi. ‘’Insyaallah minggu depan sudah klir semua,” tandas dia.

Proses pencairan kali ini, MA menerima besaran dana dengan itungan mulai Oktober hingga Desember. Atau tiga bulan. Besaran tersebut mengacu jumlah siswa di setiap lembaga. Dikalikan dengan besaran setiap siswa di setiap bulannya yakni sekitar Rp 125 ribu.

Baca Juga :  DPRD Bojonegoro Kembali Gelar FGD Dua Raperda Inisiatif

Radar Bojonegoro – Lembaga madrasah aliyah (MA) mengajukan pencairan bantuan biaya penunjang operasional penyelenggaraan pendidikan (BPOPP) triwulan akhir tahun ini. Sehingga pencairan berlangsung bulan ini. Seperti diketahui, BPOPP merupakan program tistas dari Pemprov Jatim.

Sebelumnya menyasar SMA dan SMK. Sementara, MA baru terealisasi menjelang pergantian tahun ini. Program itupun berlanjut tahun depan. ‘’Ini masih proses verifikasi berkas. Untuk pencairan Desember ini,” kata Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Bojonegoro Abdul Wahid kemarin (17/12).

Menurut Wahid, berkas tersebut pengajuan rencana kerja anggaran madrasah (RKAM). Selanjutnya diverifikasi sebelum pencairan dana. Hingga kini belum 100 persen lembaga MA mengajukan dan melengkapi berkas. ‘’Tapi sudah 97 persen,” ujar pria tinggal di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas itu.

Baca Juga :  Datangkan Ikan dari Luar Kota

Menurut dia, selain itu lembaga juga perlu membuat rekening bank baru. Pencairan BPOPP dari provinsi ke rekening madrasah. Sehingga sebagian MA masih proses melampirkan pengajuan pencairan. ‘’Terus saya pantau dan dorong agar cepat. Karena sebentar lagi pergantian tahun,” tuturnya.

Mekanismenya, tutur Wahid, tidak jauh berbeda dengan proses pencairan BOS reguler dari pusat hingga DAK MA dari pemkab setempat. Data dipergunakan kurang lebih sama. Sehingga tidak ada kendala berarti, hanya perlu melengkapi. ‘’Insyaallah minggu depan sudah klir semua,” tandas dia.

Proses pencairan kali ini, MA menerima besaran dana dengan itungan mulai Oktober hingga Desember. Atau tiga bulan. Besaran tersebut mengacu jumlah siswa di setiap lembaga. Dikalikan dengan besaran setiap siswa di setiap bulannya yakni sekitar Rp 125 ribu.

Baca Juga :  Anak-anak SD pun ikut Kerja Bakti TMMD 106 Kodim CilacapĀ 

Artikel Terkait

Most Read

Tak Ada Perayaan

Artikel Terbaru


/