alexametrics
30.4 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Aspal Plastik Bakal Sentuh Pantura Tuban

 TUBAN – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan uji coba aspal plastik di sejumlah titik. Inovasi aspal berbahan limbah plastik itu juga dipastikan bakal dirasakan di Tuban, yang notabene masuk jalur nasional. 

Kepala urusan tata usaha Bina Marga Jalan Nasional Balai VIII Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Bambang Sudjatmiko menyampaikan, saat ini memang sudah ada rencana untuk menggunakan aspal plastik dalam peningkatan jalur pantura. Tapi, masih perlu dilakukan pengkajian lapangan terlebih dahulu. ‘’Ya, rencana ada (aspal plastik untuk pantura, Red). Namun, Selasa (19/12) kami baru diundang ke Jakarta. Jadi belum berani menyampaikan,’’ kata Bambang ketika dikonfirmasi sabtu (16/12). 

Baca Juga :  Blora Menuju Tiga Abad

Selain kajian di lapangan juga perlu dilakukan uji kondisi jalan pantura Tuban. Hal itu untuk menentukan komposisi yang pas dan sesuai dengan spesifikasi jalan Bina Marga. Menurutnya, jalur pantura merupakan jalur yang paling padat dan vital untuk jalur perokonomian. Overload kendaraan kerap terjadi hingga bisa berdampak pada kualitas jalan raya. 

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, selama ini kondisi jalur pantura masih menggunakan aspal pada umumnya. Selain itu ada sejumlah titik yang dicor beton. Seperti sepanjang jalan di Desa Glodonggede Kecamatan Tambakboyo hingga Desa Socorejo Kecamatan Jenu. Begitu juga di Desa/Kecamatan Tambakboyo. ‘’Mungkin habis dari Jakarta bisa kami sampaikan perkembangannya,’’ kata dia.

Baca Juga :  Bebaskan Lahan JLU Pertengahan 2018

 TUBAN – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan uji coba aspal plastik di sejumlah titik. Inovasi aspal berbahan limbah plastik itu juga dipastikan bakal dirasakan di Tuban, yang notabene masuk jalur nasional. 

Kepala urusan tata usaha Bina Marga Jalan Nasional Balai VIII Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Bambang Sudjatmiko menyampaikan, saat ini memang sudah ada rencana untuk menggunakan aspal plastik dalam peningkatan jalur pantura. Tapi, masih perlu dilakukan pengkajian lapangan terlebih dahulu. ‘’Ya, rencana ada (aspal plastik untuk pantura, Red). Namun, Selasa (19/12) kami baru diundang ke Jakarta. Jadi belum berani menyampaikan,’’ kata Bambang ketika dikonfirmasi sabtu (16/12). 

Baca Juga :  Kembali ke Proses Awal

Selain kajian di lapangan juga perlu dilakukan uji kondisi jalan pantura Tuban. Hal itu untuk menentukan komposisi yang pas dan sesuai dengan spesifikasi jalan Bina Marga. Menurutnya, jalur pantura merupakan jalur yang paling padat dan vital untuk jalur perokonomian. Overload kendaraan kerap terjadi hingga bisa berdampak pada kualitas jalan raya. 

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, selama ini kondisi jalur pantura masih menggunakan aspal pada umumnya. Selain itu ada sejumlah titik yang dicor beton. Seperti sepanjang jalan di Desa Glodonggede Kecamatan Tambakboyo hingga Desa Socorejo Kecamatan Jenu. Begitu juga di Desa/Kecamatan Tambakboyo. ‘’Mungkin habis dari Jakarta bisa kami sampaikan perkembangannya,’’ kata dia.

Baca Juga :  Dua Megaproyek Jalan Tetap Berlanjut

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/