alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Literasi Harus Menjadi Nafas Kampus 

BOJONEGORO – Gerakan literasi harus menjadi nafas utama dalam perguruan tinggi, termasuk di Bojonegoro. Untuk itu, kampus harus menjadi motor gerakan literasi di masyarakat dengan menghasilkan karya-karya intelektual. 

Motivasi tersebut disampaikan Heri Hendrayana Harris atau yang lebih dikenal dengan nama Gol A Gong saat menyampaikan materi Inspirasi Menulis dalam Apresiasi Seni dan Literasi yang digelar Universitas Bojonegoro (Unigoro), Minggu (16/7/2017) sore.   

”Saya sangat mengapresiasi dideklarasikannya Unigoro sebagai kampus literasi. Setelah ini saya berharap gerakan literasi di Bojonegoro semakin menggeliat. Sehingga akan muncul karya-karya intelektual dari kampus,” ujarnya. 

Selama kurang lebih satu jam, Gol A Gong memberikan pencerahan kepada peserta, yang terdiri dari mahasiswa, pegiat literasi, dosen, dan pegiat HIMPAUDI mengenai arti pentingnya sebuah tulisan bagi berkembangnya sebuah peradaban bangsa. ”Jadilah orang hebat agar bisa didengar banyak orang,” pesannya. Selain memotivasi untuk menulis, Gol A Gong juga membaca puisi dalam acara tersebut.  

Baca Juga :  Parpol Saling Klaim Kursi

Selain berisi motivasi menulis,  kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai acara. Yakni, parade puisi oleh seniman dua Bojonegoro, dosen dan mahasiswa Unigoro; launching empat buku karya dosen Unigoro dan pegiat literasi Bojonegoro; deklarasi kampus literasi dan penandatanganan MoU antara Unigoro (oleh Rektor Slamet K. dengan lembaga MEP (Menebar Energi Positif), yang diwakili oleh Gol A Gong sebagai penasihat MEP.   

Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Arief Januwarso menjelang penutupan acara berharap, kehadiran Gol A Gong mampu memotivasi mahasiswa untuk senantiasa cinta membaca dan menulis, sekaligus cinta buku. 

“Kami bertekad menjadikan kampus ini pusat literasi. Kami akan memberikan keleluasaan agar gerakan literasi berkembang lebih pesat lagi, agar iklim akademik semakin tumbuh subur. Sebab, 

Baca Juga :  Tak Berharap Banyak dari Wisatawan

Kami menyadari betapa pentingnya karya literasi bagi sejarah peradaban manusia di masa yang akan datang,” ungkap Ayik, sapaan akrabnya. Ke depan, pihaknya akan lebih mengintensifkan kerja sama dengan Rumah Dunia (RD) pimpinan Gol A Gong. (*)

BOJONEGORO – Gerakan literasi harus menjadi nafas utama dalam perguruan tinggi, termasuk di Bojonegoro. Untuk itu, kampus harus menjadi motor gerakan literasi di masyarakat dengan menghasilkan karya-karya intelektual. 

Motivasi tersebut disampaikan Heri Hendrayana Harris atau yang lebih dikenal dengan nama Gol A Gong saat menyampaikan materi Inspirasi Menulis dalam Apresiasi Seni dan Literasi yang digelar Universitas Bojonegoro (Unigoro), Minggu (16/7/2017) sore.   

”Saya sangat mengapresiasi dideklarasikannya Unigoro sebagai kampus literasi. Setelah ini saya berharap gerakan literasi di Bojonegoro semakin menggeliat. Sehingga akan muncul karya-karya intelektual dari kampus,” ujarnya. 

Selama kurang lebih satu jam, Gol A Gong memberikan pencerahan kepada peserta, yang terdiri dari mahasiswa, pegiat literasi, dosen, dan pegiat HIMPAUDI mengenai arti pentingnya sebuah tulisan bagi berkembangnya sebuah peradaban bangsa. ”Jadilah orang hebat agar bisa didengar banyak orang,” pesannya. Selain memotivasi untuk menulis, Gol A Gong juga membaca puisi dalam acara tersebut.  

Baca Juga :  370 Perempuan Awasi Kinerja Desa

Selain berisi motivasi menulis,  kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai acara. Yakni, parade puisi oleh seniman dua Bojonegoro, dosen dan mahasiswa Unigoro; launching empat buku karya dosen Unigoro dan pegiat literasi Bojonegoro; deklarasi kampus literasi dan penandatanganan MoU antara Unigoro (oleh Rektor Slamet K. dengan lembaga MEP (Menebar Energi Positif), yang diwakili oleh Gol A Gong sebagai penasihat MEP.   

Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Arief Januwarso menjelang penutupan acara berharap, kehadiran Gol A Gong mampu memotivasi mahasiswa untuk senantiasa cinta membaca dan menulis, sekaligus cinta buku. 

“Kami bertekad menjadikan kampus ini pusat literasi. Kami akan memberikan keleluasaan agar gerakan literasi berkembang lebih pesat lagi, agar iklim akademik semakin tumbuh subur. Sebab, 

Baca Juga :  Desak Cabut PP 9/2018

Kami menyadari betapa pentingnya karya literasi bagi sejarah peradaban manusia di masa yang akan datang,” ungkap Ayik, sapaan akrabnya. Ke depan, pihaknya akan lebih mengintensifkan kerja sama dengan Rumah Dunia (RD) pimpinan Gol A Gong. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/