alexametrics
24 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Pedagang Kaki Lima Bandeng Lele Dibongkar

LAMONGAN, Radar Lamongan – Lokasi sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) Bandeng Lele Lamongan dibongkar. Salah satu pedagang soto yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pembongkaran rencananya dilakukan bertahap. 

Pembongkaran itu setelah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan melakukan pertemuan dengan pedagang. Yakni menyampaikan rencana pembangunan sentra PKL di seberang jalan Stadion Surajaya Lamongan tersebut. 

Dia mengatakan, berdasarkan informasi dari pihak dinas, sentra PKL hanya diperbaiki bukan dipindahkan. Sehingga pedagang akan tetap diperbolehkan berjualan di Sentra Bandeng Lele. Tujuannya agar sentra lebih rapi dan tidak kumuh. Sebab, bangunan sebelumnya merupakan karya dari masing-masing pedagang sendiri. 

Terdapat dua kelompok di sana. Di sisi timur terdapat sembilan pedagang. Sedangkan sisi barat ada enam pedagang, yang berdiri di lahan milik PT KAI. Sehingga kemungkinan tidak ikut dibongkar. 

Baca Juga :  Bagi Gadis Cantik ini Dunia Kerja Itu Keras

Versi penjual soto tersebut, warung yang pertama dibongkar yakni tidak ditempati. Jadi dari sembilan PKL yang memiliki warung di sana, hanya empat yang masih berjualan setiap hari. 

Sisanya sudah jarang buka akibat sepi karena pandemi. Menurut dia, pedagang yang masih buka diberikan keleluasaan berjualan, karena yang dibenahi warung-warung yang sekarang tutup. 

‘’Kayaknya dibangunnya itu gantian. Kalau sudah selesai sebelah, baru kita nanti dibongkar. Tapi belum tahu dipindah dimana sementara untuk jualannya,’’ imbuhnya. 

Kepala Disperindag Lamongan M. Zamroni mengatakan, untuk PKL yang lokasinya di seberang stadion penanganannya ikut dinas. Menurut dia, kini dilakukan pembongkaran untuk dirapikan agar lebih tertata. 

Apalagi, diakuinya, lokasinya tepat di dekat jalan nasional. Sehingga pemerintah berusaha memberikan tampilan wajah kota yang menarik dan bersih. 

Baca Juga :  Dua Desa Lagi Terpapar Covid-19

‘’Kalau dibangun sanitasinya lebih bagus. Pembuangan sampahnya jelas dan parkir juga aman,’’ terang Zamroni.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Lokasi sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) Bandeng Lele Lamongan dibongkar. Salah satu pedagang soto yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pembongkaran rencananya dilakukan bertahap. 

Pembongkaran itu setelah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan melakukan pertemuan dengan pedagang. Yakni menyampaikan rencana pembangunan sentra PKL di seberang jalan Stadion Surajaya Lamongan tersebut. 

Dia mengatakan, berdasarkan informasi dari pihak dinas, sentra PKL hanya diperbaiki bukan dipindahkan. Sehingga pedagang akan tetap diperbolehkan berjualan di Sentra Bandeng Lele. Tujuannya agar sentra lebih rapi dan tidak kumuh. Sebab, bangunan sebelumnya merupakan karya dari masing-masing pedagang sendiri. 

Terdapat dua kelompok di sana. Di sisi timur terdapat sembilan pedagang. Sedangkan sisi barat ada enam pedagang, yang berdiri di lahan milik PT KAI. Sehingga kemungkinan tidak ikut dibongkar. 

Baca Juga :  Pasang Lima Bentang Girder

Versi penjual soto tersebut, warung yang pertama dibongkar yakni tidak ditempati. Jadi dari sembilan PKL yang memiliki warung di sana, hanya empat yang masih berjualan setiap hari. 

Sisanya sudah jarang buka akibat sepi karena pandemi. Menurut dia, pedagang yang masih buka diberikan keleluasaan berjualan, karena yang dibenahi warung-warung yang sekarang tutup. 

‘’Kayaknya dibangunnya itu gantian. Kalau sudah selesai sebelah, baru kita nanti dibongkar. Tapi belum tahu dipindah dimana sementara untuk jualannya,’’ imbuhnya. 

Kepala Disperindag Lamongan M. Zamroni mengatakan, untuk PKL yang lokasinya di seberang stadion penanganannya ikut dinas. Menurut dia, kini dilakukan pembongkaran untuk dirapikan agar lebih tertata. 

Apalagi, diakuinya, lokasinya tepat di dekat jalan nasional. Sehingga pemerintah berusaha memberikan tampilan wajah kota yang menarik dan bersih. 

Baca Juga :  Amankan Ratusan Botol Miras

‘’Kalau dibangun sanitasinya lebih bagus. Pembuangan sampahnya jelas dan parkir juga aman,’’ terang Zamroni.

Previous articlePJU Ditarget Rampung Seminggu
Next articleHindari Petai

Artikel Terkait

Most Read

Jangan Pernah Mengeluh

Satu Desa Diadukan

Pj Kades – Sekdes Jadi Tersangka

Artikel Terbaru


/