alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

27 Ribu Lebih Pemilih Potensial ‘’Tak Jelas’’

SEMENTARA itu, berdasar hasil penetapan daftar pemilih sementara (DPS) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban, jumlah daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) yang ‘’tidak jelas’’ mencapai 27 ribu orang lebih. Itu terlihat dari jumlah DPS yang ditetapkan KPUK.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban, jumlah DPS yang ditetapkan KPUK mengalami penyusutan sebanyak 27.612 orang dari DP4 yang mencapai 959.859 orang. Atau, tinggal tersisa 932.247 orang. Sementara jika dibanding dengan daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan bupati (pilbup) 2015 mengalami penyusutan sebanyak 4.521 orang dari DPT yang waktu itu ditetapkan 936.768 pemilih.

Komisioner KPUK Tuban Yayuk Dwi AS mengatakan, penyusutan PD4 manjadi DPS merupakan hal yang wajar. Sebab, DP4 merupakan data sementara dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diterima KPUK. Meskipun jumlah penyusutannya mencapai puluhan ribu.

Baca Juga :  Penambahan Komisioner Panwaskab Mundur

‘’DPS merupakan hasil pemutakhiran DP4 yang dilakukan PPDP (petugas pemutakhiran data pemilih). Dan, itu (jumlah DPS sebanyak 932.247 orang, Red) hasilnya,’’ terang Yayuk.

Disampaikan Yayuk, penyusutan DPS dari DP4 itu disebabkan beberapa hal. Diantaranya, daftar pemilih potensial yang sudah meninggal, pindah domisili, tidak diketahui, serta tidak memenuhi persyaratan sebagai pemilih. ‘’Dalam proses pemutakhiran DP4, PPDP sudah melakukan proses verifikasi secara door to door,’’ katanya memastikan bahwa proses verifikasi dari DP4 menjadi DPS sudah dilakukan dengan benar.

Lebih lanjut Yayuk menyampaikan, DPS merupakan data sementara sehingga masih memungkinkan mengalami perubahan lagi. Termasuk para pemilih potensial yang belum melakukan perekaman e-KTP. ‘’Selama belum ditetapkan menjadi DPT (daftar pemilih tetap), DPS masih bisa berubah,’’ tandas komisioner KPUK Tuban dua periode itu.

Baca Juga :  NIK Belum Terlacak, 453 Napi Belum Bisa Memilih

SEMENTARA itu, berdasar hasil penetapan daftar pemilih sementara (DPS) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban, jumlah daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) yang ‘’tidak jelas’’ mencapai 27 ribu orang lebih. Itu terlihat dari jumlah DPS yang ditetapkan KPUK.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban, jumlah DPS yang ditetapkan KPUK mengalami penyusutan sebanyak 27.612 orang dari DP4 yang mencapai 959.859 orang. Atau, tinggal tersisa 932.247 orang. Sementara jika dibanding dengan daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan bupati (pilbup) 2015 mengalami penyusutan sebanyak 4.521 orang dari DPT yang waktu itu ditetapkan 936.768 pemilih.

Komisioner KPUK Tuban Yayuk Dwi AS mengatakan, penyusutan PD4 manjadi DPS merupakan hal yang wajar. Sebab, DP4 merupakan data sementara dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diterima KPUK. Meskipun jumlah penyusutannya mencapai puluhan ribu.

Baca Juga :  Ketua Panwaskab Instruksikan Bahwa Trantib Pilkada Jadi Prioritas

‘’DPS merupakan hasil pemutakhiran DP4 yang dilakukan PPDP (petugas pemutakhiran data pemilih). Dan, itu (jumlah DPS sebanyak 932.247 orang, Red) hasilnya,’’ terang Yayuk.

Disampaikan Yayuk, penyusutan DPS dari DP4 itu disebabkan beberapa hal. Diantaranya, daftar pemilih potensial yang sudah meninggal, pindah domisili, tidak diketahui, serta tidak memenuhi persyaratan sebagai pemilih. ‘’Dalam proses pemutakhiran DP4, PPDP sudah melakukan proses verifikasi secara door to door,’’ katanya memastikan bahwa proses verifikasi dari DP4 menjadi DPS sudah dilakukan dengan benar.

Lebih lanjut Yayuk menyampaikan, DPS merupakan data sementara sehingga masih memungkinkan mengalami perubahan lagi. Termasuk para pemilih potensial yang belum melakukan perekaman e-KTP. ‘’Selama belum ditetapkan menjadi DPT (daftar pemilih tetap), DPS masih bisa berubah,’’ tandas komisioner KPUK Tuban dua periode itu.

Baca Juga :  Awalnya Tak Tahu Kalau Ada Sudirman Said

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/