alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Bagikan 500 Sembako dan 1.860 Masker

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pimpinan Ranting (PR) Muhammadiyah Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran, Lamongan melaksanakan bakti sosial dan gerakan berbagi masker kemarin (16/4). Kegiatan bertajuk Muhammadiyah melawan Covid-19 tersebut dihadiri Muspika Kecamatan Sekaran, Pemdes Kebalan Kulon, tokoh masyarakat, organisasi ortonom (ortom) Muhammadiyah, dan banom NU. 

‘’Covid-19 membawa dampak kesehatan dan perekonomian. Maka kami terketuk hati memberikan batuan kepada masyarakat yang terdampak korona,’’ tutur ketua panitia kegiatan, Andik Sudarno.

PR Ranting Muhammadiyah bahu-membahu membagikan 500 sembako berisi beras, minyak goreng, dan mi instan. Selain itu, 1.860 masker dibagikan kepada warga.

Satu keluarga menerima tiga buah masker. Ini sebagai upaya mendukung program Pemkab Lamongan, yakni mengimbau agar seluruh masyarakat mengenakan masker mulai minggu depan.

Baca Juga :  SNMPTN Berakhir, Siswa MA Bisa Jalur PTKIN

‘’Ini murni anggaran dari warga Ranting Muhammadiyah Kebalan Kulon, guna mendukung program pemerintah. Sebelumnya, kami juga sudah melaksanakan penyemprotan disinfektan,’’ terang Ketua PR Muhammadiyah Kebalan Kulon, Muafik.

Kades Kebalan Kulon, Sumardi Hanif, mengapresiasi kegiatan positif tersebut. Dia mengatakan, pada dasarnya kegiatan ini merupakan membantu pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.  ‘’Dengan adanya wabah korona, mari kita bersama prihatin. Semuanya berupaya, bagaimana masyarakat Kebalan Kulon, jangan sampai sampai ada yang terpapar,’’ imbuh Sumardi Hanif.

Camat Sekaran Agus Hendrawan memberikan acungan jempol kepada masyarakat Desa Kebalan Kulon, yang memiliki tingkat kesadaran yang cukup tinggi. Yakni, lanjut dia, elemen masyarakat membantu masyarakat lainnya, dengan memberikan santunan sembako dan masker.

Baca Juga :  Demo Tuntut Kenaikan GajiĀ 

‘’Ini kebanggaan bagi saya. Saya harap nantinya menjadi contoh positif bagi lainnya. Dalam menghadapi pandemi, ini kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,’’ ujar mantan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Lamongan tersebut.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pimpinan Ranting (PR) Muhammadiyah Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran, Lamongan melaksanakan bakti sosial dan gerakan berbagi masker kemarin (16/4). Kegiatan bertajuk Muhammadiyah melawan Covid-19 tersebut dihadiri Muspika Kecamatan Sekaran, Pemdes Kebalan Kulon, tokoh masyarakat, organisasi ortonom (ortom) Muhammadiyah, dan banom NU. 

‘’Covid-19 membawa dampak kesehatan dan perekonomian. Maka kami terketuk hati memberikan batuan kepada masyarakat yang terdampak korona,’’ tutur ketua panitia kegiatan, Andik Sudarno.

PR Ranting Muhammadiyah bahu-membahu membagikan 500 sembako berisi beras, minyak goreng, dan mi instan. Selain itu, 1.860 masker dibagikan kepada warga.

Satu keluarga menerima tiga buah masker. Ini sebagai upaya mendukung program Pemkab Lamongan, yakni mengimbau agar seluruh masyarakat mengenakan masker mulai minggu depan.

Baca Juga :  Mencetak Generasi Sadar Iptek, Berprestasi, Kompetitif, dan Berakhlak

‘’Ini murni anggaran dari warga Ranting Muhammadiyah Kebalan Kulon, guna mendukung program pemerintah. Sebelumnya, kami juga sudah melaksanakan penyemprotan disinfektan,’’ terang Ketua PR Muhammadiyah Kebalan Kulon, Muafik.

Kades Kebalan Kulon, Sumardi Hanif, mengapresiasi kegiatan positif tersebut. Dia mengatakan, pada dasarnya kegiatan ini merupakan membantu pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.  ‘’Dengan adanya wabah korona, mari kita bersama prihatin. Semuanya berupaya, bagaimana masyarakat Kebalan Kulon, jangan sampai sampai ada yang terpapar,’’ imbuh Sumardi Hanif.

Camat Sekaran Agus Hendrawan memberikan acungan jempol kepada masyarakat Desa Kebalan Kulon, yang memiliki tingkat kesadaran yang cukup tinggi. Yakni, lanjut dia, elemen masyarakat membantu masyarakat lainnya, dengan memberikan santunan sembako dan masker.

Baca Juga :  Banjir, 104 Pelajar SD Libur

‘’Ini kebanggaan bagi saya. Saya harap nantinya menjadi contoh positif bagi lainnya. Dalam menghadapi pandemi, ini kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,’’ ujar mantan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Lamongan tersebut.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/