alexametrics
24.9 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Ingin Menjadi Guru

AULIA Nikmatul Udzma aktif sebagai guru seni banjari di salah satu SMA di Lamongan. Mahasiswi asal Desa Puter, Kembangbahu ini dari kecil senang salawatan.
Awalnya, dia ikut ibunya menghadiri acara salawatan. Dia merasa senang. Uud, panggilan akrabnya, minta izin kepada ibunya untuk ikut gabung latihan di desanya.
Setelah memiliki kemampuan bidang tersebut, dia kini menjadi guru bantu seni banjari. Uud sangat senang ilmunya bisa dibagi.
“Sebenarnya lebih bangga lagi karena banyak yang suka salawatan khususnya, generasi muda,” ujar perempuan kelahiran Lamongan, 5 Juli 2002 itu.
Mahasiswi semester 3 ini masih kuliah daring. Diskusi sering dilakukan via zoom. Dia terkadang pergi ke Surabaya untuk kepentingan tugas. “Pas full daring itu bosan juga apalagi kalau gangguan jaringan pasti ketinggalan materi,” terang mahasiswi jurusan PGSD itu.
Untuk meminimalisasi kebosanan selama pembelajaran daring, Uud lebih banyak meluangkan waktunya untuk mengajar di SMA.  Dia ingin belajar untuk menjadi seorang guru yang menjadi cita-citanya sejak kecil. Serta bisa menularkan kemampuan kepada mereka yang membutuhkan.

Baca Juga :  Komplotan Curi Gabah hingga Rp 70 Juta

AULIA Nikmatul Udzma aktif sebagai guru seni banjari di salah satu SMA di Lamongan. Mahasiswi asal Desa Puter, Kembangbahu ini dari kecil senang salawatan.
Awalnya, dia ikut ibunya menghadiri acara salawatan. Dia merasa senang. Uud, panggilan akrabnya, minta izin kepada ibunya untuk ikut gabung latihan di desanya.
Setelah memiliki kemampuan bidang tersebut, dia kini menjadi guru bantu seni banjari. Uud sangat senang ilmunya bisa dibagi.
“Sebenarnya lebih bangga lagi karena banyak yang suka salawatan khususnya, generasi muda,” ujar perempuan kelahiran Lamongan, 5 Juli 2002 itu.
Mahasiswi semester 3 ini masih kuliah daring. Diskusi sering dilakukan via zoom. Dia terkadang pergi ke Surabaya untuk kepentingan tugas. “Pas full daring itu bosan juga apalagi kalau gangguan jaringan pasti ketinggalan materi,” terang mahasiswi jurusan PGSD itu.
Untuk meminimalisasi kebosanan selama pembelajaran daring, Uud lebih banyak meluangkan waktunya untuk mengajar di SMA.  Dia ingin belajar untuk menjadi seorang guru yang menjadi cita-citanya sejak kecil. Serta bisa menularkan kemampuan kepada mereka yang membutuhkan.

Baca Juga :  Bisa Mengingat Masa Lalu

Artikel Terkait

Most Read

Butuh Pengendalian Harga

Satu Bulan Digunakan, Belum Maksimal

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/