alexametrics
25.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Perbaikan Tanggul Perlu Alat Berat

TIKUNG, Radar Lamongan –  BPBD Lamongan mendata ulang perbaikan tanggul sementara. Ternyata, ada satu tanggul turut Sungai Pengaron arah Deket di Desa Pengumbulanadi, Kecamatan Tikung yang belum dilakukan perbaikan setelah jebol.
Meskipun, kondisi air saat ini surut. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Muslimin, mengatakan, tanggul di wilayah tersebut belum dilakukan penutupan. Akibat jebol sepanjang 3 meter (m), air sempat meluber ke sejumlah lahan pertanian.
‘’Saluran air meluber,’’ katanya.
Menurut dia, setelah jebol, sempat direncanakan perbaikan. Namun, derasnya air membuat perbaikan sulit dilakukan. BPBD masih berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan perbaikan.
Muslimin khawatir setelah mengirimkan gedek dan bambu, perbaikan tanggul tak dikerjakan secepatnya. ‘’Masih menunggu informasi dari kepala desa dan kecamatan,’’ terangnya.
Dia menambahkan, pihaknya ke lokasi jebolnya tanggul kemarin. Diperlukan alat berat untuk melakukan perbaikan tanggul sementara. Namun, akses jalan alat berat menuju lokasi cukup sulit.
‘’Kalau alat berat tidak bisa, opsi lainnya manual dengan masyarakat,’’ katanya.

Baca Juga :  Kerjakan PJU Jalur Babat

TIKUNG, Radar Lamongan –  BPBD Lamongan mendata ulang perbaikan tanggul sementara. Ternyata, ada satu tanggul turut Sungai Pengaron arah Deket di Desa Pengumbulanadi, Kecamatan Tikung yang belum dilakukan perbaikan setelah jebol.
Meskipun, kondisi air saat ini surut. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Muslimin, mengatakan, tanggul di wilayah tersebut belum dilakukan penutupan. Akibat jebol sepanjang 3 meter (m), air sempat meluber ke sejumlah lahan pertanian.
‘’Saluran air meluber,’’ katanya.
Menurut dia, setelah jebol, sempat direncanakan perbaikan. Namun, derasnya air membuat perbaikan sulit dilakukan. BPBD masih berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan perbaikan.
Muslimin khawatir setelah mengirimkan gedek dan bambu, perbaikan tanggul tak dikerjakan secepatnya. ‘’Masih menunggu informasi dari kepala desa dan kecamatan,’’ terangnya.
Dia menambahkan, pihaknya ke lokasi jebolnya tanggul kemarin. Diperlukan alat berat untuk melakukan perbaikan tanggul sementara. Namun, akses jalan alat berat menuju lokasi cukup sulit.
‘’Kalau alat berat tidak bisa, opsi lainnya manual dengan masyarakat,’’ katanya.

Baca Juga :  Disidangkan Pekan Depan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/