alexametrics
22.7 C
Bojonegoro
Wednesday, June 29, 2022

Hasil Tes SKB CPNS Diumumkan Akhir Oktober

Radar Lamongan – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS 2019 berakhir hari ini (17/9). Hasil tes yang digelar di SMPN 1 Lamongan selama enam hari itu rencananya diumumkan akhir Oktober.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan Bambang Hadjar mengatakan, pelaksanaan SKB tidak serentak. Ada daerah lain yang belum menggelar tes tersebut. Dia memerkirakan pelaksanaan SKB di seluruh Indonesia tuntas pertengahan bulan depan.

‘’Akhir Oktober diperkirakan pengumumannya,’’ ujarnya kemarin (16/9). Di Lamongan, lanjut dia, sehari ditargetkan maksimal diikuti 180 peserta. Teknisnya, tes digelar tiga gelombang. Satu gelombang maksimal diikuti 60 peserta.

Bambang mengaku belum mendapatkan laporan pasti tentang peserta yang tidak hadir dalam tes tersebut. Menurut dia, nilai tertinggi hasil SKB yang memenuhi ketentuan bakal lolos menjadi PNS. ‘’Untuk seleksi CPNS, terakhir besok (hari ini, Red) bagi semua yang sudah mendaftar,’’ katanya.

Baca Juga :  Digunakan Beli Pulsa Juga Tidak Boleh

Menurut dia, tak ada tes fisik maupun wawancara. Cukup SKB dengan metode computer assisted test. ‘’Semua peserta diberikan waktu untuk pengerjaan selama kurang lebih 90 menit,’’ imbuhnya.

Seperti diberitakan, Lamongan membutuhkan 490 formasi. Dari jumlah itu, 48 formasi kosong. Penyebabnya, tidak ada pendaftar atau peserta tidak lolos seleksi kompetensi dasar beberapa waktu lalu. Sementara 442 formasi diperebutkan 1.054 peserta yang lolos seleksi kompetensi bidang (SKB).

Dari jumlah itu, 1.025 peserta SKB dijadwalkan mengikuti tes di Lamongan. Sisanya mengikuti di daerah domisili. Selama pandemi, BKN membebaskan peserta untuk memilih lokasi tes sesuai domisili kelahirannya. Mereka bisa tes di Kanreg atau UPT Kanreg setempat.

Baca Juga :  Amankan Tiga Tersangka Sabu – Sabu

Radar Lamongan – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS 2019 berakhir hari ini (17/9). Hasil tes yang digelar di SMPN 1 Lamongan selama enam hari itu rencananya diumumkan akhir Oktober.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan Bambang Hadjar mengatakan, pelaksanaan SKB tidak serentak. Ada daerah lain yang belum menggelar tes tersebut. Dia memerkirakan pelaksanaan SKB di seluruh Indonesia tuntas pertengahan bulan depan.

‘’Akhir Oktober diperkirakan pengumumannya,’’ ujarnya kemarin (16/9). Di Lamongan, lanjut dia, sehari ditargetkan maksimal diikuti 180 peserta. Teknisnya, tes digelar tiga gelombang. Satu gelombang maksimal diikuti 60 peserta.

Bambang mengaku belum mendapatkan laporan pasti tentang peserta yang tidak hadir dalam tes tersebut. Menurut dia, nilai tertinggi hasil SKB yang memenuhi ketentuan bakal lolos menjadi PNS. ‘’Untuk seleksi CPNS, terakhir besok (hari ini, Red) bagi semua yang sudah mendaftar,’’ katanya.

Baca Juga :  Pelaku Bisnis Waswas PPKM Diperpanjang

Menurut dia, tak ada tes fisik maupun wawancara. Cukup SKB dengan metode computer assisted test. ‘’Semua peserta diberikan waktu untuk pengerjaan selama kurang lebih 90 menit,’’ imbuhnya.

Seperti diberitakan, Lamongan membutuhkan 490 formasi. Dari jumlah itu, 48 formasi kosong. Penyebabnya, tidak ada pendaftar atau peserta tidak lolos seleksi kompetensi dasar beberapa waktu lalu. Sementara 442 formasi diperebutkan 1.054 peserta yang lolos seleksi kompetensi bidang (SKB).

Dari jumlah itu, 1.025 peserta SKB dijadwalkan mengikuti tes di Lamongan. Sisanya mengikuti di daerah domisili. Selama pandemi, BKN membebaskan peserta untuk memilih lokasi tes sesuai domisili kelahirannya. Mereka bisa tes di Kanreg atau UPT Kanreg setempat.

Baca Juga :  Tak Lagi di Atas

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/