alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Stikes NU Tuban, Gerakan Kesehatan Masyarakat Menuju Desa Sehat

TUBAN – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (Stikes NU) Tuban terus meningkatkan komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat. Salah satu tujuannya agar pola hidup sehat masyarakat Tuban selalu terjaga menuju desa sehat dan lebih sejahtera. 

Praktik komunitas terpadu (PKT) yang digalakkan Stikes NU Tuban dibuka di Pendapa Kecamatan Semanding, Senin (16/4). Pembukaan diawali dengan peresmian papan media informasi kesehatan oleh Wakil Bupati Tuban Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si, sekaligus Ketua Senat Stikes NU Tuban dengan ditandai pemotongan pita. Sebanyak 232 peserta yang mengikuti PKT terdiri dari mahasiswa diploma kebidanan, S1 keperawatan, dan program profesi ners. 

Ketua Stikes NU Tuban Dr. H. Miftahul Munir, S.KM.,M.Kes.,DIE. menyampaikan, dalam praktik komunitas terpadu, mahasiswa melakukan monitoring dan pendampingan kasus penyakit di lapangan. Salah satunya penyakit yang tidak menular yang diakibatkan pola hidup kurang baik dan kebiasaan perilaku kurang sehat.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Ekonomi Digital di Indonesia

Karena tingginya angka tersebut, Stikes NU Tuban memberikan screening melalui praktik komunitas terpadu dengan cara promotif dan preventif.  ‘’Promotif melalui papan info kesehatan dan preventif dengan cara mahasiswa  memberikan pendampingan pola hidup sehat,’’ tegasnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Tuban Ir. H. Noor Nahar Hussein berpesan kepada para kepala desa agar bersama mahasiswa mengajak semua warga mendaftar BPJS. Wabup juga mengingatkan para mahasiswa untuk meng-update  media informasi yang dipasang di halaman kantor Kecamatan Semanding, karena itu bisa memberi manfaat seputar kesehatan bagi masyarakat. 

Ditambahkan dia, dengan diadakannya praktik komunitas terpadu oleh Stikes NU Tuban, diharapkan bisa membantu mengurangi angka kematian yang disebabkan dampak penyakit yang tidak menular maupun penyakit yang menular. ‘’Sehingga PKT ini benar-benar bisa bermanfaat bagi kehidupan masyarakat,’’ kata dia. 

Baca Juga :  Kembangkan Kawasan Bebas Sampah di Desa Sudu 

TUBAN – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (Stikes NU) Tuban terus meningkatkan komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat. Salah satu tujuannya agar pola hidup sehat masyarakat Tuban selalu terjaga menuju desa sehat dan lebih sejahtera. 

Praktik komunitas terpadu (PKT) yang digalakkan Stikes NU Tuban dibuka di Pendapa Kecamatan Semanding, Senin (16/4). Pembukaan diawali dengan peresmian papan media informasi kesehatan oleh Wakil Bupati Tuban Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si, sekaligus Ketua Senat Stikes NU Tuban dengan ditandai pemotongan pita. Sebanyak 232 peserta yang mengikuti PKT terdiri dari mahasiswa diploma kebidanan, S1 keperawatan, dan program profesi ners. 

Ketua Stikes NU Tuban Dr. H. Miftahul Munir, S.KM.,M.Kes.,DIE. menyampaikan, dalam praktik komunitas terpadu, mahasiswa melakukan monitoring dan pendampingan kasus penyakit di lapangan. Salah satunya penyakit yang tidak menular yang diakibatkan pola hidup kurang baik dan kebiasaan perilaku kurang sehat.

Baca Juga :  Kembangkan Kawasan Bebas Sampah di Desa Sudu 

Karena tingginya angka tersebut, Stikes NU Tuban memberikan screening melalui praktik komunitas terpadu dengan cara promotif dan preventif.  ‘’Promotif melalui papan info kesehatan dan preventif dengan cara mahasiswa  memberikan pendampingan pola hidup sehat,’’ tegasnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Tuban Ir. H. Noor Nahar Hussein berpesan kepada para kepala desa agar bersama mahasiswa mengajak semua warga mendaftar BPJS. Wabup juga mengingatkan para mahasiswa untuk meng-update  media informasi yang dipasang di halaman kantor Kecamatan Semanding, karena itu bisa memberi manfaat seputar kesehatan bagi masyarakat. 

Ditambahkan dia, dengan diadakannya praktik komunitas terpadu oleh Stikes NU Tuban, diharapkan bisa membantu mengurangi angka kematian yang disebabkan dampak penyakit yang tidak menular maupun penyakit yang menular. ‘’Sehingga PKT ini benar-benar bisa bermanfaat bagi kehidupan masyarakat,’’ kata dia. 

Baca Juga :  Kekurangan 5 Ribu PNS

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/