alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Malu-malu, Kebiasaan saat Perkenalan hari Pertama ke Sekolah 

HARI pertama masuk sekolah selalu dimaknai dengan berbagai  pemahaman. Dihari pertama sekolah, anak-anak selalu terlihat antusias karena mengenal lingkungan baru. Menggunakan seragam baru, dan mengenal teman-teman baru.

Namun, momen ini selalu menjadi hal paling mendebarkan bagi orangtua siswa. Karena hari ini (17/7), seluruh orangtua menyaksikan anaknya dalam menjajaki kehidupan baru. 

Kepercayaan orangtua dan masyarakat diserahkan penuh kepada guru di sekolah. Sebagai orangtua, dia tidak memiliki kemampuan cukup dan waktu lama dalam mendampingi anak-anaknya.

Oleh karena itu, orangtua menyerahkan anaknya kepada guru. Sebagai orangtua kedua, untuk mendampingi, mendidik, dan mengawal anak-anak guna mendapatkan pendidikan layak. 

Efiyanti, salah satu wali murid dari Bojonegoro menuturkan bahwa hari ini rasa bahagia telah menyelimuti hatinya. Karena sang anak mulai beradaptasi dengan lingkungan baru di sekolahnya.

Baca Juga :  Hendrik Susanto, Desainer Grafis asal Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo

Selain itu, dia telah memberikan kepercayaan penuh kepada guru untuk mendidik dan mengawal keberhasilan anaknya kedepan. 

Terpisah, wakil Kepala Sekolah II SMPN 2 Bojonegoro Wiwik Sukaesih mengatakan pada hari pertama sekolah, pihaknya mulai menerapkan pendidikan keluarga disekolah.

Dimana para orangtua diminta terlibat langsung dalam menentukan pendidikan bagi anaknya di sekolah. Supaya, orangtua bisa memahami secara langsung kondisi lingkungan sekolah.

Selain itu, orangtua berhak saling mengenal dengan wali murid dan guru sekolah. Agar bisa terjadi kesinambungan dalam pendidikan. (rka/nas)

HARI pertama masuk sekolah selalu dimaknai dengan berbagai  pemahaman. Dihari pertama sekolah, anak-anak selalu terlihat antusias karena mengenal lingkungan baru. Menggunakan seragam baru, dan mengenal teman-teman baru.

Namun, momen ini selalu menjadi hal paling mendebarkan bagi orangtua siswa. Karena hari ini (17/7), seluruh orangtua menyaksikan anaknya dalam menjajaki kehidupan baru. 

Kepercayaan orangtua dan masyarakat diserahkan penuh kepada guru di sekolah. Sebagai orangtua, dia tidak memiliki kemampuan cukup dan waktu lama dalam mendampingi anak-anaknya.

Oleh karena itu, orangtua menyerahkan anaknya kepada guru. Sebagai orangtua kedua, untuk mendampingi, mendidik, dan mengawal anak-anak guna mendapatkan pendidikan layak. 

Efiyanti, salah satu wali murid dari Bojonegoro menuturkan bahwa hari ini rasa bahagia telah menyelimuti hatinya. Karena sang anak mulai beradaptasi dengan lingkungan baru di sekolahnya.

Baca Juga :  Pagi Ini, Kloter 16 dan 17 Dilepas 

Selain itu, dia telah memberikan kepercayaan penuh kepada guru untuk mendidik dan mengawal keberhasilan anaknya kedepan. 

Terpisah, wakil Kepala Sekolah II SMPN 2 Bojonegoro Wiwik Sukaesih mengatakan pada hari pertama sekolah, pihaknya mulai menerapkan pendidikan keluarga disekolah.

Dimana para orangtua diminta terlibat langsung dalam menentukan pendidikan bagi anaknya di sekolah. Supaya, orangtua bisa memahami secara langsung kondisi lingkungan sekolah.

Selain itu, orangtua berhak saling mengenal dengan wali murid dan guru sekolah. Agar bisa terjadi kesinambungan dalam pendidikan. (rka/nas)

Artikel Terkait

Most Read

Gara Gara Batako, Pemuda ini Tewas

Tambahan Satu Amunisi Senior

Artikel Terbaru

/