alexametrics
32.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Ombak Ganas Hanyutkan Tiga Perahu Parkir, Ini Kronologinya

TAMBAKBOYO – Kecelakaan laut terjadi di pesisir pantai Desa Gadon, Kecamatan Tambakboyo Kamis (15/2) petang. Tiga perahu milik Kupriyanto, Mahfud, dan Saendri, ketiganya warga setempat rusak setelah saling tabrak akibat terdorong gulungan ombak ganas. Hujan deras ditambah gelombang yang tinggi menyulitkan warga dan petugas kepolisian saat mengevakuasi perahu yang terseret arus hingga ke tengah.  

Insiden tersebut bermula saat ketiga perahu tersebut tengah diparkir di pesisir pantai. Saat itu, kondisi air laut pasang dan bertemu dengan aliran air dari muara sungai Gadong. Pertemuan dua arus air tersebut memicu gelombang yang kuat.

Karena terdorong gelombang, tali pengait ketiga perahu tersebut lepas. Armada pencari ikan ini pun terombang-ambing dan saling bertabrakan. Salah satu perahu yang awalnya diparkir di pesisir pantai sempat terseret ke laut dengan posisi terguling. 

Baca Juga :  Terbanyak Kasus Pengeroyokan

Kasubbag Humas Polres Tuban Iptu Agus Edy memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Dia mengatakan, evakuasi perahu  membutuhkan waktu sekitar dua jam.

Usai dievakuasi, masing-masing pemilik perahu dipertemukan dan sepakat untuk damai dan tidak mempermasalahkan kerusakan perahu tersebut. ‘’Ini faktor cuaca, jadi tidak ada yang bisa disalahkan,’’ ucap mantan kaur bin ops Satlantas Polres Tuban itu.

Agus memastikan, perahu yang terlibat kecelakaan dalam posisi parkir. Pemicunya, karena cuaca kurang bersahabat dalam beberapa hari terakhir. Akibat kecelakaan tersebut, masing-masing kapal mengalami kerusakan. Kerugian ditaksir sekitar Rp 30 juta.

TAMBAKBOYO – Kecelakaan laut terjadi di pesisir pantai Desa Gadon, Kecamatan Tambakboyo Kamis (15/2) petang. Tiga perahu milik Kupriyanto, Mahfud, dan Saendri, ketiganya warga setempat rusak setelah saling tabrak akibat terdorong gulungan ombak ganas. Hujan deras ditambah gelombang yang tinggi menyulitkan warga dan petugas kepolisian saat mengevakuasi perahu yang terseret arus hingga ke tengah.  

Insiden tersebut bermula saat ketiga perahu tersebut tengah diparkir di pesisir pantai. Saat itu, kondisi air laut pasang dan bertemu dengan aliran air dari muara sungai Gadong. Pertemuan dua arus air tersebut memicu gelombang yang kuat.

Karena terdorong gelombang, tali pengait ketiga perahu tersebut lepas. Armada pencari ikan ini pun terombang-ambing dan saling bertabrakan. Salah satu perahu yang awalnya diparkir di pesisir pantai sempat terseret ke laut dengan posisi terguling. 

Baca Juga :  Mabuk Pukuli Istri, Berdamai Dihadapan Kajari

Kasubbag Humas Polres Tuban Iptu Agus Edy memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Dia mengatakan, evakuasi perahu  membutuhkan waktu sekitar dua jam.

Usai dievakuasi, masing-masing pemilik perahu dipertemukan dan sepakat untuk damai dan tidak mempermasalahkan kerusakan perahu tersebut. ‘’Ini faktor cuaca, jadi tidak ada yang bisa disalahkan,’’ ucap mantan kaur bin ops Satlantas Polres Tuban itu.

Agus memastikan, perahu yang terlibat kecelakaan dalam posisi parkir. Pemicunya, karena cuaca kurang bersahabat dalam beberapa hari terakhir. Akibat kecelakaan tersebut, masing-masing kapal mengalami kerusakan. Kerugian ditaksir sekitar Rp 30 juta.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/