alexametrics
23.6 C
Bojonegoro
Thursday, May 26, 2022

Pipa Distribusi Air Bersih Dari Sungai Brantas Mulai Dipasang

Radar Lamongan – Penyediaan air bersih bagi warga Lamongan selatan semakin mendekati kenyataan. Pemasangan pipa distribusi proyek sistem penyediaan air minum Mojokerto – Lamongan – Gresik (SPAM Mojolagres) mulai direalisasikan. Tepatnya di wilayah Kecamatan Mantup.

‘’Sekarang proses pengerjaan. Dari pendampingan Pemkab Lamongan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Lamongan,’’ kata Direktur Perumda Air Minum Lamongan, Ali Mahfudi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (15/11). Ali melanjutkan, pemasangan pipa distribusi itu dengan ukuran diameter 4 dim.

Pemasangan pipa itu nantinya mulai dari pertigaan Desa/Kecamatan Mantup menuju ke arah selatan hingga Dusun Glugu, Mantup. Selain itu juga dibangun tandon air lokasinya di belakang Polsek Mantup, dengan volume sekitar 100 kubik. ‘’Dari tandon nanti dialirkan ke pipa distribusi 4 dim. Selanjutnya dari pipa 4 dim disalurkan salura tersier 2-3 dim ke rumah-rumah warga,’’ terang Ali saat dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga :  Faktor Akumulasi Kartu dan Sanksi Komdis

Menurut dia, jaringan distribusi utama (JDU) air bersih dari Gedek, Mojokerto itu nantinya disalurkan di tandon tersebut, pengelolaannya dilakukan PT Air Bersih (AB) di Jatim. ‘’Itu nanti (di Mantup) hanya sebagai transit saja,’’ ujar Ali saat dikonfirmasi via ponsel. Selain itu, lanjut dia, juga akan ada proyek jaringan air bersih dari Provinsi Jatim dan APBN. Yakni pemasangan JDU diameter 400 Milimeter dari Mantup menuju ke Puter, Kembangbahu.

‘’Sesuai dengan SPK, proyek itu harus selesai Tanggal 22 Desember 2020,’’ ungkapnya. Desa/Kecamatan Mantup sebenarnya sudah memiliki sumber air yang mampu menopang kebutuhan masyarakat setempat. Namun, masih banyak di daerah tetangga Desa/ Kecamatan Mantup yang masih kekurangan air bersih ketika musim kemarau.

Baca Juga :  Helly Hindarto, 52, Sisihkan Pendapatan Usaha untuk Bantu Warga Miskin

‘’Nanti awalnya hanya mendistribusikan ke masyarakat di pusat Kecamatan Mantup. Tapi ke depan tentu akan dikembangkan lebih luas lagi,’’ tutur Ali. Terpisah, Sekretaris Dinas PRKP Lamongan, Siti Zulkha pembangunan tendon air dan pipa yang terkoneksi dengan SPAM Mojolegres sedang dalam proses pengerjaan.

Namun, Zulkha mengaku kurang mengetahui besaran anggarannya. ‘’Iya memang sedang kita kerjakan di sana,’’ pungkasnya. Seperti diberitakan, masalah kekurangan air bersih di wilayah Lamongan selatan, khususnya saat kemarau akan teratasi. Sebab, dibangun jaringan air bersih dari Mojokerto, Balongpanggang (Gresik) hingga Lamongan (SPAM Mojolagres) yang air bakunya diambil dari Sungai Brantas. Pipa utama dari Mojokerto hingga Mantup Lamongan telah terpasang. Selanjutnya dilakukan pemasangan pipa distribusi.

Radar Lamongan – Penyediaan air bersih bagi warga Lamongan selatan semakin mendekati kenyataan. Pemasangan pipa distribusi proyek sistem penyediaan air minum Mojokerto – Lamongan – Gresik (SPAM Mojolagres) mulai direalisasikan. Tepatnya di wilayah Kecamatan Mantup.

‘’Sekarang proses pengerjaan. Dari pendampingan Pemkab Lamongan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Lamongan,’’ kata Direktur Perumda Air Minum Lamongan, Ali Mahfudi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (15/11). Ali melanjutkan, pemasangan pipa distribusi itu dengan ukuran diameter 4 dim.

Pemasangan pipa itu nantinya mulai dari pertigaan Desa/Kecamatan Mantup menuju ke arah selatan hingga Dusun Glugu, Mantup. Selain itu juga dibangun tandon air lokasinya di belakang Polsek Mantup, dengan volume sekitar 100 kubik. ‘’Dari tandon nanti dialirkan ke pipa distribusi 4 dim. Selanjutnya dari pipa 4 dim disalurkan salura tersier 2-3 dim ke rumah-rumah warga,’’ terang Ali saat dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga :  Helly Hindarto, 52, Sisihkan Pendapatan Usaha untuk Bantu Warga Miskin

Menurut dia, jaringan distribusi utama (JDU) air bersih dari Gedek, Mojokerto itu nantinya disalurkan di tandon tersebut, pengelolaannya dilakukan PT Air Bersih (AB) di Jatim. ‘’Itu nanti (di Mantup) hanya sebagai transit saja,’’ ujar Ali saat dikonfirmasi via ponsel. Selain itu, lanjut dia, juga akan ada proyek jaringan air bersih dari Provinsi Jatim dan APBN. Yakni pemasangan JDU diameter 400 Milimeter dari Mantup menuju ke Puter, Kembangbahu.

‘’Sesuai dengan SPK, proyek itu harus selesai Tanggal 22 Desember 2020,’’ ungkapnya. Desa/Kecamatan Mantup sebenarnya sudah memiliki sumber air yang mampu menopang kebutuhan masyarakat setempat. Namun, masih banyak di daerah tetangga Desa/ Kecamatan Mantup yang masih kekurangan air bersih ketika musim kemarau.

Baca Juga :  Semangat Tinggi, Gadis ini Ikuti UNBK dengan Keadaan Sakit

‘’Nanti awalnya hanya mendistribusikan ke masyarakat di pusat Kecamatan Mantup. Tapi ke depan tentu akan dikembangkan lebih luas lagi,’’ tutur Ali. Terpisah, Sekretaris Dinas PRKP Lamongan, Siti Zulkha pembangunan tendon air dan pipa yang terkoneksi dengan SPAM Mojolegres sedang dalam proses pengerjaan.

Namun, Zulkha mengaku kurang mengetahui besaran anggarannya. ‘’Iya memang sedang kita kerjakan di sana,’’ pungkasnya. Seperti diberitakan, masalah kekurangan air bersih di wilayah Lamongan selatan, khususnya saat kemarau akan teratasi. Sebab, dibangun jaringan air bersih dari Mojokerto, Balongpanggang (Gresik) hingga Lamongan (SPAM Mojolagres) yang air bakunya diambil dari Sungai Brantas. Pipa utama dari Mojokerto hingga Mantup Lamongan telah terpasang. Selanjutnya dilakukan pemasangan pipa distribusi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/