alexametrics
28.1 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Ingin Jadi Politisi yang Santun

SHE- Memasuki dunia perkuliahan memang tak banyak hal berbeda, sehingga proses adaptasi dirasakan oleh Eka Yuli Kurnia Putri juga bertahap. Karena, bisa dibilang kampus itu miniatur sebuah negara. Eka, sapaan akrabnya, yang juga mahasiswi jurusan ilmu pemerintahan di Universitas Brawijaya menganggap pengalamannya ketika berkuliah menuntun dia agar mampu menjadi seorang politisi yang santun.

“Pada suatu hari di ajang pemilihan mahasiswa raya banyak ditemui aktor-aktor mahasiswa yang melakukan tindakan tidak baik semacam kolusi,” ujar gadis asal Desa/Kecamatan Temayang itu. Hal tersebut, imbuh dia, dilatarbelakangi oleh organisasi ataupun kepentingan golongan. Dia juga sempat mendiskusikan hal ini bersama senior atau teman sebaya, sehingga lama-lama dia mampu mengetahui dinamika kampusnya. “Dari situ saya ingin memperbaiki citra politisi di masa depan, jika kaum pemuda sudah tidak peduli dengan sekitarnya maka hancurlah peradaban,” tuturnya.

Baca Juga :  Ngabuburit dengan Mendongeng

Menurutnya, jangan ikut marah melihat keadaan, tapi ikutlah andil dalam hal itu. Menjadi seorang yang berintelektual adalah kewajiban bagi setiap manusia.

Kepekaan Eka juga hadir karena dirinya merasa selalu ada yang beda di dalam perkuliahan. Padahal umumnya, banyak yang bilang bahwa kuliah itu biasa-biasa saja. “Keseharian saya tidak pernah membosankan dan biasa-biasa saja, saya selalu disibukkan dengan hal-hal yang bermanfaat seperti mengadakan pengabdian masyarakat dan menjalankan organisasi Indonesian People Empowerment (IPE),” kata gadis kelahiran 1999 itu.

Dia menjelaskan, organisasi IPE merupakan organisasi pemuda yang peduli akan pendidikan. Sehingga, hari-harinya dipenuhi dengan diskusi dan diskusi. “Menurut saya dengan berdiskusi akan menciptakan komunikasi yang dialektis. Setelah berdiskusi, saya mencoba mengimplementasikan yang saya dapat dengan cara pengabdian masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Angkat Kebudayaan Papua sebelum Isu Rasis

SHE- Memasuki dunia perkuliahan memang tak banyak hal berbeda, sehingga proses adaptasi dirasakan oleh Eka Yuli Kurnia Putri juga bertahap. Karena, bisa dibilang kampus itu miniatur sebuah negara. Eka, sapaan akrabnya, yang juga mahasiswi jurusan ilmu pemerintahan di Universitas Brawijaya menganggap pengalamannya ketika berkuliah menuntun dia agar mampu menjadi seorang politisi yang santun.

“Pada suatu hari di ajang pemilihan mahasiswa raya banyak ditemui aktor-aktor mahasiswa yang melakukan tindakan tidak baik semacam kolusi,” ujar gadis asal Desa/Kecamatan Temayang itu. Hal tersebut, imbuh dia, dilatarbelakangi oleh organisasi ataupun kepentingan golongan. Dia juga sempat mendiskusikan hal ini bersama senior atau teman sebaya, sehingga lama-lama dia mampu mengetahui dinamika kampusnya. “Dari situ saya ingin memperbaiki citra politisi di masa depan, jika kaum pemuda sudah tidak peduli dengan sekitarnya maka hancurlah peradaban,” tuturnya.

Baca Juga :  Patroli Skala Besar, Sisir Kafe dan Tempat Nongkrong di Bojonegoro

Menurutnya, jangan ikut marah melihat keadaan, tapi ikutlah andil dalam hal itu. Menjadi seorang yang berintelektual adalah kewajiban bagi setiap manusia.

Kepekaan Eka juga hadir karena dirinya merasa selalu ada yang beda di dalam perkuliahan. Padahal umumnya, banyak yang bilang bahwa kuliah itu biasa-biasa saja. “Keseharian saya tidak pernah membosankan dan biasa-biasa saja, saya selalu disibukkan dengan hal-hal yang bermanfaat seperti mengadakan pengabdian masyarakat dan menjalankan organisasi Indonesian People Empowerment (IPE),” kata gadis kelahiran 1999 itu.

Dia menjelaskan, organisasi IPE merupakan organisasi pemuda yang peduli akan pendidikan. Sehingga, hari-harinya dipenuhi dengan diskusi dan diskusi. “Menurut saya dengan berdiskusi akan menciptakan komunikasi yang dialektis. Setelah berdiskusi, saya mencoba mengimplementasikan yang saya dapat dengan cara pengabdian masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Gedung DPRD Ditawarkan di Jalan Veteran

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/