alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Fokus Kembangkan Peningkatan SDM Tuban

TUBAN –  Selain berkontribusi untuk perkembangan perekonomian nasional dan penerimaan negara, PT Pertamina (Persero) juga berperan aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada masyarakat. Terutama para pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi, dan elemen masyarakat lainnya. 

Salah satunya yakni bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tuban dalam pelaksanaan pelatihan kerja untuk masyarakat sekitar kilang New Grass Root Refinery (NGRR). Tahap pertama pelatihan calon tenaga kerja proyek kilang minyak NGRR, Jumat (15/3) lalu dibuka langsung oleh Bupati Tuban Fathul Huda dan Sekda Tuban Budi Wiyana. Turut hadir Vice President (VP) Project HSSE MP2 Pertamina Sahadi, dan Project Coordinator Kilang NGRR Kadek Ambara Jaya.

Bertempat di Aula BLK Tuban, acara tersebut diikuti oleh 111 lulusan SMK dan SMA dari Desa Wadung, Sumurgeneng, Kaliuntu, Rawasan, dan Mentoso, kelimanya di Kecamatan Jenu. Rinciannya, safetyman (pengawas keselamatan) 31 orang, security (tenaga pengamanan) 10 orang, dan pelatihan K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) dasar sebanyak 70 orang.

Baca Juga :  Tujuh Kecamatan Lamongan Masih Zona Merah

Project Coordinator Kilang NGRR Kadek mengatakan pelatihan dimaksudkan untuk meningkatkan nilai jual tenaga kerja di sekitar proyek strategis nasional tersebut. Diharapkan pelatihan keahlian yang diberikan tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi penerima manfaat. ‘’Kepedulian terhadap komunitas, masyarakat dan lingkungan merupakan salah satu komitmen tanggung jawab perusahaan,’’ tutur pria kelahiran Bali ini.

Kadek menjelaskan kilang NGRR diharapkan menjadi penopang pemenuhan kebutuhan energi di Indonesia. Pembangunan kilang nantinya bisa mengurangi impor kebutuhan bahan bakar mesin (BBM) negara. Sehingga akan mengurangi ketergantungan energi nasional pada negara lain. Kilang minyak Tuban ini memiliki kapasitas produksi mencapai 300 ribu barel/hari, dengan kompleksitas kilang di atas 9 NCI (Nelson Complexity Index) dan karakteristik produk level Euro 5.

Baca Juga :  Minim SDM, Para Pemuda ini Mendirikan Perpustakaan Desa

Bupati Tuban Fathul Huda dalam sambutannya menyampaikan pelatihan tenaga kerja tersebut adalah salah satu bukti komitmen Pertamina dalam memberdayakan masyarakat Bumi Wali. Dia berharap, usai pelatihan seluruh pemuda dan masyarakat sekitar kilang bisa menerima manfaat untuk diimplementasikan langsung di dunia kerja. ‘’Tunjukkan kalau warga bisa lebih sejahtera setelah ada kilang minyak dari Pertamina ini,’’ tutur bupati kelahiran Montong, Tuban ini.

TUBAN –  Selain berkontribusi untuk perkembangan perekonomian nasional dan penerimaan negara, PT Pertamina (Persero) juga berperan aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada masyarakat. Terutama para pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi, dan elemen masyarakat lainnya. 

Salah satunya yakni bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tuban dalam pelaksanaan pelatihan kerja untuk masyarakat sekitar kilang New Grass Root Refinery (NGRR). Tahap pertama pelatihan calon tenaga kerja proyek kilang minyak NGRR, Jumat (15/3) lalu dibuka langsung oleh Bupati Tuban Fathul Huda dan Sekda Tuban Budi Wiyana. Turut hadir Vice President (VP) Project HSSE MP2 Pertamina Sahadi, dan Project Coordinator Kilang NGRR Kadek Ambara Jaya.

Bertempat di Aula BLK Tuban, acara tersebut diikuti oleh 111 lulusan SMK dan SMA dari Desa Wadung, Sumurgeneng, Kaliuntu, Rawasan, dan Mentoso, kelimanya di Kecamatan Jenu. Rinciannya, safetyman (pengawas keselamatan) 31 orang, security (tenaga pengamanan) 10 orang, dan pelatihan K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) dasar sebanyak 70 orang.

Baca Juga :  Pelatihan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa 2017

Project Coordinator Kilang NGRR Kadek mengatakan pelatihan dimaksudkan untuk meningkatkan nilai jual tenaga kerja di sekitar proyek strategis nasional tersebut. Diharapkan pelatihan keahlian yang diberikan tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi penerima manfaat. ‘’Kepedulian terhadap komunitas, masyarakat dan lingkungan merupakan salah satu komitmen tanggung jawab perusahaan,’’ tutur pria kelahiran Bali ini.

Kadek menjelaskan kilang NGRR diharapkan menjadi penopang pemenuhan kebutuhan energi di Indonesia. Pembangunan kilang nantinya bisa mengurangi impor kebutuhan bahan bakar mesin (BBM) negara. Sehingga akan mengurangi ketergantungan energi nasional pada negara lain. Kilang minyak Tuban ini memiliki kapasitas produksi mencapai 300 ribu barel/hari, dengan kompleksitas kilang di atas 9 NCI (Nelson Complexity Index) dan karakteristik produk level Euro 5.

Baca Juga :  Tuban Mendatang Lebih Baik

Bupati Tuban Fathul Huda dalam sambutannya menyampaikan pelatihan tenaga kerja tersebut adalah salah satu bukti komitmen Pertamina dalam memberdayakan masyarakat Bumi Wali. Dia berharap, usai pelatihan seluruh pemuda dan masyarakat sekitar kilang bisa menerima manfaat untuk diimplementasikan langsung di dunia kerja. ‘’Tunjukkan kalau warga bisa lebih sejahtera setelah ada kilang minyak dari Pertamina ini,’’ tutur bupati kelahiran Montong, Tuban ini.

Artikel Terkait

Most Read

Berharap Bisa Turunkan Al-Jaberi

Harus Selalu Bersatu

TERPENTING BAHAGIA

Artikel Terbaru


/