alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Deklarasi Sekolah Ramah Anak, Ajak Cintai Lingkungan

TUBAN – Hari ulang tahun (HUT) ke-41 SMPN 2 Tuban diperingati dengan rangkaian kegiatan menarik. Puncak HUT yang digelar Sabtu (16/2) lalu bersamaan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional mengambil tema Cintai dan Selamatkan Bumi dari Sampah. Acara tersebut sekaligus menjadi momen SMPN 2 Tuban deklarasi sebagai Sekolah Ramah Anak.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban Nur Khamid, Kepala SMPN 2 Tuban Denny Trycahyo Utomo, mantan kepala SMPN 2 Tuban, pengawas, komite, alumnus, dan seluruh elemen terkait. Juga, keluarga besar SMPN 2 Tuban dan bapak/ibu guru serta siswa sekolah dasar (SD) peserta lomba dalam rangkaian HUT SMPN 2 Tuban.

Tujuan utama kegiatan tersebut adalah mempererat persaudaraan dan komunikasi keluarga besar SMPN 2 Tuban. Tujuan lainnya, agar seluruh warga SMPN 2 Tuban memiliki rasa cinta dan memiliki almamaternya. Sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri, SMPN 2 Tuban merasa memiliki kewajiban untuk terus menggelorakan semangat cinta lingkungan melalui berbagai program. 

Salah satu masalah lingkungan sekolah adalah karena banyaknya sampah. Karena itu, sangat perlu menanamkan jiwa dan semangat cinta lingkungan. 

Salah satu bentuk implementasi sekolah di Jalan Panglima Diponegoro Tuban ini adalah dengan menggelar tiga lomba yang melibatkan siswa-siswi sekolah dasar (SD) se-Tuban.

Baca Juga :  Pemanfaatan Pekarangan Melalui Hidroponik

Pertama, lomba melukis tema flora dan fauna. Dengan lomba ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan keragaman makhluk hidup yang perlu diselamatkan bersama. Melalui lomba poster, peserta didik dapat belajar tentang pentingnya ekosistem lingkungan tempat tinggalnya dan peduli pada keselamatan alam dari bahaya sampah. ‘’Cinta lingkungan harus ditanamkan sejak dini agar kelak menjadi penyelamat alam masa depan,’’ tegas Plt Kepala SMPN 2 Tuban Denny Tricahyo Utomo.

Selanjutnya, lomba kriya atau kerajinan tangan. Lomba ini diharapkan membangkitkan daya kreatifitas peserta didik agar dapat memanfaatkan barang bekas menjadi benda yang memiliki nilai jual dan seni. Tak kalah pentingnya, peserta juga dituntut kreatif dalam memanfaatkan bahan bekas atau limbah. Selain bisa menciptakan imajinasi dan kreatifitas, lomba ini juga penting untuk penyelamatan lingkungan. Siswa yang bisa menciptakan karya tangan dari bahan bekas bernilai seni tinggilah yang menjadi pemenangnya.

Selanjutnya, lukis gerabah. Pada lomba ini siswa dikenalkan tentang manfaat tanah liat sebagai salah satu elemen alam yang bisa memiliki nilai jual tinggi. Tidak hanya bermanfaat, gerabah juga harus dipercantik agar bisa lebih menarik. Siswa yang bisa mempercantik dan memperindah gerabah akan menjadi juara. ‘’Pesan dalam lomba ini adalah melatih kreativitas dan mengajak memanfaatkan tanah sebagai elemen alam untuk barang layak jual,’’ tambah Denny.

Baca Juga :  Kabupaten Lamongan Kembali Meraih penghargaan KLA

Selain serangkain kegiatan tersebut, SMPN 2 Tuban juga mengundang beberapa SD zona terdekat untuk mengikuti tryout bersama. Dengan lomba-lomba tersebut, diharapkan siswa mampu mempunyai wadah berkompetisi sesuai bidangnya, baik akademik maupun nonakademik. Semua diberikan wadah oleh SMPN 2 Tuban agar siswa mampu berkembang dan mengeksplor kemampuannya.

Ketua Panitia HUT ke-41 SMPN 2 Tuban Umi Nur Aisyah mengatakan, ulang tahun sekolah diperingati tiap tahun. Namun, baru tahun ini, peringatan dies natalis diselenggarakan dengan meriah dan melibatkan berbagai unsur pendidik. Dia berharap dengan peringatan hari jadi sekolah, SMPN 2 Tuban terus dikenal sebagai sekolah yang unggul mencetak generasi berprestasi masa depan. ‘’Seluruh penampil acara merupakan siswa didik SMPN 2 Tuban yang dilatih melalui ekstrakurikuler,’’ tambah dia.

TUBAN – Hari ulang tahun (HUT) ke-41 SMPN 2 Tuban diperingati dengan rangkaian kegiatan menarik. Puncak HUT yang digelar Sabtu (16/2) lalu bersamaan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional mengambil tema Cintai dan Selamatkan Bumi dari Sampah. Acara tersebut sekaligus menjadi momen SMPN 2 Tuban deklarasi sebagai Sekolah Ramah Anak.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban Nur Khamid, Kepala SMPN 2 Tuban Denny Trycahyo Utomo, mantan kepala SMPN 2 Tuban, pengawas, komite, alumnus, dan seluruh elemen terkait. Juga, keluarga besar SMPN 2 Tuban dan bapak/ibu guru serta siswa sekolah dasar (SD) peserta lomba dalam rangkaian HUT SMPN 2 Tuban.

Tujuan utama kegiatan tersebut adalah mempererat persaudaraan dan komunikasi keluarga besar SMPN 2 Tuban. Tujuan lainnya, agar seluruh warga SMPN 2 Tuban memiliki rasa cinta dan memiliki almamaternya. Sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri, SMPN 2 Tuban merasa memiliki kewajiban untuk terus menggelorakan semangat cinta lingkungan melalui berbagai program. 

Salah satu masalah lingkungan sekolah adalah karena banyaknya sampah. Karena itu, sangat perlu menanamkan jiwa dan semangat cinta lingkungan. 

Salah satu bentuk implementasi sekolah di Jalan Panglima Diponegoro Tuban ini adalah dengan menggelar tiga lomba yang melibatkan siswa-siswi sekolah dasar (SD) se-Tuban.

Baca Juga :  Kabupaten Lamongan Kembali Meraih penghargaan KLA

Pertama, lomba melukis tema flora dan fauna. Dengan lomba ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan keragaman makhluk hidup yang perlu diselamatkan bersama. Melalui lomba poster, peserta didik dapat belajar tentang pentingnya ekosistem lingkungan tempat tinggalnya dan peduli pada keselamatan alam dari bahaya sampah. ‘’Cinta lingkungan harus ditanamkan sejak dini agar kelak menjadi penyelamat alam masa depan,’’ tegas Plt Kepala SMPN 2 Tuban Denny Tricahyo Utomo.

Selanjutnya, lomba kriya atau kerajinan tangan. Lomba ini diharapkan membangkitkan daya kreatifitas peserta didik agar dapat memanfaatkan barang bekas menjadi benda yang memiliki nilai jual dan seni. Tak kalah pentingnya, peserta juga dituntut kreatif dalam memanfaatkan bahan bekas atau limbah. Selain bisa menciptakan imajinasi dan kreatifitas, lomba ini juga penting untuk penyelamatan lingkungan. Siswa yang bisa menciptakan karya tangan dari bahan bekas bernilai seni tinggilah yang menjadi pemenangnya.

Selanjutnya, lukis gerabah. Pada lomba ini siswa dikenalkan tentang manfaat tanah liat sebagai salah satu elemen alam yang bisa memiliki nilai jual tinggi. Tidak hanya bermanfaat, gerabah juga harus dipercantik agar bisa lebih menarik. Siswa yang bisa mempercantik dan memperindah gerabah akan menjadi juara. ‘’Pesan dalam lomba ini adalah melatih kreativitas dan mengajak memanfaatkan tanah sebagai elemen alam untuk barang layak jual,’’ tambah Denny.

Baca Juga :  Pemanfaatan Pekarangan Melalui Hidroponik

Selain serangkain kegiatan tersebut, SMPN 2 Tuban juga mengundang beberapa SD zona terdekat untuk mengikuti tryout bersama. Dengan lomba-lomba tersebut, diharapkan siswa mampu mempunyai wadah berkompetisi sesuai bidangnya, baik akademik maupun nonakademik. Semua diberikan wadah oleh SMPN 2 Tuban agar siswa mampu berkembang dan mengeksplor kemampuannya.

Ketua Panitia HUT ke-41 SMPN 2 Tuban Umi Nur Aisyah mengatakan, ulang tahun sekolah diperingati tiap tahun. Namun, baru tahun ini, peringatan dies natalis diselenggarakan dengan meriah dan melibatkan berbagai unsur pendidik. Dia berharap dengan peringatan hari jadi sekolah, SMPN 2 Tuban terus dikenal sebagai sekolah yang unggul mencetak generasi berprestasi masa depan. ‘’Seluruh penampil acara merupakan siswa didik SMPN 2 Tuban yang dilatih melalui ekstrakurikuler,’’ tambah dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/