alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Istri Wakil Bupati dr Endah Wahyu Utami Tutup Usia

Radar Bojonegoro – Tahlil berkumandang ketika jenazah dr Endah Wahyu Utami tiba di rumah duka sekitar pukul 20.15 tadi malam (17/3). Pelayat berdatangan. Suara tahlil semakin deras menyambut almarhumah istri Wakil Bupati (Wabup) Budi Irawanto.

Ambulans bertuliskan RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo dengan pelat nopol S 7262 AP mengantar hingga gerbang rumah dinas. Seketika pelayat mendekat ambulans. Bersiap mengangkat jenazah ke dalam rumah duka.

Gema tahlil terus bergema. Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, itu pun menjadi ramai. Motor dan mobil terparkir di sepanjang jalan membujur timur-barat itu. Sekitar pukul 20.27 Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah tiba ke rumah duka. Mengenakan busana hitam dengan balutan hijab putih.

Turun dari mobil dengan menundukkan kepala, berjalan masuk ke rumah duka. Bu Anna memanjatkan doa dan khusyuk. Duka yang mendalam turut dirasakan Wabup Budi Irawanto. Tetap tegar dan sekitar pukul 20.58, Wawan sapaan akrabnya menyapa pelayat di teras rumah. Berbincang beberapa saat. Dengan berpeci, Wawan juga menyalami petakziah hingga di jalan raya.

Baca Juga :  Komisi B Pastikan Pasar Banjarejo Belum Pulih

Duka juga dirasakan Dyah Lestari, adik bungsu mendiang dr Endah Wahyu Utami. Ia tak kuasa menahan air matanya. Suasana berkabung masih menyelimutinya. Kesan terhadap mendiang ialah sosok yang baik dan jadi panutan adik-adiknya. Mendiang merupakan dokter dan anak pertama dari empat bersaudara. “Dokter Endah kakak yang baik dan jadi panutan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Dyah menyampaikan, bahwa mendiang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Malang. Lebih dari dua minggu. Mendiang berjuang melawan penyakit kanker usus. Rencananya, jenazah dimakamkan pagi ini (18/3) di tempat pemakaman umum (TPU) Kelurahan Sumbang. “Beliau dirawat sudah lebih dari dua minggu. Beliau sudah lama sakit kanker usus,” tutur Dyah.

Baca Juga :  Persibo Wajib Menang

Perlu diketahui, dr Endah Wahyu Utami lahir di Ngawi 53 tahun yang lalu. Mendiang merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang 1992 silam. Sejak 1996, mendiang menjadi dokter di RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

Lurah Sumbang Winarto mengatakan, aparatur kelurahan setempat menyiapkan proses pemakaman di TPU Sumbang. Rencananya dimakamkan pukul 10.00 hari ini. Pemakaman almarhum dr Endah akan ditempatkan di samping pusara ibu kandungnya, yakni Ibu Islamatun. Ibu kandung alarmarhum atau mertua Wabup sebelumnya juga dimakamkan di TPU Sumbang, pada 25 Desember 2019. ‘’Akan dimakamkan dekat atau berdampingan dengan makam ibunya,’’ ujar mantan Lurah Ledok Kulon itu. (irv)

Radar Bojonegoro – Tahlil berkumandang ketika jenazah dr Endah Wahyu Utami tiba di rumah duka sekitar pukul 20.15 tadi malam (17/3). Pelayat berdatangan. Suara tahlil semakin deras menyambut almarhumah istri Wakil Bupati (Wabup) Budi Irawanto.

Ambulans bertuliskan RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo dengan pelat nopol S 7262 AP mengantar hingga gerbang rumah dinas. Seketika pelayat mendekat ambulans. Bersiap mengangkat jenazah ke dalam rumah duka.

Gema tahlil terus bergema. Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, itu pun menjadi ramai. Motor dan mobil terparkir di sepanjang jalan membujur timur-barat itu. Sekitar pukul 20.27 Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah tiba ke rumah duka. Mengenakan busana hitam dengan balutan hijab putih.

Turun dari mobil dengan menundukkan kepala, berjalan masuk ke rumah duka. Bu Anna memanjatkan doa dan khusyuk. Duka yang mendalam turut dirasakan Wabup Budi Irawanto. Tetap tegar dan sekitar pukul 20.58, Wawan sapaan akrabnya menyapa pelayat di teras rumah. Berbincang beberapa saat. Dengan berpeci, Wawan juga menyalami petakziah hingga di jalan raya.

Baca Juga :  Komisi B Pastikan Pasar Banjarejo Belum Pulih

Duka juga dirasakan Dyah Lestari, adik bungsu mendiang dr Endah Wahyu Utami. Ia tak kuasa menahan air matanya. Suasana berkabung masih menyelimutinya. Kesan terhadap mendiang ialah sosok yang baik dan jadi panutan adik-adiknya. Mendiang merupakan dokter dan anak pertama dari empat bersaudara. “Dokter Endah kakak yang baik dan jadi panutan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Dyah menyampaikan, bahwa mendiang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Malang. Lebih dari dua minggu. Mendiang berjuang melawan penyakit kanker usus. Rencananya, jenazah dimakamkan pagi ini (18/3) di tempat pemakaman umum (TPU) Kelurahan Sumbang. “Beliau dirawat sudah lebih dari dua minggu. Beliau sudah lama sakit kanker usus,” tutur Dyah.

Baca Juga :  GAGAS INOVASI KEAHLIAN WIRAUSAHA

Perlu diketahui, dr Endah Wahyu Utami lahir di Ngawi 53 tahun yang lalu. Mendiang merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang 1992 silam. Sejak 1996, mendiang menjadi dokter di RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

Lurah Sumbang Winarto mengatakan, aparatur kelurahan setempat menyiapkan proses pemakaman di TPU Sumbang. Rencananya dimakamkan pukul 10.00 hari ini. Pemakaman almarhum dr Endah akan ditempatkan di samping pusara ibu kandungnya, yakni Ibu Islamatun. Ibu kandung alarmarhum atau mertua Wabup sebelumnya juga dimakamkan di TPU Sumbang, pada 25 Desember 2019. ‘’Akan dimakamkan dekat atau berdampingan dengan makam ibunya,’’ ujar mantan Lurah Ledok Kulon itu. (irv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/