alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Sehari, Dua Anak Tenggelam di Bengawan Solo

Radar Bojonegoro – Dua anak dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo kemarin (16/8). Terjadi ketika para siswa libur sekolah. Kejadian tenggelam menimpa dua korban ini terjadi di tempat terpisah.

Adelia, 8, warga Dusun Karang waru, Desa Sarirejo, Kecamatan Balen, dilaporkan tenggelam sekitar pukul 10.00 kemarin. Hingga berita ini ditulis sekitar pukul 20.30, korban belum ditemukan.

Pencarian korban akan dilanjutkan pagi ini (17/8). Kejadian kedua menimpa Abid Murtadho, 13. Siswa warga Desa Mojosari, Kecamatan Kalitidu, itu dilaporkan tenggelam sekitar pukul 14.00 kemarin.

“Benar, hari ini (kemarin, Red) ada dua kejadian laka air (orang tenggelam) di Kecamatan Balen dan Kalitidu,” ujar Koordinator Tim SAR Gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Yudi Hendro Kartono.

Baca Juga :  Akhir November Harus Rampung

Namun, korban tenggelam di Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, juga santri Pondok Pesantren Al Mustofa telah ditemukan teman-teman sesama santri dan warga setempat sekitar pukul 17.00 kemarin.

Diduga korban tenggelam akibat terpe leset usai mandi di Bengawan Solo yang berada tepat di belakang pondok pesantren tersebut. Sementara korban tenggelam di Desa Sarirejo, Kecamatan Balen, masih dalam proses pencarian.

Sebelum dilaporkan tenggelam, korban sedang mandi bersama tiga temannya di Bengawan Solo sekitar pukul 08.00. Namun, saat asyik mandi, tiba-tiba korban tenggelam. Bergegas teman-teman korban berteriak meminta tolong.

Yudi mengungkapkan, tim SAR gabungan BPBD menerjunkan tiga unit perahu fiber bermesin dengan kekuatan 12 personel gabungan. Serta dibantu warga setempat. Tim SAR melakukan penyisiran dari lokasi korban dilaporkan tenggelam hingga ke wilayah Desa Pilanggede atau kurang lebih sekitar dua kilometer ke arah hilir.

Baca Juga :  Tragis Empat Bulan, 12 Kejadian Bunuh Diri

“Selain itu upaya pencarian juga dilakukan dengan metode peleburan dan penyelaman di sekitar lokasi korban dilaporkan tenggelam,” tuturnya. Namun, hingga pukul 17.00, korban masih belum ditemukan. Pencarian korban akan dilanjutkan hari ini.

Radar Bojonegoro – Dua anak dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo kemarin (16/8). Terjadi ketika para siswa libur sekolah. Kejadian tenggelam menimpa dua korban ini terjadi di tempat terpisah.

Adelia, 8, warga Dusun Karang waru, Desa Sarirejo, Kecamatan Balen, dilaporkan tenggelam sekitar pukul 10.00 kemarin. Hingga berita ini ditulis sekitar pukul 20.30, korban belum ditemukan.

Pencarian korban akan dilanjutkan pagi ini (17/8). Kejadian kedua menimpa Abid Murtadho, 13. Siswa warga Desa Mojosari, Kecamatan Kalitidu, itu dilaporkan tenggelam sekitar pukul 14.00 kemarin.

“Benar, hari ini (kemarin, Red) ada dua kejadian laka air (orang tenggelam) di Kecamatan Balen dan Kalitidu,” ujar Koordinator Tim SAR Gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Yudi Hendro Kartono.

Baca Juga :  DPRD Bojonegoro Akan Sidak Sekolah Penerima DAK

Namun, korban tenggelam di Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, juga santri Pondok Pesantren Al Mustofa telah ditemukan teman-teman sesama santri dan warga setempat sekitar pukul 17.00 kemarin.

Diduga korban tenggelam akibat terpe leset usai mandi di Bengawan Solo yang berada tepat di belakang pondok pesantren tersebut. Sementara korban tenggelam di Desa Sarirejo, Kecamatan Balen, masih dalam proses pencarian.

Sebelum dilaporkan tenggelam, korban sedang mandi bersama tiga temannya di Bengawan Solo sekitar pukul 08.00. Namun, saat asyik mandi, tiba-tiba korban tenggelam. Bergegas teman-teman korban berteriak meminta tolong.

Yudi mengungkapkan, tim SAR gabungan BPBD menerjunkan tiga unit perahu fiber bermesin dengan kekuatan 12 personel gabungan. Serta dibantu warga setempat. Tim SAR melakukan penyisiran dari lokasi korban dilaporkan tenggelam hingga ke wilayah Desa Pilanggede atau kurang lebih sekitar dua kilometer ke arah hilir.

Baca Juga :  Refocusing APBD Lamongan, Kegiatan Pembangunan Terancam Melambat

“Selain itu upaya pencarian juga dilakukan dengan metode peleburan dan penyelaman di sekitar lokasi korban dilaporkan tenggelam,” tuturnya. Namun, hingga pukul 17.00, korban masih belum ditemukan. Pencarian korban akan dilanjutkan hari ini.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/