alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Sunday, July 3, 2022

Belum Terima Ajuan Penganut Aliran Kepercayaan 

LAMONGAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lamongan memastikan belum bisa melayani ajuan pembuatan E-KTP untuk penganut kepercayaan.  ‘’Prosedurnya bagaimana,  masih menunggu pusat,” ujar Plt Kepala Disdukcapil Lamongan, Sugeng Widodo.Menurut dia,  mekanisme penulisan aliran kepercayaan pada E-KTP maupun kartu keluarga (KK)  masih dibahas Kemendagri. 

Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), penganut kepercayaan memiliki kedudukan hukum sama dengan enam agama lainnya.  Sugeng menjelaskan, hingga sekarang belum ada penganut aliran kepercayaan yang mengajukan  pengurusan administrasi ke dinasnya.

Jika ada aliran kepercayaan mengajukan rekam E-KTP, pihaknya tetap melayani. Namun, untuk penulisan di kolom agama, masih menunggu ketentuan pusat.  ‘’Kalau pelayanan semua masyarakat wajib dilayani,’’ ujarnya.  

Baca Juga :  Taman Vertikal Mangunjoyo Tinggal Kerangka

Sugeng berjanji segera menginformasikan apabila juklak dari pusat turun.  ‘’Sepertinya  jumlah penganut aliran kepercayaan di Lamongan juga banyak.  Tapi detailnya belum tahu berapa,’’ tuturnya. 

Dikonfirmasi terpisah,  Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)  Lamongan,  Sudjito, mengatakan, berdasarkan datanya, ada tiga aliran kepercayaan di Kota Soto ini.  ‘’Kepengurusannya juga sudah dilaporkan kepada kita.

Jadi, keanggotaannya sudah jelas. Hanya menunggu pengakuan dari negara melalui penerbitan E-KTP nantinya,’’ katanya.  Sudjito menambahkan,  ketiga aliran kepercayaan tersebut memiliki anggota beragam. 

Untuk Sapta Dharma dari Kedungpring memiliki 150 anggota, Penghayat Kepribaden dari Kecamatan Lamongan terdata 96 orang, dan Murti Tomo Waskito Tunggal (Kedungpring) jumlahnya 30 orang. 

“Itu data paling terbaru,  kalau ada tambahan belum kita cek lagi,” jelasnya.  

Baca Juga :  Pare Bermanfaat Kurangi Kadar Gula Penderita Diabetes

LAMONGAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lamongan memastikan belum bisa melayani ajuan pembuatan E-KTP untuk penganut kepercayaan.  ‘’Prosedurnya bagaimana,  masih menunggu pusat,” ujar Plt Kepala Disdukcapil Lamongan, Sugeng Widodo.Menurut dia,  mekanisme penulisan aliran kepercayaan pada E-KTP maupun kartu keluarga (KK)  masih dibahas Kemendagri. 

Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), penganut kepercayaan memiliki kedudukan hukum sama dengan enam agama lainnya.  Sugeng menjelaskan, hingga sekarang belum ada penganut aliran kepercayaan yang mengajukan  pengurusan administrasi ke dinasnya.

Jika ada aliran kepercayaan mengajukan rekam E-KTP, pihaknya tetap melayani. Namun, untuk penulisan di kolom agama, masih menunggu ketentuan pusat.  ‘’Kalau pelayanan semua masyarakat wajib dilayani,’’ ujarnya.  

Baca Juga :  Peserta Assesmen Nasional Berbeda di Tiap Jenjang Pendidikan

Sugeng berjanji segera menginformasikan apabila juklak dari pusat turun.  ‘’Sepertinya  jumlah penganut aliran kepercayaan di Lamongan juga banyak.  Tapi detailnya belum tahu berapa,’’ tuturnya. 

Dikonfirmasi terpisah,  Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)  Lamongan,  Sudjito, mengatakan, berdasarkan datanya, ada tiga aliran kepercayaan di Kota Soto ini.  ‘’Kepengurusannya juga sudah dilaporkan kepada kita.

Jadi, keanggotaannya sudah jelas. Hanya menunggu pengakuan dari negara melalui penerbitan E-KTP nantinya,’’ katanya.  Sudjito menambahkan,  ketiga aliran kepercayaan tersebut memiliki anggota beragam. 

Untuk Sapta Dharma dari Kedungpring memiliki 150 anggota, Penghayat Kepribaden dari Kecamatan Lamongan terdata 96 orang, dan Murti Tomo Waskito Tunggal (Kedungpring) jumlahnya 30 orang. 

“Itu data paling terbaru,  kalau ada tambahan belum kita cek lagi,” jelasnya.  

Baca Juga :  Dapat Jatah 43 Ribu Dosis Vaksin Pfizer

Artikel Terkait

Most Read

Tanpa Pengajuan Keberatan

Minta Perusahaan Rutin Beri Laporan

PDIP Memimpin

Artikel Terbaru

Makin Sombong, Makin Bernilai

Kehilangan Akun Line


/