alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Proses Penghitungan Suara Diwaspadai

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Lamongan berjalan lancar dan kondusif kemarin (15/9). Namun untuk desa-desa dengan daftar pemilih tetap (DPT) banyak dan yang berpotensi terjadi selisih suara ketat, mendapat perhatian khusus.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Lamongan, Fadeli saat melakukan sidak pelaksanaan pilkades di Kecamatan Lamongan, Kembangbahu, Sugio, dan Sukodadi dengan naik sepeda motor. Didampingi Wabup Kartika Hidayati, Kapolres AKBP Feby Hutagalung, Dandim Letkol Inf Sidik Wiyono, Sekkab Yuhronur Efendi, serta sejumlah pejabat terkait.

“Alhamdulillah, berdasarkan laporan sementara, Pilkades serentak hari ini (kemarin, Red) berjalan aman dan lancar. Insya Allah sampai selesai juga akan tetap kondusif. Terima kasih kepada masyarakat Lamongan yang bertambah dewasa dalam berdemokrasi,“ tutur Fadeli.

Baca Juga :  Pernah Dihukum Tiga Tahun, Transaksi SS Kembali

Menurut dia, untuk tahapan-tahapan selanjutnya tetap harus perhatian serius. Terutama desa dengan DPT banyak, karena cukup rentan terjadi masalah. Terutama saat perhitungan suara prosesnya cukup lama. Apalagi ditambah ketika selisih perolehan suaranya tipis. ‘’Ini menjadi perhatian bersama untuk menjaga keamanan dan kesuksesan pilkades,’’ terangnya.

Hanya, tambah dia, keuntungannya pelaksanaan pilkades kali ini kotak suara dipisah untuk masing-masing dusun. ‘’Sehingga calon bisa mengetahui hasil pemetaan pemilih,’’ tambahnya.

Sejumlah desa dengan DPT besar diantaranya, Desa Sedayulawas Kecamatan Brondong dengan 11.618 pemilih, Desa Brengkok/Brondong 10.365 pemilih, juga Desa Sukorame/Sukorame dengan 5.262 pemilih dan 12 dusun. Serta Desa Lopang/Kembangbahu terdapat 5.588 pemilih dengan 10 dusun. Pilkades serentak ini diikuti 897 Calon Kepala Desa (Cakades) di 385 desa. Atau 83 persen dari total desa di Lamongan sebanyak 462 desa. Para cakades itu terdiri dari 769 laki-laki dan 128 perempuan. Cakades incumbent sebanyak 303 orang, serta 41 mantan kades yang menyalonkan kembali. Selanjutnya, sebanyak 288 desa memiliki dua cakades dan  cakades di 91 desa memiliki hubungan kekerabatan. Kemudian kecamatan terbanyak menggelar pilkades yakni Kecamatan Deket dengan 22 desa dan Kecamatan Solokuro paling sedikit  dengan 6 desa.

Baca Juga :  Berdiri sebelum Kemerdekaan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Lamongan berjalan lancar dan kondusif kemarin (15/9). Namun untuk desa-desa dengan daftar pemilih tetap (DPT) banyak dan yang berpotensi terjadi selisih suara ketat, mendapat perhatian khusus.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Lamongan, Fadeli saat melakukan sidak pelaksanaan pilkades di Kecamatan Lamongan, Kembangbahu, Sugio, dan Sukodadi dengan naik sepeda motor. Didampingi Wabup Kartika Hidayati, Kapolres AKBP Feby Hutagalung, Dandim Letkol Inf Sidik Wiyono, Sekkab Yuhronur Efendi, serta sejumlah pejabat terkait.

“Alhamdulillah, berdasarkan laporan sementara, Pilkades serentak hari ini (kemarin, Red) berjalan aman dan lancar. Insya Allah sampai selesai juga akan tetap kondusif. Terima kasih kepada masyarakat Lamongan yang bertambah dewasa dalam berdemokrasi,“ tutur Fadeli.

Baca Juga :  Kafe Tutup Sebulan

Menurut dia, untuk tahapan-tahapan selanjutnya tetap harus perhatian serius. Terutama desa dengan DPT banyak, karena cukup rentan terjadi masalah. Terutama saat perhitungan suara prosesnya cukup lama. Apalagi ditambah ketika selisih perolehan suaranya tipis. ‘’Ini menjadi perhatian bersama untuk menjaga keamanan dan kesuksesan pilkades,’’ terangnya.

Hanya, tambah dia, keuntungannya pelaksanaan pilkades kali ini kotak suara dipisah untuk masing-masing dusun. ‘’Sehingga calon bisa mengetahui hasil pemetaan pemilih,’’ tambahnya.

Sejumlah desa dengan DPT besar diantaranya, Desa Sedayulawas Kecamatan Brondong dengan 11.618 pemilih, Desa Brengkok/Brondong 10.365 pemilih, juga Desa Sukorame/Sukorame dengan 5.262 pemilih dan 12 dusun. Serta Desa Lopang/Kembangbahu terdapat 5.588 pemilih dengan 10 dusun. Pilkades serentak ini diikuti 897 Calon Kepala Desa (Cakades) di 385 desa. Atau 83 persen dari total desa di Lamongan sebanyak 462 desa. Para cakades itu terdiri dari 769 laki-laki dan 128 perempuan. Cakades incumbent sebanyak 303 orang, serta 41 mantan kades yang menyalonkan kembali. Selanjutnya, sebanyak 288 desa memiliki dua cakades dan  cakades di 91 desa memiliki hubungan kekerabatan. Kemudian kecamatan terbanyak menggelar pilkades yakni Kecamatan Deket dengan 22 desa dan Kecamatan Solokuro paling sedikit  dengan 6 desa.

Baca Juga :  Galakkan Pertanian Organik dengan Demplot

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/