alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Gadis ini Asah Jiwa Keibuan

BAGI Nur Kayati, 21, yang wajib dimiliki perempuan adalah sifat keibuan. Menurut dara yang akrab disapa Aya ini, sifat keibuan itu memiliki arti yang luas.

Yakni, mengayomi, melindungi, membimbing, dan menjadi panutan. Meski belum berkeluarga, sifat keibuan wajib dipupuk para wanita. Dimulai dari lingkungan sekitarnya.

Alumi jurusan administrasi perkantoran SMKN 2 Tuban ini mengatakan, dengan memiliki sifat keibuan, seorang wanita akan mudah beradaptasi dengan lingkungan apa pun.

Sebab, sifat pasti yang dimiliki seorang ibu adalah pemaaf. ‘’Sehingga, meski kerap dibuat sakit hati oleh orang di sekitarnya, seorang wanita harus cepat memaafkan dan melupakan,’’ tutur dia.

Pebisnis online fashion ini tak menampik jika wanita berkumpul, hal yang hampir pasti dibicarakan adalah masalah orang lain.

Baca Juga :  Lebih Suka Bertanya

Di situlah peran wanita keibuan harus muncul untuk menengahi dan meredam pembicaraan agar tidak tertuju ke arah negatif.

‘’Kalau sekumpulan wanita sifatnya kekanakan, pasti akan jadi masalah,’’ tambah dia.

Untuk mengasah jiwa keibuan, Aya mempunyai tips khusus. Yakni, sering berkumpul dengan balita.

Berikutnya, sering mengasah kesabaran dan berlapang dada jika disakiti orang lain.

‘’Dengan terbiasa sabar, jiwa besar dan lapang akan tumbuh,’’ ujar wanita yang tinggal di Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding itu.

BAGI Nur Kayati, 21, yang wajib dimiliki perempuan adalah sifat keibuan. Menurut dara yang akrab disapa Aya ini, sifat keibuan itu memiliki arti yang luas.

Yakni, mengayomi, melindungi, membimbing, dan menjadi panutan. Meski belum berkeluarga, sifat keibuan wajib dipupuk para wanita. Dimulai dari lingkungan sekitarnya.

Alumi jurusan administrasi perkantoran SMKN 2 Tuban ini mengatakan, dengan memiliki sifat keibuan, seorang wanita akan mudah beradaptasi dengan lingkungan apa pun.

Sebab, sifat pasti yang dimiliki seorang ibu adalah pemaaf. ‘’Sehingga, meski kerap dibuat sakit hati oleh orang di sekitarnya, seorang wanita harus cepat memaafkan dan melupakan,’’ tutur dia.

Pebisnis online fashion ini tak menampik jika wanita berkumpul, hal yang hampir pasti dibicarakan adalah masalah orang lain.

Baca Juga :  Bagi Gadis ini Eksplorasi Sangat Penting

Di situlah peran wanita keibuan harus muncul untuk menengahi dan meredam pembicaraan agar tidak tertuju ke arah negatif.

‘’Kalau sekumpulan wanita sifatnya kekanakan, pasti akan jadi masalah,’’ tambah dia.

Untuk mengasah jiwa keibuan, Aya mempunyai tips khusus. Yakni, sering berkumpul dengan balita.

Berikutnya, sering mengasah kesabaran dan berlapang dada jika disakiti orang lain.

‘’Dengan terbiasa sabar, jiwa besar dan lapang akan tumbuh,’’ ujar wanita yang tinggal di Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/