alexametrics
33.4 C
Bojonegoro
Saturday, September 24, 2022

Desa Rejosari, Kecamatan Deket

Raih Penghargaan Desa Berseri

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Tim juri dari Provinsi Jatim telah meninjau secara langsung tempat komposter, lokasi tempat pembuangan sampah, biopori, bank sampah, dan hal yang berkaitan dengan inovasi perawatan lingkungan di Desa Rejosari, Kecamatan Deket. Hasilnya cukup membanggakan, yakni Desa Rejosari menerima penghargaan Desa Berseri kategori Pratama Provinsi Jawa Timur Tahun 2022. Penghargaan diserahkan pada puncak peringatan hari lingkungan hidup  sedunia di Jatim International Expo (JIE) Convention exhibition Surabaya Senin (12/9).

 

Kepala Desa Resojasi Suparto mengaku pihaknya berupaya mewujudkan lingkungan bersih dan lestari. Terutama rutin memberikan arahan dan sosialisasi kepada seluruh warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.

 

‘’Berbagai upaya terus kita lakukan, dengan menambah fasilitas penunjang. Seperti bank sampah dan juga upaya  sosialisasi kepada warga, baik secara langsung maupun melalui RT, RW, PKK, dan lain-lain,’’ ujar Suparto.

Baca Juga :  Jati Tua, Dikonsep Wisata Ilmiah 
- Advertisement -

 

Suparto mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang memberikan apresiasi kepada usaha Desa Rejosari dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman.

MEMBANGGAKAN: Piagam penghargaan Desa Bersih dan Lestari (Berseri) provinsi Jawa Timur tahun 2022 yang diraih Desa Rejosari, Kecamatan Deket. (ISTIMEWA/RDR.LMG)

‘’Kami bangga dan berterima kasih. Kerja keras kita dalam menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi dari pemerintah melalui pengharggaan ini,’’ ucap Suparto.

 

Ke depan, dia berharap, kebersihan lingkungan ini terus terjaga, meskipun tidak ada penghargaan. Sebab, menurut dia, sebenarnya  tujuan utamanya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

 

‘’Apalagi sekarang pemukiman semakin padat. Kalau tidak pandai menjaga lingkungan, ya sampahnya bisa dimana mana,’’ terang Suparto. (mer)

Baca Juga :  Mengkhawatirkan! Angka Kematian Ibu dan Bayi Semakin Maningkat

LAMONGAN, Radar Lamongan – Tim juri dari Provinsi Jatim telah meninjau secara langsung tempat komposter, lokasi tempat pembuangan sampah, biopori, bank sampah, dan hal yang berkaitan dengan inovasi perawatan lingkungan di Desa Rejosari, Kecamatan Deket. Hasilnya cukup membanggakan, yakni Desa Rejosari menerima penghargaan Desa Berseri kategori Pratama Provinsi Jawa Timur Tahun 2022. Penghargaan diserahkan pada puncak peringatan hari lingkungan hidup  sedunia di Jatim International Expo (JIE) Convention exhibition Surabaya Senin (12/9).

 

Kepala Desa Resojasi Suparto mengaku pihaknya berupaya mewujudkan lingkungan bersih dan lestari. Terutama rutin memberikan arahan dan sosialisasi kepada seluruh warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.

 

‘’Berbagai upaya terus kita lakukan, dengan menambah fasilitas penunjang. Seperti bank sampah dan juga upaya  sosialisasi kepada warga, baik secara langsung maupun melalui RT, RW, PKK, dan lain-lain,’’ ujar Suparto.

Baca Juga :  Lahan Pantura Tidak Cocok untuk Tebu
- Advertisement -

 

Suparto mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang memberikan apresiasi kepada usaha Desa Rejosari dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman.

MEMBANGGAKAN: Piagam penghargaan Desa Bersih dan Lestari (Berseri) provinsi Jawa Timur tahun 2022 yang diraih Desa Rejosari, Kecamatan Deket. (ISTIMEWA/RDR.LMG)

‘’Kami bangga dan berterima kasih. Kerja keras kita dalam menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi dari pemerintah melalui pengharggaan ini,’’ ucap Suparto.

 

Ke depan, dia berharap, kebersihan lingkungan ini terus terjaga, meskipun tidak ada penghargaan. Sebab, menurut dia, sebenarnya  tujuan utamanya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

 

‘’Apalagi sekarang pemukiman semakin padat. Kalau tidak pandai menjaga lingkungan, ya sampahnya bisa dimana mana,’’ terang Suparto. (mer)

Baca Juga :  Pencuri Ini Nekad, Tiga Rumah Disikat

Artikel Terkait

Most Read

Masih Meramu Lini Tengah

Target Pengadaan Beras Menurun

Sebelum Nobar, Flashmob Dance K-Pop

Artikel Terbaru

MenPAN-RB Ajak Survei Kepuasan Publik

Proyek RPH Blora, Dinilai Lambat

Dinas PMD Masih Konsultasi dengan Pakar

Dua Kades di Blora Terancam Diberhentikan


/