alexametrics
24 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Pleno Penetapan Hasil Pileg Belum Jelas

KOTA – KPUK Lamongan hingga kemarin (17/7) belum mendapatkan instruksi untuk melakukan pleno penetapan perolehan kursi DPRD setempat. Ketua KPUK Lamongan, Mahrus Ali, mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi bahwa KPU RI telah menerima surat jawaban terkait BRPK dari MK.

Dalam surat tersebut, tidak terdapat gugatan pemilu di Lamongan. ‘’Setelah kami melihat rilis jawaban surat MK beserta lampirannya, memang tidak tercantum,’’ katanya.

Seharusnya, pleno penetapan caleg terpilih DPRD Lamongan bisa segera dilaksanakan. Namun, Mahrus mengaku belum mendapatkan instruksi untuk melakukan pleno penetapan dari KPU RI. ‘’Kita tinggal menunggu SE KPU RI terkait instruksi ke jajaran bawahnya,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Dinkes Lamongan: Dikirimi 15 Ribu Vaksin Booster Moderna

Sekretaris DPRD Lamongan, Aris Wibawa, mengaku belum menerima hasil pileg dari KPUK setempat. Kesekretariatan DPRD Lamongan khawatir pelantikan anggota DPRD yang dijadwalkan akhir bulan depan tertunda.

‘’Kalau belum ada, pasti berpengaruh dengan pelantikan di dewan (DPRD Lamongan),’’ ujar Aris saat dikonfirmasi via ponsel.

Dia menjelaskan, sesuai rapat di Jogjakarta beberapa waktu lalu, pelantikan caleg terpilih DPRD Lamongan dijadwalkan 24 Agustus nanti.

‘’Logikanya kan SK itu nantinya butuh waktu 14 hari diproses di gubernur. Mudah-mudahan nanti tepat waktu,’’ harap Aris.

Dia juga berharap pleno penetapan caleg terpilih bisa segera dilaksanakan KPUK Lamongan. Sehingga, pihaknya bisa mempersiapkan hal yang dibutuhkan dalam pelantikan mendatang.

Baca Juga :  Tak Berharap Banyak dari Wisatawan

‘’Harapan kita segera ada sikap dari KPU. Karena kita kan tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK),’’ harapnya. Seperti diberitakan, penundaan penetapan pleno itu karena SE KPU RI nomor 986/PL.01.9-SD/03/KPU/VII/2019. Instruksinya, KPUK tidak melakukan pleno penetapan sebelum KPU RI menerima surat resmi dari kepaniteraan MK.

KOTA – KPUK Lamongan hingga kemarin (17/7) belum mendapatkan instruksi untuk melakukan pleno penetapan perolehan kursi DPRD setempat. Ketua KPUK Lamongan, Mahrus Ali, mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi bahwa KPU RI telah menerima surat jawaban terkait BRPK dari MK.

Dalam surat tersebut, tidak terdapat gugatan pemilu di Lamongan. ‘’Setelah kami melihat rilis jawaban surat MK beserta lampirannya, memang tidak tercantum,’’ katanya.

Seharusnya, pleno penetapan caleg terpilih DPRD Lamongan bisa segera dilaksanakan. Namun, Mahrus mengaku belum mendapatkan instruksi untuk melakukan pleno penetapan dari KPU RI. ‘’Kita tinggal menunggu SE KPU RI terkait instruksi ke jajaran bawahnya,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Mencoba Garap Wisata Geopark

Sekretaris DPRD Lamongan, Aris Wibawa, mengaku belum menerima hasil pileg dari KPUK setempat. Kesekretariatan DPRD Lamongan khawatir pelantikan anggota DPRD yang dijadwalkan akhir bulan depan tertunda.

‘’Kalau belum ada, pasti berpengaruh dengan pelantikan di dewan (DPRD Lamongan),’’ ujar Aris saat dikonfirmasi via ponsel.

Dia menjelaskan, sesuai rapat di Jogjakarta beberapa waktu lalu, pelantikan caleg terpilih DPRD Lamongan dijadwalkan 24 Agustus nanti.

‘’Logikanya kan SK itu nantinya butuh waktu 14 hari diproses di gubernur. Mudah-mudahan nanti tepat waktu,’’ harap Aris.

Dia juga berharap pleno penetapan caleg terpilih bisa segera dilaksanakan KPUK Lamongan. Sehingga, pihaknya bisa mempersiapkan hal yang dibutuhkan dalam pelantikan mendatang.

Baca Juga :  Masa Tenang Rawan Politik Uang

‘’Harapan kita segera ada sikap dari KPU. Karena kita kan tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK),’’ harapnya. Seperti diberitakan, penundaan penetapan pleno itu karena SE KPU RI nomor 986/PL.01.9-SD/03/KPU/VII/2019. Instruksinya, KPUK tidak melakukan pleno penetapan sebelum KPU RI menerima surat resmi dari kepaniteraan MK.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/