alexametrics
28.4 C
Bojonegoro
Thursday, May 26, 2022

Aktivitas Perekonomian Pasar Kota Terganggu

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Rencana relokasi pedagang di Pasar Kota Bojonegoro ke Pasar Wisata berdampak aktivitas perekonomian di Pasar Kota sedikit menurun dibanding biasanya. 

Sejumlah distributor barang pabrikan mulai mengurangi pasokan barang.  Kondisi itu dikhawatirkan menimbulkan kenaikan harga komoditas tertentu.

‘’Beberapa sales pabrik saat ini mengurangi pasokan. Jadi, stok barang saat ini tidak banyak,’’ ujar Handoko, salah satu pedagang saat ditemui Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (16/1).

Hankodo mengaku khawatir bisa berakibat naiknya harga sejumlah barang. ‘’Distributor melihat pasar yang tidak kondusif. Jadi pasokan barang dikurangi. Mereka takut rugi,’’ imbuhnya.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kota Bojonegoro Wasito meminta pemkab segera memutuskan untuk membatalkan relokasi. Sehingga, aktivitas perdagangan di pasar bisa kembali normal. ‘’Selama ini pedagang resah dengan rencana itu,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Target Pajak Restoran Akan Direvisi

Keresahan itu berimbas pada kedatangan barang pabrikan. Banyak pabrikan memilih membatasi kiriman barang-barang dagangan. Diduga karena takut rugi. ‘’Apalagi kalau pasar jadi dipindah,’’ ungkapnya.

Wasito menegaskan, sikap semua pedagang sudah jelas. Belum mau pindah. Sehingga, berharap pemkab juga membatalkan rencara relokasi itu.

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto meminta pemkab untuk segera memberikan keterangan resmi terkait relokasi pasar. Karena, selama ini belum memberikan respons atas permintaan para pedagang itu. ‘’Kami harapkan segera ada sikap dari pemkab. Jadi, masalah ini bisa segera dicarikan jalan keluar,’’ jelasnya.

Menurut Sukur, masalah perdagang pasar ini memang rumit. Karena itu, pemkab perlu membuka ruang diskusi. Sehingga, berbagai masalah yang belum ada jalan keluarnya bisa segera dicarikan solusi. ‘’Memindahkan pasar bukanlah hal yang mudah,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Kuota Subsidi Asuransi Ternak Sapi Dibatasi, Belum Semua Didaftarkan

DPRD segera mengajukan surat ke pemkab meminta melakukan pembahasan ulang rencana relokasi. Sebab, memaksakan pedagang untuk pindah ke Pasar Wisata akan membuat suasana semakin tidak kondusif. 

‘’Saya harap pemkab segera memberikan keterangan resmi,’’ pungkasnya.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Rencana relokasi pedagang di Pasar Kota Bojonegoro ke Pasar Wisata berdampak aktivitas perekonomian di Pasar Kota sedikit menurun dibanding biasanya. 

Sejumlah distributor barang pabrikan mulai mengurangi pasokan barang.  Kondisi itu dikhawatirkan menimbulkan kenaikan harga komoditas tertentu.

‘’Beberapa sales pabrik saat ini mengurangi pasokan. Jadi, stok barang saat ini tidak banyak,’’ ujar Handoko, salah satu pedagang saat ditemui Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (16/1).

Hankodo mengaku khawatir bisa berakibat naiknya harga sejumlah barang. ‘’Distributor melihat pasar yang tidak kondusif. Jadi pasokan barang dikurangi. Mereka takut rugi,’’ imbuhnya.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kota Bojonegoro Wasito meminta pemkab segera memutuskan untuk membatalkan relokasi. Sehingga, aktivitas perdagangan di pasar bisa kembali normal. ‘’Selama ini pedagang resah dengan rencana itu,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Panen Cumi, Harga Tidak Stabil

Keresahan itu berimbas pada kedatangan barang pabrikan. Banyak pabrikan memilih membatasi kiriman barang-barang dagangan. Diduga karena takut rugi. ‘’Apalagi kalau pasar jadi dipindah,’’ ungkapnya.

Wasito menegaskan, sikap semua pedagang sudah jelas. Belum mau pindah. Sehingga, berharap pemkab juga membatalkan rencara relokasi itu.

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto meminta pemkab untuk segera memberikan keterangan resmi terkait relokasi pasar. Karena, selama ini belum memberikan respons atas permintaan para pedagang itu. ‘’Kami harapkan segera ada sikap dari pemkab. Jadi, masalah ini bisa segera dicarikan jalan keluar,’’ jelasnya.

Menurut Sukur, masalah perdagang pasar ini memang rumit. Karena itu, pemkab perlu membuka ruang diskusi. Sehingga, berbagai masalah yang belum ada jalan keluarnya bisa segera dicarikan solusi. ‘’Memindahkan pasar bukanlah hal yang mudah,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Normalisasi Sungai Belum Tuntas

DPRD segera mengajukan surat ke pemkab meminta melakukan pembahasan ulang rencana relokasi. Sebab, memaksakan pedagang untuk pindah ke Pasar Wisata akan membuat suasana semakin tidak kondusif. 

‘’Saya harap pemkab segera memberikan keterangan resmi,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/