alexametrics
28.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

250 Perahu Nelayan Bersolek

JENU – Ada pemandangan berbeda di pesisir pantai Socorejo, Kecamatan Jenu kemarin (17/9). Sebanyak 250 perahu nelayan yang biasa dioperasikan melaut terlihat lebih cantik.

Tidak hanya bodi perahu saja yang dicat dengan motif mencolok, perahu juga dihias dengan properti untuk mempercantik tampilannya.

Perhelatan Festival Perahu Hias tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar warga Socorejo bekerja sama dengan Semen Gresik (SG).

Dalam acara tersebut hadir Direktur Produksi SG Joko Sulistiyanto, Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum SG Aris Sunarso, Kepala Seksi Bina Lingkungan Siswanto, forkopimka Jenu, serta komunitas dan masyarakat sekitar.

Ratusan nelayan terlihat berlomba untuk tampil yang terbaik. Setelah moda laut itu selesai dihias, perahu dilepas ke tengah laut untuk dinilai dan dipamerkan.

Acara pelepasan sekitar pukul 07.00 itu ditandai dengan tembakan ke udara oleh anggota Polsek Jenu. Dor! Perahu pun melaut. Laut pantai utara Tuban itu terlihat indah berwarna-warni.

Baca Juga :  Hotel Griya Dharma Kusuma Bakal Setor PAD

Acara berikutnya dilanjutkan dengan penanaman seribu pohon mangrove di kawasan Mangrove Green desa setempat. Persisnya sekitar 1 kilometer timur lokasi pelepasan perahu hias.

Ribuan masyarakat yang meliputi organisasi pecinta alam, Pramuka, klub internal SG, dan warga sekitar tampak antusias menghijaukan salah satu pantai di Tuban itu.

Selama mereka menanam mangrove, peserta dihibur dengan musik akustik dari salah satu sekolah di Tuban.

Direktur Produksi SG Joko Sulistiyanto mengatakan, acara di desa ring satu tersebut sekaligus menjadi rangkaian HUT ke-60 SG. Acara rutin tahunan itu menjadi salah satu bukti SG dalam berkontribusi menghijaukan lingkungan.

Sekaligus menjadi kegiatan sosial melibatkan direksi SG bersama masyarakat. ‘’Semoga ini bisa mengedukasi generasi penerus kita kalau peduli lingkungan itu sangat penting,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Mendag: Expo Dubai Perluas Pasar Ekspor ke Timur Tengah

Joko menegaskan, salah satu badan usaha milik negara (BUMN) terbesar itu akan terus berkomitmen membantu seluruh program Pemkab Tuban di semua lini.

Mulai sosial, olahraga, keagamaan, maupun kegiatan lain. ‘’Kegiatan bermanfaat seperti ini semoga bisa tetap istiqamah, berkelanjutan terus-menerus. Sehingga bisa menjadi kegiatan estafet secara turun-temurun,’’ tambah dia.

Kepala Desa Socorejo Arief Rahman Hakim memberikan apresiasi atas bantuan SG dalam agenda rutin di desanya. Dia berharap, kegiatan yang dibantu SG tersebut tidak hanya bisa meningkat, namun juga bertambah dengan kegiatan-kegiatan lain.

‘’Dengan bantuan SG, 1-2 tahun lagi sangat mungkin Socorejo bisa menjadi salah satu ikon wisata laut di Tuban,’’ kata pria jebolan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jogjakarta itu.

JENU – Ada pemandangan berbeda di pesisir pantai Socorejo, Kecamatan Jenu kemarin (17/9). Sebanyak 250 perahu nelayan yang biasa dioperasikan melaut terlihat lebih cantik.

Tidak hanya bodi perahu saja yang dicat dengan motif mencolok, perahu juga dihias dengan properti untuk mempercantik tampilannya.

Perhelatan Festival Perahu Hias tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar warga Socorejo bekerja sama dengan Semen Gresik (SG).

Dalam acara tersebut hadir Direktur Produksi SG Joko Sulistiyanto, Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum SG Aris Sunarso, Kepala Seksi Bina Lingkungan Siswanto, forkopimka Jenu, serta komunitas dan masyarakat sekitar.

Ratusan nelayan terlihat berlomba untuk tampil yang terbaik. Setelah moda laut itu selesai dihias, perahu dilepas ke tengah laut untuk dinilai dan dipamerkan.

Acara pelepasan sekitar pukul 07.00 itu ditandai dengan tembakan ke udara oleh anggota Polsek Jenu. Dor! Perahu pun melaut. Laut pantai utara Tuban itu terlihat indah berwarna-warni.

Baca Juga :  Hore, Air Mancur Mini di Alun-Alun

Acara berikutnya dilanjutkan dengan penanaman seribu pohon mangrove di kawasan Mangrove Green desa setempat. Persisnya sekitar 1 kilometer timur lokasi pelepasan perahu hias.

Ribuan masyarakat yang meliputi organisasi pecinta alam, Pramuka, klub internal SG, dan warga sekitar tampak antusias menghijaukan salah satu pantai di Tuban itu.

Selama mereka menanam mangrove, peserta dihibur dengan musik akustik dari salah satu sekolah di Tuban.

Direktur Produksi SG Joko Sulistiyanto mengatakan, acara di desa ring satu tersebut sekaligus menjadi rangkaian HUT ke-60 SG. Acara rutin tahunan itu menjadi salah satu bukti SG dalam berkontribusi menghijaukan lingkungan.

Sekaligus menjadi kegiatan sosial melibatkan direksi SG bersama masyarakat. ‘’Semoga ini bisa mengedukasi generasi penerus kita kalau peduli lingkungan itu sangat penting,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Gelombang Ganas Intai Pantura, Ini Dampaknya

Joko menegaskan, salah satu badan usaha milik negara (BUMN) terbesar itu akan terus berkomitmen membantu seluruh program Pemkab Tuban di semua lini.

Mulai sosial, olahraga, keagamaan, maupun kegiatan lain. ‘’Kegiatan bermanfaat seperti ini semoga bisa tetap istiqamah, berkelanjutan terus-menerus. Sehingga bisa menjadi kegiatan estafet secara turun-temurun,’’ tambah dia.

Kepala Desa Socorejo Arief Rahman Hakim memberikan apresiasi atas bantuan SG dalam agenda rutin di desanya. Dia berharap, kegiatan yang dibantu SG tersebut tidak hanya bisa meningkat, namun juga bertambah dengan kegiatan-kegiatan lain.

‘’Dengan bantuan SG, 1-2 tahun lagi sangat mungkin Socorejo bisa menjadi salah satu ikon wisata laut di Tuban,’’ kata pria jebolan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jogjakarta itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/