alexametrics
23.4 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Amankan Pengedar Carnopen

- Advertisement -

KOTA – Polres Lamongan kemarin (17/1) mengungkap penangkapan pengedar pil dobel L dan carnopen seminggu terakhir. Orchida Icha Putra Prasetya, 27, asal  Desa Parengan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo ditangkap di jalan raya Tambakboyo, Kecamatan Tikung (10/1) dengan barang bukti 195 strip carnopen atau 19.500 butir. 

Kasus ini dikembangkan dan sehari kemudian polisi menangkap Chrismanto Fibiyanto Utomo, 33, warga desa setempat.

Tersangka ditangkap  di Jalan Ikan Layar Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Weru, Sidoarjo. Barang buktinya, 120 pack atau 120 ribu butir pil dobel L. 

 ‘’Tersangka Chrismanto tak lain juga rekan satu kelompok, menjadi kurir,’’ kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby Hutagalung. 

Menurut dia, Chrismanto menjadi otak peredaran obat terlarang tersebut.

Baca Juga :  Kemenag Segera Data Jumlah Mubalig di Kota Ledre
- Advertisement -

Dia meminta rekannya mengirimkan barang ke wilayah Tuban. Ongkos sekali jalan, Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta. 

‘’Tersangka memilih jalur selatan dibandingkan jalan nasional karena sangat aman sekali, tak begitu rawan operasi.

Pekerjaan utama keduanya sebagai ojek online di wilayah Sidoarjo,’’ imbuhnya.

Polisi sempat menemukan kardus dengan pengirim dari wilayah Cipinang, Jakarta di rumah Chrismanto.

Setelah ditelusuri, barang tersebut berasal dari Sulthon di wilayah Jakarta. Saat dicek di handphone, nama tersebut sangat banyak. 

‘’Menurut saya, tersangka melakukan alibi untuk memutus tali rantai peredaran hingga mengatakan dari salah seorang yang tidak dikenali rumahnya, hanya kenal,’’ ujar Kapolres.

Jika barang bukti kedua tersangka dirupiahkan, maka nilainya sekitar Rp 500 juta. Sampai saat ini, keduanya tersangka menjalani pemeriksaan. 

Baca Juga :  Asyiknya Pelatihan Guru Inovatif dan Kreatif

Sementara itu, Dr. Dyah Maya Sari, SpPD, spesialis penyakit dalam mengatakan, carnopen bisa menjadi obat bagi penderita antidepresi hingga kejang otot.

Namun, obat itu  disalahgunakan yang menimbulkan efek seseorang semakin berani hingga bergembira berlebihan.

‘’Kalau mengonsumsi tidak memakai resep dokter sangat berbahaya sekali bagi jantung maupun organ tubuh lainya,’’ ujar salah satu dokter di RSUD Dr Soegiri Lamongan ini.

KOTA – Polres Lamongan kemarin (17/1) mengungkap penangkapan pengedar pil dobel L dan carnopen seminggu terakhir. Orchida Icha Putra Prasetya, 27, asal  Desa Parengan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo ditangkap di jalan raya Tambakboyo, Kecamatan Tikung (10/1) dengan barang bukti 195 strip carnopen atau 19.500 butir. 

Kasus ini dikembangkan dan sehari kemudian polisi menangkap Chrismanto Fibiyanto Utomo, 33, warga desa setempat.

Tersangka ditangkap  di Jalan Ikan Layar Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Weru, Sidoarjo. Barang buktinya, 120 pack atau 120 ribu butir pil dobel L. 

 ‘’Tersangka Chrismanto tak lain juga rekan satu kelompok, menjadi kurir,’’ kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby Hutagalung. 

Menurut dia, Chrismanto menjadi otak peredaran obat terlarang tersebut.

Baca Juga :  Kemenag Segera Data Jumlah Mubalig di Kota Ledre
- Advertisement -

Dia meminta rekannya mengirimkan barang ke wilayah Tuban. Ongkos sekali jalan, Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta. 

‘’Tersangka memilih jalur selatan dibandingkan jalan nasional karena sangat aman sekali, tak begitu rawan operasi.

Pekerjaan utama keduanya sebagai ojek online di wilayah Sidoarjo,’’ imbuhnya.

Polisi sempat menemukan kardus dengan pengirim dari wilayah Cipinang, Jakarta di rumah Chrismanto.

Setelah ditelusuri, barang tersebut berasal dari Sulthon di wilayah Jakarta. Saat dicek di handphone, nama tersebut sangat banyak. 

‘’Menurut saya, tersangka melakukan alibi untuk memutus tali rantai peredaran hingga mengatakan dari salah seorang yang tidak dikenali rumahnya, hanya kenal,’’ ujar Kapolres.

Jika barang bukti kedua tersangka dirupiahkan, maka nilainya sekitar Rp 500 juta. Sampai saat ini, keduanya tersangka menjalani pemeriksaan. 

Baca Juga :  Tujuh RTLH Milik Warga Tanjungharjo Kini Layak Dihuni

Sementara itu, Dr. Dyah Maya Sari, SpPD, spesialis penyakit dalam mengatakan, carnopen bisa menjadi obat bagi penderita antidepresi hingga kejang otot.

Namun, obat itu  disalahgunakan yang menimbulkan efek seseorang semakin berani hingga bergembira berlebihan.

‘’Kalau mengonsumsi tidak memakai resep dokter sangat berbahaya sekali bagi jantung maupun organ tubuh lainya,’’ ujar salah satu dokter di RSUD Dr Soegiri Lamongan ini.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/