alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Kondisi Lembab, Waspadai Demam Berdarah

Radar Lamongan – Perkembangan kasus demam berdarah (DB) di Lamongan terjadi penurunan. Plt Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamongan Abdullah Wasi’an menjelaskan, secara global ada 109 kasus di tahun ini. Tahun lalu, global kumulatif 384 kasus. ‘’Ada penurunan kasus, tapi kita tidak bisa lengah karena masuk musim penghujan,” ujarnya.

Menurut dia, musim penghujan banyak terjadi genangan. Kemungkinan muncul jentik nyamuk sangat besar. Tahun lalu, tidak sedikit balita yang meninggal karena kasus DB. Wasian mengatakan, tahun lalu per bulan rata – rata ada lima kasus.

Sejak Agustus hingga bulan lalu, hanya ada satu kasus di Agustus dan Oktober. Dia mengingatkan bahwa kasus DB merupakan siklus tiga tahunan. Bahkan tahun lalu sempat dinyatakan endemi di sejumlah kecamatan karena jumlah temuan kasus terlalu tinggi.

Baca Juga :  Sekolah Lapangan Pertanian Mendorong Petani Mandiri

“Kalau DB ini penyakit tahunan, temuan kasus akan selalu ada. Biasanya memang musim penghujan ini paling tinggi karena kondisinya lembab,” tuturnya. Wasian meminta semua orang tua waspada terhadap sebaran kasus ini. Apabila satu orang kena, maka kemungkinan besar dalam satu rumah itu bisa tertular.

Radar Lamongan – Perkembangan kasus demam berdarah (DB) di Lamongan terjadi penurunan. Plt Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamongan Abdullah Wasi’an menjelaskan, secara global ada 109 kasus di tahun ini. Tahun lalu, global kumulatif 384 kasus. ‘’Ada penurunan kasus, tapi kita tidak bisa lengah karena masuk musim penghujan,” ujarnya.

Menurut dia, musim penghujan banyak terjadi genangan. Kemungkinan muncul jentik nyamuk sangat besar. Tahun lalu, tidak sedikit balita yang meninggal karena kasus DB. Wasian mengatakan, tahun lalu per bulan rata – rata ada lima kasus.

Sejak Agustus hingga bulan lalu, hanya ada satu kasus di Agustus dan Oktober. Dia mengingatkan bahwa kasus DB merupakan siklus tiga tahunan. Bahkan tahun lalu sempat dinyatakan endemi di sejumlah kecamatan karena jumlah temuan kasus terlalu tinggi.

Baca Juga :  Semangat, Sehat, dan Berbagi di Masa Pandemi

“Kalau DB ini penyakit tahunan, temuan kasus akan selalu ada. Biasanya memang musim penghujan ini paling tinggi karena kondisinya lembab,” tuturnya. Wasian meminta semua orang tua waspada terhadap sebaran kasus ini. Apabila satu orang kena, maka kemungkinan besar dalam satu rumah itu bisa tertular.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/