alexametrics
26 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Motor v Motor, Dua Tewas

KOTA – Jalan baru Sukomulyo – Made kembali memakan korban jiwa. Dua motor beradu kepala di jalan tersebut Sabtu (15/6) malam. Akibatnya, dua pengendaranya tewas.

Menurut data di kepolisian, dua korban itu Dwi Prasanda, 13, asal Desa Wajik, Kecamatan Lamongan dan Zulianto, 17, asal Desa Dukuh Agung, Kecamatan Tikung.

Kanitlaka Lantas Polres Lamongan, Iptu Sudibyo, mengaku belum bisa menjelaskan detail kejadian tersebut. Sehingga, dia tidak dapat memastikan apakah salah satu korban sedang mencoba motor atau sengaja melaju dengan kencang. Alasannya, polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang mengetahui kejadian di tempat perkara.

Baca Juga :  Sisa Empat Bulan, Proses Pembangunan Pasar Baru 25 Persen

Dia hanya menyebut motor Supra yang terlibat kecelakaan itu tanpa pelat nomor. Motor yang dikendarai Dwi Prasanda itu, melaju dari barat. Mendekati tempat kejadian, melaju motor CB L 6638 XN yang dikendarai Zulianto.

Karena kecepatan tinggi, pengendara CB mengalami oleng ke kanan. Selanjutnya, motor menabrak Supra yang tanpa pelat nomor tersebut.

‘’Keduanya meninggal dunia di tempat kejadian setelah mengalami luka berat di kepala,’’ katanya.

‘’Untuk kedua kendaraan, kini diamankan di Polsek Lamongan Kota setelah kejadian,’’ imbuhnya.

Selama ini, jalan baru tersebut dikenal sebagai tempat untuk menjajal motor yang baru disetel. Bahkan, sebagian pengendara motor remaja berani mencoba kendaraan dengan kecepatan kencang pada sore hari. Sebagian lagi, malam.

Baca Juga :  Awas, Tak Ada Penerangan

Sementara itu, Kanit Turjawali Polres Lamongan, Ipda Purnomo, mengatakan, pihaknya akan mengusulkan pemasangan marka rambu kejut. Sehingga, pengguna jalan yang melintas tak memacu kendaraan dengan kecepatan. Menurut dia, sering sekali yang melintas di jalan itu dengan kecepatan tinggi. Padahal, sangat berbahaya.

‘’Kalau sudah ada pemasangan seperti itu, pastinya pengguna jalan akan mengantisipasi dan mengurangi kecepatan,’’ katanya.

Dia juga akan mengusulkan rambu mata kucing di tengah jalan agar pengguna jalan mengetahui batas jalan. ‘’Kalau mata kucing terkena sinar sepeda motor, akan menyala dan penguna jalan akan menghindar,’’ ujarnya.

KOTA – Jalan baru Sukomulyo – Made kembali memakan korban jiwa. Dua motor beradu kepala di jalan tersebut Sabtu (15/6) malam. Akibatnya, dua pengendaranya tewas.

Menurut data di kepolisian, dua korban itu Dwi Prasanda, 13, asal Desa Wajik, Kecamatan Lamongan dan Zulianto, 17, asal Desa Dukuh Agung, Kecamatan Tikung.

Kanitlaka Lantas Polres Lamongan, Iptu Sudibyo, mengaku belum bisa menjelaskan detail kejadian tersebut. Sehingga, dia tidak dapat memastikan apakah salah satu korban sedang mencoba motor atau sengaja melaju dengan kencang. Alasannya, polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang mengetahui kejadian di tempat perkara.

Baca Juga :  Bak Truk Terbakar, Lalu Lintas Macet

Dia hanya menyebut motor Supra yang terlibat kecelakaan itu tanpa pelat nomor. Motor yang dikendarai Dwi Prasanda itu, melaju dari barat. Mendekati tempat kejadian, melaju motor CB L 6638 XN yang dikendarai Zulianto.

Karena kecepatan tinggi, pengendara CB mengalami oleng ke kanan. Selanjutnya, motor menabrak Supra yang tanpa pelat nomor tersebut.

‘’Keduanya meninggal dunia di tempat kejadian setelah mengalami luka berat di kepala,’’ katanya.

‘’Untuk kedua kendaraan, kini diamankan di Polsek Lamongan Kota setelah kejadian,’’ imbuhnya.

Selama ini, jalan baru tersebut dikenal sebagai tempat untuk menjajal motor yang baru disetel. Bahkan, sebagian pengendara motor remaja berani mencoba kendaraan dengan kecepatan kencang pada sore hari. Sebagian lagi, malam.

Baca Juga :  Produksi Kedelai Terbanyak di Kedungpring , Ini Jumlah fantastisnya

Sementara itu, Kanit Turjawali Polres Lamongan, Ipda Purnomo, mengatakan, pihaknya akan mengusulkan pemasangan marka rambu kejut. Sehingga, pengguna jalan yang melintas tak memacu kendaraan dengan kecepatan. Menurut dia, sering sekali yang melintas di jalan itu dengan kecepatan tinggi. Padahal, sangat berbahaya.

‘’Kalau sudah ada pemasangan seperti itu, pastinya pengguna jalan akan mengantisipasi dan mengurangi kecepatan,’’ katanya.

Dia juga akan mengusulkan rambu mata kucing di tengah jalan agar pengguna jalan mengetahui batas jalan. ‘’Kalau mata kucing terkena sinar sepeda motor, akan menyala dan penguna jalan akan menghindar,’’ ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/