alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Kemarau April atau Mei ?

KOTA – Menurut Kasi Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Muslimin, musim kemarau diprediksi terjadi bulan ini. Namun masih terdapat guyuran hujan. Pernyataan itu berbeda dengan Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Suprapto yang menyatakan, musim kemarau diprediksi Mei mendatang. Kondisi udara panas saat ini disebabkan sedang masa pancaroba. ‘’Iya April ini seharusnya sudah kemarau.

Memang berdasarkan prakiraan cuaca memang masih terdapat guyuran hujan lokal,’’ kata Muslimin selasa (17/4). Namun, menurut dia, guyuran hujan cukup wajar terjadi di awal musim kemarau. Sehingga dia memastikan bukan pertanda adanya potensi kemarau basah. ‘’Dua minggu ini cuaca panas lebih mendominasi. Kalaupun hujan turun tidak merata,’’ terangnya.

Baca Juga :  Pengecoran Jalan di Lamongan Terkendala Cuaca

Berdasarkan prakiraan BMKG mulai 13 April hingga hari ini (17/4) diperkirakan turun hujan pada siang hari, dengan kecepatan angin sekitar 30 kilometer (km) per jam. Sedangkan, saat pagi hari diprediksi cerah, sedangkan malam hari berawan. ‘’Kita update tiap hari prakiraan cuaca yang terjadi.

Berharap musim ini cuaca normal,’’ katanya. Sebaliknya, seminggu ini terjadi cuaca panas ekstrem di siang hari. Dari pantauan wartawan koran ini, guyuran hujan hanya terjadi Sabtu malam lalu. Masih adanya guyuran hujan lokal tak berpengaruh pada sektor pertanian. ‘’Kalau kemarau basah, dengan intensitas hujan tinggi di musim kemarau baru berpengaruh,’’ pungkasnya.

KOTA – Menurut Kasi Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Muslimin, musim kemarau diprediksi terjadi bulan ini. Namun masih terdapat guyuran hujan. Pernyataan itu berbeda dengan Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Suprapto yang menyatakan, musim kemarau diprediksi Mei mendatang. Kondisi udara panas saat ini disebabkan sedang masa pancaroba. ‘’Iya April ini seharusnya sudah kemarau.

Memang berdasarkan prakiraan cuaca memang masih terdapat guyuran hujan lokal,’’ kata Muslimin selasa (17/4). Namun, menurut dia, guyuran hujan cukup wajar terjadi di awal musim kemarau. Sehingga dia memastikan bukan pertanda adanya potensi kemarau basah. ‘’Dua minggu ini cuaca panas lebih mendominasi. Kalaupun hujan turun tidak merata,’’ terangnya.

Baca Juga :  PENGENDALIAN BANJIR DI WILAYAH LAMONGAN

Berdasarkan prakiraan BMKG mulai 13 April hingga hari ini (17/4) diperkirakan turun hujan pada siang hari, dengan kecepatan angin sekitar 30 kilometer (km) per jam. Sedangkan, saat pagi hari diprediksi cerah, sedangkan malam hari berawan. ‘’Kita update tiap hari prakiraan cuaca yang terjadi.

Berharap musim ini cuaca normal,’’ katanya. Sebaliknya, seminggu ini terjadi cuaca panas ekstrem di siang hari. Dari pantauan wartawan koran ini, guyuran hujan hanya terjadi Sabtu malam lalu. Masih adanya guyuran hujan lokal tak berpengaruh pada sektor pertanian. ‘’Kalau kemarau basah, dengan intensitas hujan tinggi di musim kemarau baru berpengaruh,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/